• Latest
  • Trending
KPK Beri Sinyal Periksa Konglomerat  Haji Isam

Haji Isam Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan Resources

Ini Instruksi Prabowo kepada Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

Djaka Budhi: Cukai Minuman Manis Ditargetkan Berlaku 2027

Perang Timur Tengah Meluas, Milisi Pro-Iran Gempur Israel dan Pangkalan AS

Menkeu Suahasil; Pertumbuhan Global Melambat, Ekonomi Geopolitik Masih Memanas

Satgas Pangan Polri Terbitkan Edaran Pembatasan Penjualan Sembako

Bulog Serap 4,11 Juta Ton Beras Petani, Lampaui Target 2026

Pesawat Terbakar Kena Roket Houthi, Bandara Saudi Setop Penerbangan

Pesawat Terbakar Kena Roket Houthi, Bandara Saudi Setop Penerbangan

Konsumsi Avtur di Jawa Tengah Alami Kenaikan

Jelang MotoGP Mandalika, Konsumsi Avtur di Lombok Naik 48%

Persib Bandung Hajar Klub Thailand 3-1, Igor Tolic Ungkap Rahasia di Balik Kemenangan

Persib Bandung Hajar Klub Thailand 3-1, Igor Tolic Ungkap Rahasia di Balik Kemenangan

2 Kapal Pertamina Evakuasi 17 Kru MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban

2 Kapal Pertamina Evakuasi 17 Kru MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Mulai Menguat, 1 Gram Kini Rp 2,572 Juta

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mau Pidato di Sidang Umum PBB

80 Negara di PBB Setuju Usulan RI Cs Perihal Resolusi Anak

Gibran Tidak Naik Kelas di SMP Lalu Pindah ke Singapura itu Hoaks

Pakar Komunikasi: Wajar Gibran Klarifikasi Isu Ijazah

Laris Sewa Kantor di Jantung Bisnis Jakarta

Laris Sewa Kantor di Jantung Bisnis Jakarta

Indonesia Target Ekspor Beras ketiga Negara

Indonesia Target Ekspor Beras ketiga Negara

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Haji Isam Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan Resources

by Aspek
Oktober 9, 2026
in BERITA TERBARU, MARKET
KPK Beri Sinyal Periksa Konglomerat  Haji Isam

Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam

 

ASPEK.ID, JAKARTA – Konglomerat Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, resmi menguasai 30,25 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) setelah transaksi pengalihan saham dari pengendali perusahaan, Dato’ Low Tuck Kwong, dan putrinya, Elaine Low, rampung.

Penyelesaian transaksi tersebut dikonfirmasi melalui surat pemberitahuan yang diterima perseroan pada 8 Oktober 2026. Sebelumnya, para pihak telah menuntaskan perjanjian jual beli saham bersyarat (PJBS) pada 7 Oktober 2026.

BacaJuga

Djaka Budhi: Cukai Minuman Manis Ditargetkan Berlaku 2027

Menkeu Suahasil; Pertumbuhan Global Melambat, Ekonomi Geopolitik Masih Memanas

Bulog Serap 4,11 Juta Ton Beras Petani, Lampaui Target 2026

Pesawat Terbakar Kena Roket Houthi, Bandara Saudi Setop Penerbangan

Jelang MotoGP Mandalika, Konsumsi Avtur di Lombok Naik 48%

Persib Bandung Hajar Klub Thailand 3-1, Igor Tolic Ungkap Rahasia di Balik Kemenangan

“Perseroan telah menerima surat-surat pemberitahuan dari Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low tertanggal 8 Oktober 2026 yang menyampaikan bahwa transaksi yang dimaksud dalam PJBS telah diselesaikan,” dikutip dari keterbukaan informasi manajemen BYAN, Jumat (9/10/2026).

Dalam transaksi tersebut, Dato’ Low Tuck Kwong mengalihkan 10.067.421.703 saham biasa BYAN kepada Haji Isam. Sementara itu, Elaine Low melepas 16.666.667 saham biasa kepada pengusaha tersebut.

Dengan demikian, melalui kendaraan investasinya, PT Jhonlin Baratama, Haji Isam kini menguasai sekitar 10,08 miliar saham BYAN atau setara 30,25 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Kepemilikan Dato’ Low Tuck Kwong menyusut menjadi sekitar 3,31 miliar saham atau 9,95 persen. Adapun Elaine Low masih memegang sekitar 7,35 miliar saham, setara 22,05 persen dari modal ditempatkan dan disetor BYAN.

Manajemen BYAN memastikan transaksi pengalihan saham tersebut tidak mengganggu kegiatan usaha perseroan.

“Kejadian tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat menganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha perseroan,” menurut keterbukaan informasi manajemen BYAN disalin dari RMOL.

Haji Isam masuk ke BYAN juga diwarnai dengan penjaminan saham di dua emiten lain, yakni PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), kepada PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Pengikatan saham tersebut menjadi bagian dari upaya Haji Isam memperoleh fasilitas kredit dari bank milik BPI Danantara itu. Namun, perwakilannya belum menjelaskan lebih lanjut tujuan pengikatan kredit tersebut.

Berdasarkan keterbukaan informasi, PT Eshan Agro Sentosa selaku pemegang saham pengendali JARR menggadaikan seluruh sahamnya kepada Bank Mandiri pada 30 September 2026.

Direktur Utama JARR, Indra Irawan, memastikan pengikatan saham pengendali tersebut dilakukan melalui prosedur yang wajar dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“Perseroan menegaskan bahwa gadai saham itu tidak mengakibatkan perubahan pengendalian atas perseroan,” kata Indra dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu 7 Oktober 2026.

Selain saham JARR, Haji Isam juga menjaminkan saham pengendali PGUN yang dimiliki sejumlah pihak, di antaranya PT Baramega Citra Mulia Persada, PT Citra Agro Raya, dan PT Araya Agro Lestari.

Penandatanganan akta gadai saham pengendali JARR dan PGUN tersebut dilakukan pada Rabu 30 September 2026.

Di pasar modal, transaksi pengalihan saham BYAN tercermin dari transaksi tutup sendiri atau crossing jumbo senilai sekitar Rp26,1 triliun melalui pasar negosiasi pada perdagangan Rabu 7 Oktober 2026.

Mengacu pada data perdagangan, transaksi tersebut mencakup sekitar 10,08 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp2.588 per saham yang berlangsung dalam tiga tahapan.

Harga crossing itu terpaut 80,76 persen di bawah harga pembukaan saham BYAN di level Rp13.450 per saham pada perdagangan hari yang sama.

Besarnya nilai transaksi dan jumlah saham yang berpindah tangan tersebut sejalan dengan rampungnya akuisisi saham BYAN oleh Haji Isam dari Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low.

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

BCA Mobile Error Berjam-jam

BCA Bantah Info Haji Isam Mau Akuisisi BCA

  ASPEK.ID, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membantah kabar di media sosial mengenai rencana pengusaha Andi Syamsuddin...

KPK Beri Sinyal Periksa Konglomerat  Haji Isam

Haji Isam Sepakat Beli 30% Saham BYAN dari Low Tuck Kwong

  ASPEK.ID, JAKARTA -  Pemegang saham utama PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Low Tuck Kwong dan Elaine Low, sepakat menjual...

Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

Istana Bantah Haji Isam Koordinator Penanganan Kebakaran Hutan Kalimantan

  ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo menegaskan pemerintah tidak pernah menunjuk pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In