• Latest
  • Trending
35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Kepala BNPB Minta Maaf Sebut Aktivitas di Kalimantan Normal saat Karhutla

Ojol Vietnam Beroperasi di Jakarta

Ojol Vietnam Beroperasi di Jakarta

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Tutup 15 Bank per September 2026

Orang Indonesia Rata-rata Tidur Hanya 6,8 Jam

Orang Indonesia Rata-rata Tidur Hanya 6,8 Jam

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Wapres Gibran Bantu Rp25 Juta ke Sopir Truk yang Dibakar Bos

Wapres Gibran Bantu Rp25 Juta ke Sopir Truk yang Dibakar Bos

Survei: 64% Warga Indonesia Khawatir di Hari Tua

Lebih dari 2 Juta Kasus Demensia di Indonesia

BCA Mobile Error Berjam-jam

BCA Bantah Info Haji Isam Mau Akuisisi BCA

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

Polda Metro Sterilisasi SUGBK Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026

Polda Metro Sterilisasi SUGBK Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Siapkan Aturan Dana Pensiun Bisa Investasi ke Luar Negeri

Menhub Dudy Lantik Ahmad Jadi Ketua KNKT Periode 2026-2030

Menhub Dudy Lantik Ahmad Jadi Ketua KNKT Periode 2026-2030

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Penggeledahan BPN Jatim

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, September 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kepala BNPB Minta Maaf Sebut Aktivitas di Kalimantan Normal saat Karhutla

by Aspek
September 26, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM
35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Ilustrasi karhutla. Foto: Antara

 

 

ASPEK.ID, JAKARTA –  Kepala BNPB Suharyanto mengklarifikasi pernyataannya mengenai aktivitas normal masyarakat yang terimbas Karhutla di Kalimantan saat Rapat Terbatas (Ratas) pada Rabu (23/9/2026).

BacaJuga

Ojol Vietnam Beroperasi di Jakarta

OJK Tutup 15 Bank per September 2026

Orang Indonesia Rata-rata Tidur Hanya 6,8 Jam

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Wapres Gibran Bantu Rp25 Juta ke Sopir Truk yang Dibakar Bos

Lebih dari 2 Juta Kasus Demensia di Indonesia

Klarifikasi tersebut diunggah secara tertulis melalui akun resmi Instagram @suharyanto_shr yang dikolaborasikan dengan akun @bnpb_indonesia pada Jumat (25/9/2026).

Suharyanto menjelaskan, konteks “normal” dalam pernyataannya berkaitan dengan aktivitas dasar masyarakat, seperti lalu lintas, perdagangan, dan pelayanan publik yang masih berjalan.

“Pernyataan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan bahwa kondisi lingkungan telah normal, dan mengabaikan kondisi faktual terkait kesulitan dan penderitaan masyarakat terdampak,” tulis Suharyanto.

Suharyanto menekankan bahwa pernyataannya tidak bermaksud mengecilkan fakta mengenai penurunan kualitas hidup masyarakat yang terdampak Karhutla. Ia tidak memungkiri bahwa sejumlah wilayah, khususnya Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat, masih menghadapi dampak serius dari kabut asap.

“Kualitas udara, kesehatan masyarakat, kegiatan pendidikan, penerbangan, serta aktivitas lainnya di sejumlah lokasi telah terdampak,” imbuhnya.

Adapun Suharyanto mengakui bahwa penggunaan kata “normal” dapat menimbulkan persepsi seolah-olah masyarakat tidak terdampak. Oleh karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya, seraya menegaskan bahwa pemerintah serius menangani Karhutla beserta dampaknya hingga kondisi pulih.

“Karena itu, saya memohon maaf kepada masyarakat terdampak karthutla jika pilihan kata yang saya gunakan dalam laporan tersebut dinilai menimbulkan kesan bahwa pemerintah menganggap kondisi masyarakat di tengah bencana kabut asap sebagai situasi yang biasa saja. Bukan begitu maksud saya,” pungkasnya.

 

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Imbas Karhutla

ASPEK.ID, JAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membekukan izin usaha 26 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di...

Helikopter Chinook Jepang Tangani Karhutla di Kalimantan

Helikopter Chinook Jepang Tangani Karhutla di Kalimantan

    ASPEK.ID, JAKARTA -  Pemerintah Jepang telah mengirimkan tiga helikopter ynag diangkut dengan Kapal JS Kunisaki (LST-4003) untuk membantu...

Serangan Rudal ke Iran, Israel Tutup Wilayah Udara dan Aktifkan Sirene

Karhutla dan Abu Anak Krakatau Ancam Aktivitas Ekonomi Hingga Rp 123,1 Triliun

  ASPEK.ID, JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta erupsi Anak Krakatau menimbulkan gangguan berlapis terhadap aktivitas ekonomi Indonesia....

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In