• Latest
  • Trending
Bangunan Tahan Gempa Wajib Diberlakukan

Stop Hubungkan Peristiwa Gempa Bumi dengan Dosa Warga

Jakarta Tutup 20 McDonald’s & Denda Rp50 Juta

McDonald’s Digugat ke Pengadilan

Panglima TNI Rotasi Sejumlah Kabinda, Termasuk Jawa Barat, Tengah dan Timur

Beredar Info Panglima TINI Mutasi Sejumlah Pangdam

BREAKING NEWS: Gibran Tetap Wapres RI, MK Tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan

MK: Gugatan Terhadap Ijazah Wapres Gibran Tidak Dapat Diterima

BREAKING NEWS: Gibran Tetap Wapres RI, MK Tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan

BREAKING NEWS: Gibran Tetap Wapres RI, MK Tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan

UI:  Alasan Data Center AI Butuh Banyak Air

Danantara Bidik Investasi di Sektor Data Center

3 Nama dari PDIP Masuk Kabinet Prabowo-Gibran? Begini Jawaban Dasco

Dasco Bantah Rumor Surpres Pergantian Panglima TNI Sudah Masuk DPR

Survei: Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo-Gibran  63,2%, Modal Sosial yang Sangat Berharga

2 Tahun Prabowo-Gibran Selamatkan Rp 52 T

Menkominfo: 3 Jurus Lawan Judi Online, Alamat IP Pindah-pindah

OJK: 38.796 Rekening Terindikasi Judi Online Minta Diblokir

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Temukan Praktik Joki Skripsi di 91 Persen Perguruan Tinggi

Helikopter AS Hilang dari Radar Usai Kirim Sinyal Darurat di Laut Merah

Helikopter AS Hilang dari Radar Usai Kirim Sinyal Darurat di Laut Merah

Danantara Nilai Reformasi OJK Kunci Kredibilitas Pasar Modal

Target Ekonomi 8 Persen, Butuh Investasi Rp 13.000 Triliun

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Stop Hubungkan Peristiwa Gempa Bumi dengan Dosa Warga

by Aspek
Oktober 7, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
Bangunan Tahan Gempa Wajib Diberlakukan

Kondisi Hotel Roa-roa pasca gempa 7,4 SR di Palu, Sulawesi Tengah. Foto diambil Minggu (30/9/2018). [Foto: Azwar Ipank/Aspek.id]

 

 

ASPEK.ID, JAKARTA – Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI)   Daryono, meminta masyarakat tidak mengaitkan bencana gempa bumi dengan dosa warga di suatu daerah. Narasi yang mengaitkan dosa masyarakat tidak memiliki dasar ilmiah dan tidak menunjukkan empati terhadap warga yang menjadi korban bencana. Dosen magister manajemen bencana Universitas Indonesia (UI) itu menegaskan, kebiasaan memberi label daerah yang dilanda gempa sebagai wilayah penuh maksiat merupakan pandangan keliru yang harus dihentikan.

BacaJuga

McDonald’s Digugat ke Pengadilan

Beredar Info Panglima TINI Mutasi Sejumlah Pangdam

MK: Gugatan Terhadap Ijazah Wapres Gibran Tidak Dapat Diterima

BREAKING NEWS: Gibran Tetap Wapres RI, MK Tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan

Danantara Bidik Investasi di Sektor Data Center

Dasco Bantah Rumor Surpres Pergantian Panglima TNI Sudah Masuk DPR

 

“Ketika suatu daerah dilanda gempa, kita perlu berhati-hati mengatakan bahwa bencana itu terjadi karena masyarakatnya banyak berbuat dosa, bermaksiat, atau menyekutukan Tuhan. Pernyataan seperti itu sulit dibuktikan dan melukai mereka yang sedang menjadi korban,” jelas Daryono, Selasa (6/10/2026).

Daryono menjelaskan, dari sisi kebumian, gempa merupakan proses geologi yang terjadi akibat aktivitas tektonik. Sebuah wilayah lebih sering mengalami gempa karena berada di atas zona tektonik aktif, bukan karena tingkat kesalehan penduduknya.

 

“Tegangan di dalam kerak bumi terakumulasi akibat pergerakan lempeng, kemudian dilepaskan ketika batuan mengalami patahan atau pergeseran. Energi yang dilepaskan merambat sebagai gelombang seismik dan kita merasakannya sebagai gempa,” jelasnya.

 

Daryono menekankan, gempa tidak memilih korban berdasarkan suku, agama, status sosial, maupun tingkat keimanan. Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan gempa berada di wilayah dengan kondisi tektonik tertentu, seperti zona subduksi dan sesar aktif.

 

Daryono mengajak masyarakat memadukan keduanya untuk meningkatkan mitigasi bencana. Menurutnya, peristiwa alam dapat dimaknai sebagai pengingat tentang kebesaran Tuhan. Namun, ilmu pengetahuan tetap dibutuhkan untuk memetakan risiko dan mengurangi jumlah korban.

 

“Justru pengetahuan tentang alam dapat menjadi jalan untuk menjaga kehidupan. Jika kita mengetahui adanya sesar aktif, kita membangun rumah yang lebih tahan gempa. Jika tinggal di kawasan rawan tsunami, kita menyiapkan jalur evakuasi,” ujar Daryono.

 

Ia juga mengajak masyarakat mengubah sudut pandang setelah terjadi bencana. Menurutnya, perhatian seharusnya diarahkan pada hal-hal yang dapat dipelajari dan diperbaiki agar tragedi kemanusiaan tidak terus berulang, bukan mencari pihak yang dianggap pantas disalahkan.

 

“Bencana menumbuhkan empati, bukan penghakiman, meningkatkan kesiapsiagaan, bukan prasangka. Iman mengajarkan kepedulian, sementara ilmu membantu kita melakukan ikhtiar untuk menyelamatkan kehidupan,”  tutupnya.

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

Pagi Minggu Gempa Hentak NTT dan Aceh

ASPEK.ID, JAKARTA -BMKG mencatat gempa di berbagai wilayah Indonesia pada pagi ini, Minggu (4/10/2026). Di wilayah Sumba NTT terjadi gempa...

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

94 Warga Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Evaluasi Serius

ASPEK.ID, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendesak evaluasi serius dalam penanganan para pengungsi atas insiden 94 warga meninggal...

Jokowi Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

Jokowi Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

    ASPEK.ID, PALUE -  Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) melihat kondisi warga yang terdampak gempa di Desa Rokilore,...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In