ASPEK.ID, JAKARTA – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Yusmanto, mengungkapkan telah menerima informasi groundbreaking proyek tanggul laut raksasa atau giant sea wall (GSW) di pesisir utara Pulau Jawa dilaksanakan pada 17 Oktober 2026. Tanggal tersebut dipilih karena berbarengan dengan hari ulang tahun Presiden Prabowo Subianto.
“Rencana (groundbreaking) masih 17 Oktober. Karena ini mau menyamai ulang tahunnya Presiden,” ungkap Yusmanto ketika ditanya soal rencana groundbreaking proyek GSW, Ahad (4/10/2026).
Dia mengungkapkan, groundbreaking proyek GSW dilakukan serentak di sejumlah titik di sepanjang pesisir utara Pulau Jawa. Menurut Yusmanto, salah satu titik groundbreaking di Jateng adalah di Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
“Presiden nanti tidak mesti datang ke Timbulsloko. Mungkin beliau di Jakarta atau Bekasi atau titik mana, tapi bersamaan dengan videotron-videotron di sepanjang Pantura,” kata Yusmanto.
Yusmanto menyebut, rencana groundbreaking bisa saja bergeser.
“Makanya kami masih menunggu kepastiannya,” ujarnya.
Meski rencana groundbreaking sudah dekat, Bappeda Jateng, kata Yusmanto, belum menerima detail engineering design (DED) dari proyek GSW Pantura Jawa. Dokumen DED diperkirakan baru akan terbit akhir tahun ini.
Menurut Yusmanto, setelah DED dirilis, langkah berikutnya yang bakal ditempuh pemerintah adalah terkait Amdal. “Jadi sampai sekarang kami belum tahu konstruksinya (GSW) akan seperti apa, titiknya di mana saja. Namun diharapkan target Desember 2026 ini sudah selesai semua,” ucapnya.
Dia menjamin masyarakat bakal dilibatkan dalam penyusunan kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) dan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dari proyek GSW, khususnya di sepanjang pesisir utara Jateng.
“Sebenarnya kalau hari ini semuanya dilibatkan ya. Jadi penyusunan Amdal sudah mulai dibahas dengan BOPPJ (Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa) dan Kemenko Infrastruktur. Dari kabupaten/kota, penyusunan KLHS-nya itu sudah berjalan,” ungkap Yusmanto.














