• Latest
  • Trending
Terminal Teluk Lamong, Pelabuhan Modern dan Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia

RI Mau Turunkan Biaya Logistik Dari 14% ke 10% PDB

RNI Ajak Milenial Jadi Petani Tebu

Petani Tebu Kesal,  RI Buka Impor Gula 150.000 Ton

Mentan Amran Bangun Masjid Rp 1 Triliun Pakai Uang Pribadi

Mentan Amran Bangun Masjid Rp 1 Triliun Pakai Uang Pribadi

Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Pilihan Prabowo

Destry: Cadangan Devisa RI Aman di Atas Standar Internasional

Ayah Kandung Nezar Patria, Wamen Komdigi Berpulang ke Rahmatullah

Ayah Kandung Nezar Patria, Wamen Komdigi Berpulang ke Rahmatullah

Gerindra Tetapkan 6 Cagub dari Aceh ke Maluku

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, Disusul PDIP, PSI 2,3 Persen

Alasan Helikopter Tak Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jasad ABK Kapal 5 Jurnalis Ditemukan di Bengkulu

BI Berikan Quantitative Easing untuk Pulihkan Ekonomi dari Covid-19

BI Pertahankan Suku Bunga 5,75% di Tengah Tekanan Rupiah

Doni Monardo Turunkan Tim Kawal Kasus Purnawirawan Dibunuh

Jasad ABK Bawa 5 Jurnalis Ditemukan 345 KM dari Titik Hilang Kontak

Pelindo Marine Service dan Serikat Pekerja Teken Perjanjian Bersama, Dorong Hubungan Kerja Harmonis

Pelindo Marine Service dan Serikat Pekerja Teken Perjanjian Bersama, Dorong Hubungan Kerja Harmonis

Prabowo Copot Purbaya, Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu

Suahasil: Ekonomi RI Tetap Tangguh Di Tengah Geopolitik Bergejolak

Update KM Virgo: 6 Korban Meninggal Teridentifikasi, 129 Penumpang Masih Dicari

Update KM Virgo Tenggelam: 20 Orang Meninggal, 115 Masih Dicari

Meski Penerbangan Lesu, Airnav Raup Laba Rp479 Miliar

AirNav Indonesia Buka Rekrutmen 2026, Ada 7 Posisi yang Bisa Dilamar

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, September 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

RI Mau Turunkan Biaya Logistik Dari 14% ke 10% PDB

by Aspek
September 24, 2026
in BERITA TERBARU, INFRASTRUKTUR
Terminal Teluk Lamong, Pelabuhan Modern dan Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia

[Dok. PT Terminal Teluk Lamong | Pelindo III]

 

 

ASPEK.ID, JAKARTA –  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan biaya logistik RI dapat ditekan hingga menjadi 10% dari biaya logistik yang saat ini masih berada di angka 14%.

BacaJuga

Petani Tebu Kesal,  RI Buka Impor Gula 150.000 Ton

Mentan Amran Bangun Masjid Rp 1 Triliun Pakai Uang Pribadi

Destry: Cadangan Devisa RI Aman di Atas Standar Internasional

Ayah Kandung Nezar Patria, Wamen Komdigi Berpulang ke Rahmatullah

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, Disusul PDIP, PSI 2,3 Persen

Jasad ABK Kapal 5 Jurnalis Ditemukan di Bengkulu

 

Airlangga bilang, penurunan biaya logistik tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat perekonomian nasional. Sebab penguatan investasi, konektivitas, dan efisiensi logistik menjadi penting di tengah kondisi ekonomi global yang masih rentan meskipun outlook 2027 diperkirakan membaik.

“Kita ketahui logistik angkanya sekitar 14%, kalau kita targetkan 10% saja, maka itu akan perbaikan terhadap perekonomian nasional yang deltanya 4%. Jadi itu mungkin salah satu low hanging fruit (target realistis) yang harus kita kejar,” kata Airlangga dalam Antara Business Forum dikutip Kamis (24/9/2026).

Airlangga mengatakan saat ini terus mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 6% dan dalam jangka menengah mencapai 8% pada 2029.

 

Untuk mencapai target tersebut, kata dia, investasi perlu tumbuh lebih cepat dibandingkan PDB. Investasi dinilai dapat menciptakan lapangan kerja, menghemat devisa, sekaligus meningkatkan ekspor.

 

Selain investasi, Airlangga menyoroti pentingnya peningkatan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM).

 

“Ketiga nilai tambah daripada ekspor harus terus meningkat dan sekali lagi peran logistik menjadi penting dan dalam persaingan secara global efisiensi 4% itu nilainya sangat signifikan,”  ungkapnya.

 

 

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Butik Emas Logam Mulia Surabaya 1 Pindah Alamat

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal” Bukan Simpanan Fisik

    ASPEK.ID, JAKARTA -  Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memberikan pelurusan terkait pemberitaan istilah "emas di bawah bantal"...

Menko Zulhas: Kopdes Bukan Toko Jamin tidak Matikan Warung

Jakarta - Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan menjamin Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak akan mematikan uwarung maupun UMKM...

Belanda Dukung RI Produksi Minyak Kelapa Sawit Berkelanjutan

RI Masih Lobi AS Agar Tarif Sawit Dikecualikan

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pihaknya saat ini masih melobi Amerika Serikat (AS) agar komoditas minyak...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In