• Latest
  • Trending
OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK: Paylater Bukan Produk Keuangan Buruk

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

BEI Turunkan Batas ARB Saham Jadi 7% Mulai Hari Ini

BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

KPK: Pejabat BNPB Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Pembebasan Tagihan dan Diskon Listrik Bertahap Mulai Hari Ini

Bahlil: 2030 Seluruh Desa di RI ada Listrik

Jokowi Mau RAPBN 2025 Akomodasi Semua Program Prabowo

Prabowo HUT, Jokowi Doakan Sehat

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa Dangkal M 5,3 Hentak Labuan Bajo

Peluang Anies Diusung oleh PDI Perjuangan dan PKB

Survei Capres PPI: Prabowo Masih Unggul, Anies Menyusul

Relawan Selamatkan 100 Orangutan dari Kebakaran Hutan

Relawan Selamatkan 100 Orangutan dari Kebakaran Hutan

Jelang Wajib Halal 17 Oktober, Khatib Jumat Diimbau Syiarkan Pentingnya Sertifikasi Halal

Pemerintah Tunda Wajib Sertifikat Halal ke 2028

Jusuf Hamka  Berpenghasilan Rp55 Miliar/Hari

Jusuf Hamka Borong Saham Senilai Rp5 Triliun

Modifikasi Cuaca di IKN Kurangi Hujan 97%

Asap Karhutla Menutupi Istana Garuda IKN

Elektabilitas PDIP dan Gerindra Turun Tajam

Pilih Jadi Komisaris Bank NTB, PDIP Pecat Kadernya

Dirut Pertamina Tinjau Langsung Distribusi BBM di Bali

Dirut Pertamina Tinjau Langsung Distribusi BBM di Bali

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

OJK: Paylater Bukan Produk Keuangan Buruk

by Aspek
Agustus 29, 2026
in BERITA TERBARU, PERBANKAN
OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). [Foto: Istimewa]

ASPEK.ID, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan target tingkat inklusi keuangan nasional mencapai 98% pada 2045, sejalan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

Adapun berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, tingkat inklusi keuangan kini mencapai 93,61% dan literasi keuangan nasional telah mencapai 69,57%.

Kendati demikian, tingkat literasi dan inklusi keuangan pada kelompok pelajar dan mahasiswa masih berada di bawah rata-rata nasional, di mana tingkat literasi dan inklusi kelompok ini berada di angka 62,72% dan 92,76%.

BacaJuga

BEI Turunkan Batas ARB Saham Jadi 7% Mulai Hari Ini

KPK: Pejabat BNPB Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Bahlil: 2030 Seluruh Desa di RI ada Listrik

Prabowo HUT, Jokowi Doakan Sehat

Gempa Dangkal M 5,3 Hentak Labuan Bajo

Survei Capres PPI: Prabowo Masih Unggul, Anies Menyusul

Terlebih berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sekitar 88 juta penduduk Indonesia yang berada dalam kelompok usia pelajar dan mahasiswa.

“Kalau kita melihat literasi keuangan dan inklusi keuangan pelajar dan mahasiswa, ini masih di bawah standar literasi dan inklusi nasional,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, dikutip Sabtu (29/8/2026).

Pada kesempatan yang sama, Friderica atau karib disapa Kiki, menyoroti tantangan yang dihadapi pelajar dan mahasiswa dalam mengelola keuangan.

Menurutnya, kebiasaan mengakses media sosial secara berlebihan dapat memicu kecemasan pada anak muda.

Ditambah kemudahan dalam bertransaksi belanja online membuat godaan konsumtif makin besar dibandingkan generasi sebelumnya.

Oleh karenanya ia menyoroti perihal penggunaan layanan buy now, pay later (BNPL) atau pay later.

Menurutnya, layanan paylater pada dasarnya bukan merupakan produk keuangan yang buruk, tetapi penggunaan produk tersebut perlu disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi calon konsumennya.

“Kita banyak melihat bagaimana mereka melakukan buy now, tanpa tahu pay laternya gimana,” jelasnya.

Dia mengingatkan pelajar agar lebih bijak menggunakan media sosial sekaligus mulai membangun kebiasaan mengelola keuangan sejak dini.

 

Komentar
Share12Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK: 31 Saham Terindikasi Pidana

ASPEK.ID, JAKARTA -Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi menyatakan 31 saham masuk dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC)...

Menkominfo: 3 Jurus Lawan Judi Online, Alamat IP Pindah-pindah

OJK: 38.796 Rekening Terindikasi Judi Online Minta Diblokir

ASPEK.ID, JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pihaknya telah meminta perbankan melakukan penelusuran lebih lanjut...

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Targetkan RI Punya 5 Bank Syariah Raksasa pada 2027

ASPEK.ID, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan Indonesia memiliki setidaknya lima bank syariah berukuran besar dalam waktu dekat. Bank...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In