• Latest
  • Trending
Bangunan Tahan Gempa Wajib Diberlakukan

Prof Dwikorita: Ada Potensi Besar Megathrust di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Prabowo Gali 200 Titik Bor Air untuk Padamkan Karhutla

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Sejumlah Warga AS Ditangkap di Saudi Gegara Rekam Serangan Houthi

Calvin Verdonk Berpeluang Jadi Pemain Indonesia Pertama Tampil di Liga Champions

Calvin Verdonk Berpeluang Jadi Pemain Indonesia Pertama Tampil di Liga Champions

Kenapa Investor Tak Tertarik Investasi Hulu Migas?

Harga Minyak Dunia Turun Usai Trump Izinkan Diesel Rusia Masuk Pasar Global

Harga Emas Antam Naik, Rp1.009.000/gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam, Ini Rincian Harganya

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

KPK Akan Panggil Lagi Menteri Nusron Wahid Pekan Ini

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Malaysia Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter Padamkan Karhutla, RI Belum Beri Jawaban

Eks CEO Bukalapak Gabung Canva

Eks CEO Bukalapak Gabung Canva

Bandara Arab Saudi Ditutup Hingga 17 Oktober 2026

Bandara Arab Saudi Ditutup Hingga 17 Oktober 2026

Malam-malam, Prabowo Panggil Fadli Zon ke Istana

Malam-malam, Prabowo Panggil Fadli Zon ke Istana

Qatar Airways Sebut Potensi Penularan Covid-19 di Pesawat Rendah

Qatar Airways dan Emirates Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi

Helikopter Chinook Jepang Tangani Karhutla di Kalimantan

Seskab: 60 Ribu Personel Dikerahkan Padamkan Karhutla

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Prof Dwikorita: Ada Potensi Besar Megathrust di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut

by Aspek
September 23, 2026
in BERITA TERBARU, TEKNOLOGI
Bangunan Tahan Gempa Wajib Diberlakukan

Kondisi Hotel Roa-roa pasca gempa 7,4 SR di Palu, Sulawesi Tengah. Foto diambil Minggu (30/9/2018). [Foto: Azwar Ipank/Aspek.id]

 

 

ASPEK.ID, JAKARTA – Mantan Kepala BMKG periode 2017-2025, Prof Dwikorita Karnawati mengungkap potensi megathrust di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut yang menjadi perhatian para ahli.

BacaJuga

Prabowo Gali 200 Titik Bor Air untuk Padamkan Karhutla

Sejumlah Warga AS Ditangkap di Saudi Gegara Rekam Serangan Houthi

Calvin Verdonk Berpeluang Jadi Pemain Indonesia Pertama Tampil di Liga Champions

Harga Minyak Dunia Turun Usai Trump Izinkan Diesel Rusia Masuk Pasar Global

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam, Ini Rincian Harganya

KPK Akan Panggil Lagi Menteri Nusron Wahid Pekan Ini

Dwikorita mengatakan sejumlah pakar gempa, termasuk dari BMKG, telah melakukan penelitian terhadap zona-zona megathrust. Hasil kajian menunjukkan masih terdapat sejumlah wilayah yang belum melepaskan energi gempa besar yang tersimpan.

“Menurut pakar gempa bumi termasuk di situ terdapat pakar-pakar dari BMKG, mereka itu punya konsorsium. Jadi, kumpulan pakar-pakar gempa itu melakukan penelitian dan akhirnya bisa mengidentifikasi, ternyata belum semua zona yang berpotensi megathrust itu sudah terlepas energinya,” ujar Prof Dwikorita Karnawati dikutip dari podcast Oase, Selasa (22/9/2026).

 

Dwikorita mengatakan, salah satu wilayah yang menjadi perhatian berada di Selat Sunda bagian selatan. Menurutnya, masih terdapat energi yang tersimpan di zona tersebut.

“Maka artinya masih ada energi yang tersimpan. Nah itu di mana? Yaitu terutama yang dijaga, ditunggu harusnya keluar segera dan itu ada di Selat Sunda bagian selatan,” tuturnya disalin dari beritasatu.

 

Selain Selat Sunda, Dwikorita menyebut potensi energi megathrust juga berada di sebelah barat Sumatera Barat, tepatnya di sekitar Pulau Siberut.

Dwikorita menegaskan keberadaan energi yang tersimpan di zona megathrust bukan berarti gempa akan segera terjadi. Ia mencontohkan patahan Palu-Koro yang pernah diperkirakan oleh Profesor Katili sejak 1970-an.

 

“Menunggunya sudah lebih dari 20 tahun dan enggak terjadi-jadi. Sebagai contoh di Palu. Profesor Katili pada 1970-an sudah memperhitungkan sekitar tahun 2000 patahan Palukoro ini diperkirakan akan bergerak. Namun, tahun tersebut tidak bergerak tetapi bergerak pada 2018. Jadi akurasinya tidak 100% tetapi melesetnya enggak jauh banget dan itu terhitung cepat,” ungkapnya.

 

Dwikorita kemudian mengingatkan bahwa waktu terjadinya gempa tidak dapat dipastikan. Menurutnya, informasi mengenai potensi megathrust disampaikan bukan untuk menimbulkan ketakutan, melainkan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

 

“Nah, ini pun juga demikian bukan berarti besok terjadi ya tetapi wallahualam karena memang tidak bisa diprediksi, cuma kemungkinan itu akan terlepas. Dua lokasi tadi sudah 200 tahun lebih, jadi cukup pantas kalau kita khawatir. Ini diomongin bukan dalam arti untuk menakut-nakuti. Toh, apa untungnya seperti itu, enggak dapat manfaatnya juga kok untuk menakuti,” lanjutnya.

 

 

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

No Content Available
Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In