ASPEK.ID, JAKARTA – Berikut ini daftar 10 orang terkaya di Indonesia pada 2021 menurut Forbes World’s Billionaires List The Richest in 2021, seperti dikutip dari Forbes, Rabu (7/4/2021):
1. Budi Hartono: US$20.5 miliar (86 di dunia)
Budi Hartono dan saudara kandungnya Michael Hartono (yang kekayaannya dipisahkan) adalah dua orang terkaya di Indonesia.
Kekayaan keduanya ditopang dari bisnis bank yakni PT Bank Central Asia TbkB (BCA) dan perusahaan rokok Djarum. Ia juga memiliki brand alat elektronik seperti Polytron, real estate di Jakarta, dan perusahaan gaming.
2. Michael Hartono: US$19.7 miliar (89 di dunia)
Michael Bambang Hartono merupakan orang terkaya kedua di Indonesia. Michael punya hobi bermain bridge dan mendapat medali perunggu di Asian Games kemarin 2018.
Michael Hartono, kekayaannya hampir sama dengan Budi Hartono yakni berasal dari BCA dan Djarum.
3. Prajogo Pangestu: US$6,5 miliar (404 di dunia)
Prajogo Pangestu seorang taipan yang lahir di Sambas, Kalimantan Barat dengan nama Phang Djoem Phen. Di Kalimantan Ia bekerja menjadi sopir angkutan umum.
Ketika sedang menjalani hari-harinya sebagai sopir, di 1960-an, Prajogo bertemu dan berkenalan dengan pengusaha kayu asal Malaysia, bernama Bong Sun On, atau Burhan Uray. Di sinilah nasibnya mulai berubah.
Bisnisnya dengan bendera Barito Group berkembang luas di bidang petrokimia, minyak sawit mentah, properti, hingga perkayuan.Di 2007, Barito Pacific mengakuisisi 70% perusahaan petrokimia, Chandra Asri, yang juga terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Pada 2008, perusahaan mengakuisisi PT Tri Polyta Indonesia Tbk.Pada 2011, Chandra Asri pun merger dengan Tri Polyta Indonesia dan menjadi produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia.
4. Sri Prakash Lohia: US$6.5 miliar (404 di dunia)
Sri Prakash Lohia merupakan perantau dari India. Pada 2006, Sri Prakash berinvestasi di industri petrokimia dengan mengakusisi Eleme Petrochemicals Company yang berbasis di Nigeria dengan nilai US$ 225 juta sebagai bagian dari ekspansi Indorama.
5. Chairul Tanjung: US$4,8 miliar (589 di dunia)
Pendiri dan Pemilik CT. Corp ini memiliki reputasi panjang di dunia bisnis. Kekayaan yang diperolehnya meningkat dari 2020 ke 2021 ini..
Chairul anak wartawan itu memulai bisnisnya dengan membuka peralatan kedokteran dan laboratorium, namun kemudian bangkrut.Terus gigih, Ia bersama 3 rekannya kemudian mendirikan PT Pariarti Shindutama pada tahun 1987, sebelum akhirnya berpisah dan mendirikan usaha sendiri.
Usaha itulah yang kemudian dinamakan Para Group, yang kemudian berubah menjadi CT Corp.
6. Tahir & family: US$3,3 miliar (925 di dunia)
Tahir terlahir dengan nama Ang Tjoen Ming di Surabaya 26 Maret 1952. Usaha yang dilakoni di bawah bendera Mayapada Group meliputi perbankan, media cetak dan TV berbayar, properti, rumah sakit dan rantai toko bebas pajak/duty free shopping (DFS).
Nilai kekayaan Tahir diperkirakan mencapai US$ 3,5 miliar atau sekitar Rp 51 triliun.
7. Eddy Kusnadi Sariaatmadja: US$3 miliar (1008 di dunia)
Pengusaha yang berhasil di industri pertelevisian. Bisnis itu dimulai dari Emtek Grup. Di bawah kepemimpinannya, pada 2006, aset yang dimiliki PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang menaungi SCTV, mampu meraih keuntungan hingga senilai Rp 1,82 triliun. Penjualan bersihnya mencapai Rp 1,2 triliun.
8. Jerry Ng: US$2,5 miliar (1249 di dunia)
Jerry adalah nama yang tak asing di dunia perbankan. Orang di balik kesuksesan bank BTPN, yang kini merger dengan Bank Sumitomo di Indonesia. Enterpreneur ini mengakuisisi PT Bank Artos Tbk (ARTO) dan menjadikannya bank digital dengan nama baru yaitu PT Bank Jago.
9. Theodore Rachmat: US$ 1,7 miliar (1833 di dunia)
Mendirikan Triputra Group pada 1998 yang bergerak di bidang agribisnis, manufaktur, pertambangan, distribusi otomotif, hingga logistik.
Legacy yang ditorehkannya di industri justru jauh lebih besar dari itu. Salah satunya adalah PT Astra Internasional Tbk, di mana Teddy ikut merintisnya sebagai karyawan yang ke-15 pada 1968.
10. Mochtar Riady & family: US$ 1,7 miliar (1833)
Pendiri dan Chairman Lippo Group sebagai bankir kawakan. Di tangannya empat bank bertransformasi menjadi bank besar. Mochtar Riady jadi orang di balik kesuksesan Bank Buana yang menjadi Bank UOB Indonesia, Bank Panin, Bank BCA, dan CIMB Niaga.





















