ASPEK.ID, PEKALONGAN – Ledakan petasan yang terjadi di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, berujung tragis. Tiga remaja menjadi korban, dua di antaranya mengalami luka berat hingga kehilangan tangan.
Peristiwa itu terjadi di sebuah kebun pisang milik warga di wilayah Kuripan Kidul, Senin (23/3) sekitar pukul 14.00 WIB. Ledakan dipicu saat dua remaja berinisial SS (14) dan MM (17) tengah meracik petasan di lokasi tersebut.
Suara dentuman keras sempat menggegerkan warga sekitar. Getarannya bahkan terasa hingga ke dalam rumah.
“Saya di rumah dengar suara ledakan keras sekali, sampai tembok rumah bergetar. Pas saya ke lokasi, sudah ada tiga korban tergeletak. Dua luka parah, satu luka ringan,” kata warga setempat bernama Syaiful, Selasa (24/3).
Selain SS dan MM, seorang remaja lain berinisial AA (14) turut menjadi korban. Saat kejadian, AA diketahui berada tidak jauh dari lokasi, sekitar 20 meter, tengah mencari burung.
Akibat ledakan tersebut, SS mengalami luka paling parah. Tangan kirinya putus, sementara tangan kanan dan kaki kanannya mengalami kerusakan serius. MM juga mengalami putus pada tangan kiri. Sementara AA hanya mengalami luka di bagian kaki.
“Dua-duanya tangannya putus sebelah kiri. Satu lagi tangannya hancur. Mereka masih sadar waktu itu, tapi merintih kesakitan,” ujar Syaiful.
Pihak kepolisian dari Polres Pekalongan Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan satu petasan berisi bahan peledak serta 17 selongsong kosong dengan berbagai ukuran.
Kasus ini menjadi pengingat keras akan bahaya meracik petasan secara sembarangan, terutama di kalangan remaja, yang kerap menganggap aktivitas tersebut sebagai hal biasa tanpa menyadari risikonya yang mematikan. []
























