• Latest
  • Trending
Dirut Garuda Kemungkinan Besar ‘Diimpor’, Komisaris Ada Penyegaran

Garuda Bisa  Jaga Ketahanan Bisnis di Tengah Badai Avtur Global

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Prabowo Lantik Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Energi

Prabowo Ganti Menperin, Sarmuji Resmi Gantikan Agus Gumiwang

Garuda Maskapai Penerbangan Dengan Prokes Terbaik Dunia

Di Tengah Lonjakan Avtur, Rugi Garuda Indonesia Menyusut 23,2 Persen

Prabowo Lantik Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Energi

Prabowo Reshuffle Kabinet, Arrmanatha Nasir Gantikan Sugiono sebagai Menlu

Prabowo Lantik Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Energi

Prabowo Lantik Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Energi

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Jokowi: “Saya Sangat Serius Besarkan PSI”

Kapolri Beberkan Kronologi Aksi Teroris Penyerang Mabes Polri

Reshuffle Kabinet Prabowo Hari Ini, Sejumlah Posisi Strategis Disebut Berganti

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Bersamaan dengan Pelantikan Kapolri, Prabowo juga Reshuffle Menteri

Jokowi Kirim Calon Tunggal Kapolri ke DPR

Listyo Sigit Jadi Kapolri Terlama

Respon Puan Citra Positif DPR Meningkat

Puan Ungkap Alasan Fit and Proper Test Calon Kapolri Digelar Cepat

Pelabuhan Patimban Diminta Agar Dikelola BUMN

2.259 Mobil Mitsubishi Diekspor dari Patimban ke Meksiko

Sah! DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Kapolri Komjen Suyudi Bisa Bengkokkan Golok dan Main Debus

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 2, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Garuda Bisa  Jaga Ketahanan Bisnis di Tengah Badai Avtur Global

by Aspek
Oktober 2, 2026
in BERITA TERBARU, BUMN
Dirut Garuda Kemungkinan Besar ‘Diimpor’, Komisaris Ada Penyegaran

Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia. [Foto: Destinasian.co.id]

 

 

ASPEK.ID, JAKARTA –  PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atau GIAA mampu menjaga ketahanan bisnis di tengah beban avtur global setelah perseroan mencatat pendapatan tumbuh 16 persen dan rugi bersih menyusut pada semester I 2026.

BacaJuga

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Prabowo Ganti Menperin, Sarmuji Resmi Gantikan Agus Gumiwang

Di Tengah Lonjakan Avtur, Rugi Garuda Indonesia Menyusut 23,2 Persen

Prabowo Reshuffle Kabinet, Arrmanatha Nasir Gantikan Sugiono sebagai Menlu

Prabowo Lantik Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Energi

Jokowi: “Saya Sangat Serius Besarkan PSI”

 

Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI) sekaligus pengamat penerbangan Alvin Lie menyebut periode Agustus hingga November 2026 sebagai masa-masa kritis bagi maskapai.

“Tekanan datang bersamaan dari harga bahan bakar, pelemahan rupiah, dan periode low season,” kata Alvin di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pengamat penerbangan Gerry Soejatman menyebut avtur berkontribusi lebih dari separuh biaya maskapai, sementara 90 persen biaya penerbangan menggunakan mata uang asing sehingga menekan margin akibat kenaikan harga.

 

Diketahui, beban avtur Garuda pada semester I 2026 naik 43,6 persen menjadi 677,6 juta dolar AS. Pada kuartal II, kenaikannya mencapai 90 persen secara tahunan. Porsi avtur terhadap pendapatan naik menjadi sekitar 37,7 persen dari 30,5 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data laporan keuangan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip di Jakarta, Kamis, Garuda Indonesia tercatat membukukan pendapatan 1,80 miliar dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang Januari-Juni 2026.

 

Angka itu naik 16,0 persen dari 1,55 miliar dolar AS pada semester I 2025. Rugi bersih perseroan menyusut 23,2 persen menjadi 113,0 juta dolar AS dari 147,1 juta dolar AS.

 

Kinerja itu tercatat di tengah kenaikan harga bahan bakar yang menekan industri penerbangan global sepanjang semester pertama 2026.

Meski demikian EBIT perseroan naik 12,7 persen menjadi 74,0 juta dolar AS dari 65,7 juta dolar AS. EBITDA tumbuh 5,8 persen menjadi 431,6 juta dolar AS.

Laporan keuangan perseroan menunjukkan tiga faktor yang menopang kinerja tersebut yaitu pertumbuhan pendapatan dari berbagai lini antara lain pendapatan penerbangan berjadwal naik 10,9 persen menjadi 1,31 miliar dolar AS, dengan pendapatan penumpang tumbuh 11,5 persen menjadi 1,23 miliar dolar AS.

 

Kemudian pendapatan penerbangan tidak berjadwal naik 32,5 persen menjadi 272,8 juta dolar AS, didorong angkutan haji sebesar 232,2 juta dolar AS atau naik 51,6 persen. Pendapatan dari bisnis perawatan pesawat (MRO) tumbuh 43,8 persen menjadi 87,4 juta dolar AS.

 

Kedua, pengendalian biaya di luar avtur dan penurunan beban keuangan sebesar turun 11,6 persen menjadi 222,4 juta dolar AS dari 251,6 juta dolar AS dengan beban bunga dari liabilitas sewa, obligasi, dan utang usaha seluruhnya lebih rendah.

 

Arus kas operasional tercatat positif 253,1 juta dolar AS. Kas dan setara kas per akhir Juni 2026 sebesar 624,3 juta dolar AS.

 

 

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kasus Narkoba, Pilot Garuda dan Citilink Dipecat

Garuda Jelaskan Soal Pesawat Pecah Ban di Bandara Sultan Hasanuddin

ASPEK.ID, JAKARTA – Garuda Indonesia memastikan penerbangan GA-604 rute Jakarta–Makassar–Kendari telah mendarat dengan aman dan normal di Bandara Internasional Sultan...

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Ban Garuda Pecah saat Take Off di Jakarta ke Makkasar

  ASPEK.ID, JAKARTA - Pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta-Makassar mengalami pecah ban pada salah satu roda utama saat proses...

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Garuda Terapkan Sistem Bagasi Berbasis Koli, Berat Koper tak Bisa Lagi Diakumulasi

    ASPEK.ID, JAKARTA -  Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menjelaskan perubahan ketentuan bagasi yang mulai berlaku pada 1 September...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In