• Latest
  • Trending
Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Intelektual Dukung Prabowo Copot Menteri Haji

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

DPR: Apresiasi Kepemimpinan Kapolri Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Jimly Asshiddiqie: Alex Noerdin Bukan Orang Jahat

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

PSI Ada Standar Ganda Politik Dinasti, Gibran Dibandingkan dengan AHY dan Puan

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

RI Beli LPG dari Abu Dhabi Senilai Rp28 T

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

by Aspek
Oktober 24, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

ASPEK.ID, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) menggagas gerakan bersarung dan berpeci sekali sepekan bagi pegawai sebagai upaya melestarikan budaya Nusantara sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap tradisi bangsa.

Gagasan tersebut disampaikan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat membuka Festival Sarung dan Peci Santri 2026 di halaman Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta, dalam rangkaian peringatan Hari Santri 2026.

“Festival sarung dan peci ini sebetulnya harus menjadi sebuah kegiatan rutin di Kementerian Agama. Saya setuju kalau seandainya teman-teman sepakat, sekali seminggu kita pakai sarung dan peci,” kata Nasaruddin di Jakarta, Sabtu (24/10/2026).

BacaJuga

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

Intelektual Dukung Prabowo Copot Menteri Haji

DPR: Apresiasi Kepemimpinan Kapolri Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Nasaruddin menegaskan, penggunaan sarung dan peci tidak harus menjadi kewajiban bagi pegawai. Gerakan tersebut dapat diterapkan sebagai anjuran dengan tetap mempertimbangkan kenyamanan dan kebutuhan dalam menjalankan aktivitas kerja.

Menurut Nasaruddin, sarung dan peci bukan sekadar pakaian tradisional, melainkan bagian dari identitas bangsa yang mengandung nilai kebersamaan, kesetaraan, kehormatan, dan kebanggaan nasional.

Direktur Jenderal Pesantren Kemenag Basnang Said mengusulkan gerakan Selasa Bersarung sebagai langkah konkret untuk membiasakan penggunaan sarung di lingkungan Direktorat Jenderal Pesantren.

“Direktorat Jenderal Pesantren merencanakan, jika disetujui oleh Pak Menteri Agama, kami akan mencoba menetapkan satu hari kerja khusus di lingkungan Ditjen Pesantren untuk menggunakan sarung,” kata Basnang.

Basnang mengusulkan hari Selasa karena sarung dinilai cocok dipadukan dengan pakaian kerja putih yang biasa dikenakan pegawai.

Menurut Basnang, gerakan tersebut bukan sekadar mengubah kebiasaan berpakaian, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi pesantren. Ia menilai modernitas tidak seharusnya diukur dari pakaian yang dikenakan, melainkan dari pola pikir, pengetahuan, dan kontribusi seseorang.

“Padahal, ukuran modern atau tradisional itu bukanlah terletak pada pakaian yang kita kenakan, melainkan pada cara berpikir dan cara kita memandang sesuatu,” kata Basnang.

 

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Alasan Jokowi Bersarung ke Pengukuhan PBNU di Balikpapan

Presiden Jokowi menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Harlah ke-96 Nahdlatul Utama, di Balikpapan, pada Senin (31/1). Presiden...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In