• Latest
  • Trending

INKA dan BPPT Siap Produksi Kereta Cepat

Dolar Singapura Tembus Rp 14.100, Ringgit Malaysia Rp 4.421

Dolar Singapura Tembus Rp 14.100, Ringgit Malaysia Rp 4.421

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Kejagung Dikabarkan Geledah Kantor BGN, Aktivitas Perkantoran Lumpuh

BGN Kembalikan Rp 160 M ke Kas Negara

BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

TNI Hormati KPK Usut Keterlibatan 2 Prajuritnya dalam Kasus BNPB

Gibran Apresiasi Karya Mahasiswa Rompi Anti Tantrum

Survei Capres, Gibran Masuk Empat Besar

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Lawan Corona, ADB Hibah Indonesia USD 3 Juta

ADB Yakin RI Bisa Keluar dari Middle Income Trap

China Laporkan Kasus Pertama Flu Burung H10N3 pada Manusia

2 Juta Warga RI Berobat ke Luar Negeri Habiskan R150 T

Hari ini Lalin Bundaran HI  Dialihkan ke Patung Kuda

Jakarta Raih Investasi Nasional Terbanyak Rp249,3 Triliun

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

Relawan Tolak Usulan Pemakzulan Wapres Gibran, Kirim Surat Audensi ke DPR

1.191 Situs Pialang Berjangka Ilegal Diblokir

RI 1: Indonesia Tak Gentar Hadapi Tekanan MSCI

Alasan Prabowo Pertahankan Kabinet Gemuk

Alasan Prabowo Pertahankan Kabinet Gemuk

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

INKA dan BPPT Siap Produksi Kereta Cepat

by Zamzami Ali
Agustus 17, 2021
in BUMN, TEKNOLOGI

PT INKA (Persero) bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), beberapa perguruan tinggi dan perusahaan tengah mempersiapkan untuk membuat kereta cepat yang mampu melaju di atas 200 km/jam.

Hal ini disampaikan Direktur Pengembangan PT INKA (Persero) Agung Sedaju dalam seminar daring bertajuk “Kesiapan Jalur Kereta Makassar – Pare Pare”, Senin (16/8).

Agung mengatakan bahwa secara teknologi sendiri PT INKA (Persero) sudah siap untuk membuat sarana kereta api cepat Makasar – Pare Pare ini yang sedang dikolaborasikan dengan BPPT.

BacaJuga

Istana: Kita Semua Kerja Keras Padamkan Karhutla

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

Danantara Siapkan Rp 1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

131 CEO Ikuti Investor Global dan BUMN DTIIF 2026

KAI dan INKA Investasi Rp14,88 Triliun, Ini Daftar Kereta Baru dan Rute yang Dilayani

Danantara Bakal Akuisisi Sritex, Pemerintah Siapkan Investasi US$ 6 Miliar

“Untuk Makasar – Pare Pare kami siap mengoperasikan kereta cepat produk anak negeri dengan diketuai oleh BPPT,  dengan teknology hybrid battery pada tahun 2022,” jelas Agung. 

Muljadi Sinung Harjono, Direktur Pusat Teknologi Sistem dan Prasarana Transportasi BPPT juga mengatakan bahwa BPPT memiliki target pembuatan prototype kereta cepat dengan kecepatan di atas 200 km/ jam.

“Pada tahun 2020 kami sudah menyelesaikan target DR & O (design requirement and objective atau pre-spesifikasi teknis) dan basic & manufacture design di 2021. Di tahun 2022 kami ada rencana anggaran pembangunan sarana prototype kereta api cepat. Maka dari itu diperlukan lokasi untuk uji sebenarnya kereta api cepat dengan kecepatan di atas 200 km/jam sepanjang 20 km dengan lebar track yang mencukupi,” ungkap Muljadi.

Rencananya di tahun 2022 tersebut  akan dibuat prototype kereta api cepat tersebut. Untuk pembuktian kereta api cepat tersebut diharapkan bisa diujicobakan di jalur Makassar – Pare Pare.

“Setelah prototype tersebut jadi, setelah akhir 2022, harapannya prototype tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bagian armada kereta api penumpang yang dapat memenuhi kebutuhan lapangan,” jelas Muljadi.

BPPT dalam hal ini berkolaborasi dengan konsorsium Prioritas Riset Nasional Teknologi Perkeretaapian. Di dalamnya terdapat perguruan tinggi seperti ITB, ITS, UNS dan UGM  dan beberapa industri yang terkait dengan perkeretaapian  PT INKA (Persero) dan PT Pindad (Persero).

Komentar
Share53Tweet33SendShareShare9Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

CEO Danantara Pastikan Pengambilalihan KCIC ke Kemenkeu Tetap Berjalan

    ASPEK.ID, JAKARTA - Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani memastikan proses pengambilalihan pengelolaan PT Kereta Cepat...

China Kirim 11 Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung

Warga Negara ini paling Suka Naik Whoosh

  ASPEK.ID, JAKARTA- PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat 2.300 tiket Whoosh dibeli wisatawan Malaysia pada awal September 2026,...

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Purbaya: Kemenkeu Kelola Whoosh Mulai September

  ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengelolaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh akan berada di...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In