• Latest
  • Trending
Alasan Investor Global Lirik RI

Indonesia Bidik Investasi AI dan Pasar UMKM di Nanning CAEXPO 2026

Wapres Gibran Terima Anak Disabilitas

Wapres Gibran Terima Anak Disabilitas

Malaysia Batasi Tamu Hari Raya, Larang Perjalanan Antar-Wilayah hingga 6 Juni

Malaysia Ancam Gugat Indonesia dan Tuntut Kompensasi

131 CEO Ikuti Investor Global dan BUMN DTIIF 2026

131 CEO Ikuti Investor Global dan BUMN DTIIF 2026

Maruli Jadi Wakil Panglima TNI dan Kepala Badan Pengelola Perbatasan

Maruli Jadi Wakil Panglima TNI dan Kepala Badan Pengelola Perbatasan

Prabowo Lantik 4 Wamen & 3 Pejabat Badan Baru

Prabowo Lantik 4 Wamen & 3 Pejabat Badan Baru

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

Pakar: Pemakzulan Wapres Gibran Potensi Rugikan Negara

Prabowo Lantik Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai kepala BNPB

Prabowo Lantik Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai kepala BNPB

Menjaga Mata Lelah karena Layar

Mensos Mau Bagi HP Gratis ke Warga. Ini Syarat Penerima

BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

KPK Tak Tutup Kemungkinan Periksa Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto

Penantian 40 Tahun SPAM Umbulan yang Rampung di Tangan Jokowi

AHY: Berbahaya 70 Persen Kebutuhan Air Bersih Warga dari Air Tanah

Jenderal Tandyo Bakal Dilantik Jadi  KSAD

Jenderal Tandyo Bakal Dilantik Jadi  KSAD

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Terjun Bebas ke 5.812, 635 Saham Berguguran

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Indonesia Bidik Investasi AI dan Pasar UMKM di Nanning CAEXPO 2026

by Aspek
September 18, 2026
in BERITA TERBARU, TEKNOLOGI
Alasan Investor Global Lirik RI

Artificial intelligence and machine learning technology with finger touching AI button on virtual screen interface. Engineer working with chatbot, smart assistant, innovative neural network and data.

 

ASPEK.ID,  NANING –  Indonesia memanfaatkan ajang China-ASEAN Expo (CAEXPO) 2026 di Nanning, Guangxi, China, untuk memperluas pasar ekspor sekaligus mencari peluang kerja sama di bidang kecerdasan buatan (AI).

 

BacaJuga

Wapres Gibran Terima Anak Disabilitas

Malaysia Ancam Gugat Indonesia dan Tuntut Kompensasi

131 CEO Ikuti Investor Global dan BUMN DTIIF 2026

Maruli Jadi Wakil Panglima TNI dan Kepala Badan Pengelola Perbatasan

Prabowo Lantik 4 Wamen & 3 Pejabat Badan Baru

Pakar: Pemakzulan Wapres Gibran Potensi Rugikan Negara

CAEXPO ke-23 berlangsung di Nanning International Convention and Exhibition Center (NICEC) pada 17-21 September 2026. Paviliun Indonesia menempati area sekitar 2.000 meter persegi di Hall D5 dan mulai dibuka pada Kamis (17/9/2026).

 

Sejumlah pejabat dan perwakilan dunia usaha Indonesia menghadiri pembukaan paviliun tersebut, di antaranya Konsul Jenderal RI di Guangzhou Arianto Surojo, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Anzhar Cakra Wijaya, dan Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Sarwoto Atmosutarno.

 

Dari pihak China hadir Wakil Ketua Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Daerah Otonomi Guangxi Zhuang Wu Jiashi dan Deputi Direktur Sekretariat CAEXPO Tang Hongping.

 

CAEXPO 2026 mengangkat tema “CAFTA 3.0 Opportunities, Better Life”, seiring mulai diterapkannya Protokol Upgrade Kawasan Perdagangan Bebas China-ASEAN atau CAFTA 3.0.

