ASPEK.ID, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat berbalik arah ke zona merah setelah Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mundur dari jabatannya, Jumat (30/1) pagi.
Pada pembukaan perdagangan, IHSG sebenarnya melanjutkan reli dan menguat hampir 2% ke level 8.402,77. Namun sentimen negatif langsung menyeruak usai kabar pengunduran diri tersebut mencuat. Indeks terkoreksi tajam hingga menyentuh level terendah harian di 8.167,16 atau turun 0,79%.
Meski demikian, tekanan jual tidak berlangsung lama. Dalam hitungan menit, IHSG kembali berbalik ke zona hijau. Hingga pukul 09.37 WIB, indeks tercatat menguat 0,23%, dengan mayoritas saham kembali bergerak positif. Nilai transaksi terpantau cukup besar, mencapai Rp 10,17 triliun, menandakan aktivitas pasar tetap solid di tengah gejolak sentimen.
Iman Rachman menyampaikan pengunduran dirinya secara terbuka kepada awak media, menyusul kondisi pasar modal yang bergejolak dalam dua hari terakhir. Ia menegaskan langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pribadi sebagai pimpinan tertinggi bursa.
“Sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan ini. Saya berharap ini adalah yang terbaik bagi pasar modal Indonesia, dan semoga ke depan pasar kita bisa menjadi lebih baik,” ujarnya.
Menurut Iman, keputusan mundur diambil secara sadar sebagai bentuk akuntabilitas kepemimpinan, sekaligus upaya menjaga kepercayaan serta stabilitas pasar modal nasional, meski perdagangan pagi ini mulai menunjukkan pemulihan.
Terkait keberlanjutan kepemimpinan di tubuh BEI, ia memastikan proses penggantian akan berjalan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Untuk sementara waktu, BEI akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama hingga ditetapkan pimpinan definitif.
“Seluruh dokumentasi dan administrasi akan berjalan sesuai aturan yang berlaku. Nantinya akan ditunjuk Plt sampai ada direktur utama baru secara definitif,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Iman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas kerja sama selama masa kepemimpinannya, serta permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama sekitar tiga hingga empat tahun menjabat.
Pengunduran diri ini terjadi di tengah upaya pemulihan kepercayaan investor, sekaligus menjadi ujian bagi otoritas bursa dalam menjaga stabilitas dan kredibilitas pasar saham domestik ke depan. []
























