• Latest
  • Trending

Sri Mulyani: APBD Didominasi untuk Bayar Gaji PNS

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

Eks Bupati Pati Sudewo Dituntut Penjara 8,5 Tahun

Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

Dana Haji Rp 184 Triliun Disimpan di Mana? Ini Penjelasan Lengkap BPKH

Sore Ini, PT Angkasa Pura II Gelar RUPS RKAP

Putra Karni Ilyas Jadi Komisaris Independen Angkasa Pura

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Kader PSI: Politik Jokowi Bukan Oligarki

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

Baleg DPR Sepakat Bawa RUU Reforma Agraria ke Paripurna

Laba Bersih Siloam Hospitals Rp150 Miliar Selama Covid

Siloam Bakal Akuisisi 14 RS, Nilainya Tembus Rp6,91 Triliun

Rumah Mewah Silmy Karim Digeledah KPK, Puluhan Brimob Turun Mengawal

Silmy Karim Gugat KPK ke PN Jaksel, Persoalkan Penetapan Tersangka

Kemendes Siapkan 1,8 Juta Ha Lahan untuk Ketahanan Pangan

Uang Rp100 Juta Milik Petani di Aceh Hilang Saat Salat Zuhur

SAR Masih Cari 140 Korban Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang di Laut Jawa

Dua Jenazah Kembali Ditemukan di Dalam KM Virgo 8

Dato Sri Tahir Bantah Soal Kredit Jumbo Bank Mayapada

10 Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes 2026

Harga Emas Antam Naik, Rp1.009.000/gram

Usai Sempat Naik, Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Melemah

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, September 21, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Sri Mulyani: APBD Didominasi untuk Bayar Gaji PNS

by Aspek
Juni 14, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS

Pemerintah menyebut anggaran pendapatan dan belanja daerah didominasi belanja pegawai. Tercatat, belanja pegawai menyumbang porsi dengan rata-rata 35,01 persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan saat ini sebagian besar belanja pemerintah daerah digunakan gaji pegawai negeri sipil daerah.

BacaJuga

Eks Bupati Pati Sudewo Dituntut Penjara 8,5 Tahun

Dana Haji Rp 184 Triliun Disimpan di Mana? Ini Penjelasan Lengkap BPKH

Putra Karni Ilyas Jadi Komisaris Independen Angkasa Pura

Kader PSI: Politik Jokowi Bukan Oligarki

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

Baleg DPR Sepakat Bawa RUU Reforma Agraria ke Paripurna

“Di daerah belanja masih didominasi oleh belanja pegawai yang dalam hal ini memang mengalami tren penurunan, tapi masih cukup tinggi, yakni 34 persen,” ujarnya saat Rapat Kerja dengan DPD, Selasa (13/6/2023).

Sri Mulyani menyebut jika dibandingkan tahun sebelumnya belanja pegawai di daerah memang mengalami penurunan, tapi porsinya tetap paling tinggi dibandingkan belanja lainnya.

Tercatat belanja daerah yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah meningkat 50,2 persen dari Rp 715 triliun pada 2013 menjadi Rp 1.074,7 triliun pada 2022. Dengan rincian, belanja pegawai sebesar Rp 365,4 triliun, belanja barang jasa sebesar Rp 308,8 triliun, belanja modal sebesar Rp 170,8 triliun, dan belanja lainnya sebesar Rp 229,8 triliun.

Sri Mulyani menegaskan belanja daerah yang kurang berkualitas menjadi penghalang dalam memperbaiki efektivitas anggaran pendapatan dan belanja nasional dan anggaran pendapatan dan belanja daerah dalam mendorong kinerja perekonomian. Padahal menurut Sri Mulyani belanja barang dan jasa serta modal dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Kita perlu untuk melihat agar belanja APBD bisa lebih dirasakan langsung dampak dan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.

Sri Mulyani menyebut jika perekonomian di daerah meningkat, maka pendapatan asli daerah yang sebelumnya pada pandemi covid-19 menurun bisa kembali meningkat. Adapun porsi pendapatan asli daerah juga mengalami peningkatan dari 21,7 persen pada 2013 menjadi 27,4 persen pada 2022.

“Sampai saat ini, transfer ke daerah memang masih menjadi sumber pendapatan utama APBD dengan porsi 68 persen. Kita perlu terus meningkatkan PAD tanpa mengurangi kesempatan investasi. Makanya kita harus melihat kualitas belanja daerah,” ucapnya.

“Sehingga sumber-sumber penerimaan asli daerah juga mengalami kenaikan. Kita perlu untuk meningkatkan pendapatan asli daerah tanpa mengurangi kesempatan investasi,”  sebutnya.

Komentar
Share23Tweet15SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Aset Keuangan Islam Meningkat 3 Kali Lipat Pasca Krisis Global

Sri Mulyani Lulus Seleksi Pimpin Penghimpunan Dana untuk Negara Miskin

Washington - Mantan menteri keuangan RI Sri Mulyani Indrawati terpilih sebagai Independent Co-Chair atau Ketua Bersama Independen dalam proses pengisian...

Pemda Wajib Anggarkan Belanja Penanganan Corona

Bill Gates Rekrut Sri Mulyani Masuk Dewan Pengurus Gates Foundation, Ini Tugasnya

Nama mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali menjadi perhatian publik. Hal ini setelah Gates Foundation, yayasan yang didirikan miliarder Bill...

Sri Mulyani: Bebas PPN Banyak Dinikmati Orang Kaya

Jakarta -  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan kebijakan pemerintah yang membebaskan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk barang/jasa kebutuhan pokok...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In