 

Wakil Perdana Menteri Pertama China Ding Xuexiang saat membuka CAEXPO menyampaikan bahwa China akan mendorong liberalisasi perdagangan jasa dan investasi lintas negara.

 

China juga memperkenalkan inisiatif AI Grand Marketplace sebagai bagian dari pengembangan dan pemanfaatan teknologi AI di kawasan Asia Tenggara. Konsul Jenderal RI di Guangzhou Arianto Surojo mengatakan CAEXPO menjadi salah satu forum untuk memperkuat hubungan perdagangan Indonesia dan China.

 

Menurut dia, nilai perdagangan kedua negara pada 2025 mencapai US$154,58 miliar, dengan pertumbuhan sekitar 21 persen. Sementara pada Januari-Juni 2026, nilai perdagangan Indonesia-China telah mencapai US$100,04 miliar.

 

Arianto mengatakan Indonesia perlu meningkatkan ekspor produk bernilai tambah, bukan hanya mengandalkan komoditas bahan mentah. Produk hilirisasi seperti besi, baja, dan feronikel menjadi salah satu sektor yang didorong untuk memasuki pasar China.

 

Di CAEXPO 2026, Paviliun Indonesia menampilkan sejumlah produk dan sektor usaha, antara lain makanan olahan, sarang burung walet siap konsumsi, perhiasan, dan furnitur.

Kementerian Perdagangan menunjuk PT Pandu Arjuna (PAR) Indonesia sebagai mitra pelaksana Paviliun Indonesia dalam pameran tersebut.

Data Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan menunjukkan nilai komitmen transaksi ekspor Indonesia di CAEXPO meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022 nilainya tercatat US$54,2 juta, kemudian sekitar Rp106,45 miliar pada 2023 dan Rp479,4 miliar pada 2024.

 

Pada CAEXPO 2025, nilai komitmen transaksi ekspor Indonesia mencapai US$132,07 juta atau sekitar Rp2,17 triliun.

 

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Diplomasi Multilateral Andi Anzhar Cakra Wijaya mengatakan penerapan CAFTA 3.0 dapat membuka peluang bagi pelaku usaha Indonesia, termasuk UMKM dan industri manufaktur.

 

Menurut Andi, penurunan tarif dan pengurangan hambatan perdagangan menjadi salah satu aspek yang perlu dimanfaatkan pelaku usaha Indonesia untuk memperluas pasar di kawasan ASEAN dan China.

 

Selain produk ekspor, pemerintah daerah juga membawa agenda investasi ke ajang tersebut. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, misalnya, mempromosikan kawasan Free Trade Zone (FTZ) Bintan-Karimun kepada calon investor asal China.

 

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad turut melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah calon investor untuk membahas peluang investasi di kawasan tersebut.

 

Agenda teknologi menjadi salah satu bagian lain dari keikutsertaan Indonesia di CAEXPO 2026. Pameran tersebut memperkenalkan konsep AI Supermarket yang menampilkan berbagai perangkat dan aplikasi berbasis kecerdasan buatan.

 

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) juga mengikuti agenda terkait pengembangan arsitektur AI. Salah satu pembahasannya berkaitan dengan pemanfaatan AI untuk mendukung pengembangan kota pintar atau smart city di Indonesia.

 

 

Komentar
Share15Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

UI:  Alasan Data Center AI Butuh Banyak Air

36 Juta Kerjaan Digantikan AI, Ini 10 Profesi Paling Terdampak

  ASPEK.ID, JAKARTA - Laporan McKinsey Global Institute yang dirilis pada 29 September 2026 memperkirakan sekitar 36 juta pekerjaan, atau...

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

IMF: 3 Tantangan Utama Ekonomi Global

ASPEK.ID, AMERIKA - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva menuturkan perekonomian global saat ini tengah dihadapkan pada tiga...

UI:  Alasan Data Center AI Butuh Banyak Air

UI:  Alasan Data Center AI Butuh Banyak Air

  ASPEK.ID, JAKARTA -  Penggunaan kecerdasan buatan (AI) ternyata tidak hanya membutuhkan listrik dan daya komputasi.  Di balik jawaban yang...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In