• Latest
  • Trending
Laba Adaro Energy Turun 36 Persen

Laba Adaro Energy Turun 36 Persen

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

6 Bandara Masih Ditutup hingga 08.59 WIB, Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga

Erick Thohir Puji Penerapan Prokes di Bandara Soetta

Penutupan Bandara Soeta Diperpanjang hingga Senin

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Menhub Buka 5 Bandara Alternatif Imbas Erupsi Anak Krakatau

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Ajak Rakyat Berdoa Terkait Erupsi Gunung Anak Krakatau

AP II Optimis Pulihkan Bisnis Bandara

Penutupan Soetta Diperpanjang Hingga 23.59 WIB

Malaysia Putuskan Bergabung dengan BRICS

PM Malaysia Anwar Ibrahim HP Jokowi, Ini yang Dibicarakan

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Dampak Abu Anak Krakatau, Jemaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga 17.30 WIB

Sekolah Belajar Tatap Muka dengan Kapasitas 100% Dimulai Hari Ini

Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Terapkan 5M Hadapi Abu Vulkanik

Jokowi Kenang Rachmat Gobel Sosok Menteri yang Baik dan Pekerja Keras

Di Penang, Jokowi Ingatkan Pemimpin untuk Memahami Rakyat

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga Pukul 13.30 WIB

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

InJourney Siapkan Hotel dan Bus untuk Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan Abu Vulkanik

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, September 7, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Laba Adaro Energy Turun 36 Persen

by Zamzami Ali
November 3, 2020
in EKONOMI
Laba Adaro Energy Turun 36 Persen

Logo PT Adaro Energy, Tbk. [Reuters/Beawiharta]

ASPEK.ID, JAKARTA – Di tengah pandemi Covid-19, PT Adaro Energy Tbk tetap membukukan laba dengan menerapkan sejumlah strategi efisiensi di segala lini.

Adaro adalah perusahaan pertambangan batu bara terpadu yang berbasis di Indonesia. Adaro dan anak perusahaannya bergerak dalam bidang pertambangan batubara, perdagangan batubara, jasa kontraktor penambangan, infrastruktur, logistik batubara dan kegiatan pembangkit tenaga listrik.

Perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh Adaro Strategic Investments (43.91%) dan Garibaldi Thohir (6.18%) ini mulai beroperasi secara komersial pada bulan Juli 2005.

BacaJuga

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 30.000, Jadi Rp 2,64 Juta/Gram

Pabrik BYD di Subang Serap 20 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Prabowo Tawarkan 138 Blok Migas ke Rusia

RUPSLB Bank Aceh Berhentikan Syahrul dari Direktur Operasional

BPS Jelaskan Perbedaan Garis Kemiskinan Bank Dunia dan Indonesia

IHSG Berakhir di Zona Merah, Ditutup di Level 6.595

Produsen batu bara dengan kode emiten ADRO tersebut berhasil membukukan laba sebesar 326 juta dolar Amerika Serikat (AS) pada Kuartal III Tahun 2020.

Presiden Direktur Adaro, Garibaldi Thohir mengatakan bahwa laba yang berhasil dicapai turun sebesar 36 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Disebutkan juga, penurunan laba ini juga diiringin penurunan permintaan karena adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia.

“Kondisi pasar batu bara yang sulit akibat ekonomi global yang masih belum kondusif karena pandemi yang berkepanjangan terus menekan profitabilitas perusahaan. Meski ketidakpastian masih ada, model bisnis kami yang terintegrasi memungkinkan perusahaan untuk beroperasi dengan efisien dalam menghadapi tantangan ini,” ujar Garibaldi, Selasa (3/11).

Pada sembilan bulan pertama ini, perusahaan membukukan pendapatan sebesar 1,9 miliar dolar AS, turun 26 persen dibandingkan periode tahun lalu.

Adaro mengalami penurunan volume penjualan sebesar 9 persen. Pada periode ini, produksi dan penjualan batu bara masing-masing mencapai 41,10 juta ton dan 40,76 juta ton, setara dengan penurunan 7 persen dan 9 persen.

Setoran royalti Adaro kepada pemerintah juga turut merosot sebesar 27 persen. Pada sembilan bulan pertama tahun ini, Adaro menyetorkan royalti kepada pemerintah sebesar 207 juta dolar AS.

Komentar
Share18Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo-Gibran Lawan Kelompok Radikal, Sindir Siapa?

Djarum & Adaro  Bantah Klaim Boy Thohir

PT Djarum memberikan penjelasan terkait klaim Garibaldi 'Boy' Thohir yang menyatakan Grup Djarum memberikan dukungan ke pasangan calon presiden dan...

Laba Adaro Energy Turun 36 Persen

Adaro Gelar RUPST Hari ini

Emiten pertambangan batu bara PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 pada...

Laba Adaro Energy Turun 36 Persen

Adaro Setor Royalti US$2,8 Miliar ke Negara

PT Adaro Energy Indonesia Tbk sepanjang 2022 menyetorkan royalti dan pajak penghasilan kepada pemerintah sebesar 2,8 miliar dolar AS. Realisasi...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In