ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah telah menyalurkan investasi kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Hukum Lainnya (BHL), dan Badan Layanan Umum (BLU) dengan total mencapai Rp 897,53 triliun sepanjang periode 2010–2024.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban mengatakan akumulasi tersebut menunjukkan besarnya peran negara dalam memperkuat berbagai sektor strategis melalui skema investasi pemerintah.
“Kami rekap, investasi pemerintah kepada BUMN, badan hukum lainnya, dan juga BLU dari 2010–2024 sudah mencapai Rp 897 triliun,” ujar Rionald dilansir dari Antara, Jakarta, Senin (9/2).
Berdasarkan pemaparan yang disampaikan, alokasi investasi terbesar mengalir ke sektor infrastruktur senilai Rp 372,57 triliun. Selanjutnya sektor pendidikan memperoleh Rp 154,11 triliun, diikuti sektor perumahan, wisata, dan lingkungan sebesar Rp 96,45 triliun.
Investasi pemerintah juga disalurkan ke sektor pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebesar Rp 91,81 triliun, sektor transportasi dan logistik Rp 51,96 triliun, serta sektor energi Rp 51,81 triliun.
Adapun sektor pangan menerima Rp 14,10 triliun, sektor industri pengolahan Rp 8,79 triliun, sektor kerja sama internasional Rp 8,04 triliun, sektor investasi Rp 31 triliun, sektor kesehatan Rp 2 triliun, serta kategori lainnya sebesar Rp 14,89 triliun.
Rionald menjelaskan, peran investasi pemerintah saat ini dioptimalkan untuk mendukung pencapaian Asta Cita pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah sektor menjadi prioritas investasi pada 2025.
Fokus tersebut mencakup sektor perumahan guna mendukung program 3 juta rumah, sektor transportasi untuk memperkuat layanan transportasi massal, sektor pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta sektor pangan guna mendorong swasembada pangan.
“Terkait PMN Tunai pada 2025, peraturan pemerintahnya sudah diterbitkan, yakni untuk PT KAI sebesar Rp 1,8 triliun, PT INKA Rp 473 miliar, PT Pelni Rp 2,5 triliun, dan PT SMF Rp 6,68 triliun,” kata Rionald. []
























