• Latest
  • Trending
16 Merek RI Tayang di Times Square New York

Studi: 3 Alasan New York Diprediksi Tenggelam

Menkes Sebut Ada 1.824 Orang Kaya Terima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Menkes Sebut Ada 1.824 Orang Kaya Terima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Persebaya Terancam Tanpa Dua Pilar Jelang Duel Krusial Kontra Bhayangkara

Persebaya Terancam Tanpa Dua Pilar Jelang Duel Krusial Kontra Bhayangkara

KPK Panggil Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi di LPEI

KPK Cecar Pj Gubernur Riau Soal Duit Jatah Preman Rp 7 Miliar

PPP Bidik Senayan 2029, Mardiono Perkuat Mesin Partai dari Jawa Barat

PPP Buka Peluang Dukung Prabowo Lagi, Soal Cawapres Masih Terlalu Dini

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Prabowo Buka Peluang Kembalikan Izin Martabe

Tol akan Dirancang Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur

Tol akan Dirancang Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur

Prabowo-Bahlil Bahas Tambang Martabe hingga Hilirisasi

Prabowo-Bahlil Bahas Tambang Martabe hingga Hilirisasi

RI Segera Miliki Kilang Gas Terapung Perdana, Beroperasi Q1 2027 di Teluk Bintuni

RI Segera Miliki Kilang Gas Terapung Perdana, Beroperasi Q1 2027 di Teluk Bintuni

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Periksa Pj Gubernur Riau dalam Kasus Korupsi PUPR Rp 106 Miliar

KPK Klaim Kantongi Bukti Aliran Uang ke Ketua PBNU Aizzudin

Reaksi KPK Usai Yaqut Ajukan Praperadilan soal Status Tersangka Korupsi Haji

Kata Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi BI

Purbaya Ungkap Sudah Kantongi Dua Kandidat Dewan Pengawas INA

Pesawat Smart Air Diberondong KKB, Pilot dan Kopilot Tewas

Smart Air Ditembak KKB, Polri Upayakan Respons Cepat ke Lokasi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Februari 12, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Studi: 3 Alasan New York Diprediksi Tenggelam

by Aspek
Juni 4, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, GLOBAL
16 Merek RI Tayang di Times Square New York

New York sebagai kota yang tidak pernah tidur dan baru-baru ini sebuah studi menyebut potensi wilayah itu akan tenggelam. Perkiraan mengkhawatirkan ini semakin diperkuat dengan munculnya studi baru yang memuat hasil-hasil penelitian terkait isu ini.

Peneliti menyebutkan bahwa daratan yang perlahan menurun atau tenggelam dapat berakibat pada semakin rentannya kota terhadap kenaikan permukaan laut dan banjir pesisir yang disebabkan perubahan iklim.

BacaJuga

Menkes Sebut Ada 1.824 Orang Kaya Terima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Persebaya Terancam Tanpa Dua Pilar Jelang Duel Krusial Kontra Bhayangkara

KPK Cecar Pj Gubernur Riau Soal Duit Jatah Preman Rp 7 Miliar

PPP Buka Peluang Dukung Prabowo Lagi, Soal Cawapres Masih Terlalu Dini

Prabowo Buka Peluang Kembalikan Izin Martabe

Tol akan Dirancang Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur

Advertisement. Scroll to continue reading.

Alasan di balik keindahan dan kekhasan yang dimiliki New York rupanya menjadi salah satu alasan mengapa kota itu dikhawatirkan tenggelam, menurut studi tersebut.

Lebih lanjut, betikut ini tiga alasan mengapa New York disebut terancam akan tenggelam, melansir AFP, Sabtu (3/6/2023),

1. Gedung Pencakar Langit yang Terlalu Banyak dan Berat

Studi baru menemukan bahwa tanah di kota itu secara bertahap menurun akibat beban dari gedung-gedung pencakar langitnya, yang juga menjadi salah satu alasan mengapa kota itu menjadi sangat ikonik.

Hasil penelitian, yang diterbitkan bulan ini di jurnal Earth’s Future, berupaya memperkirakan bagaimana infrastruktur kota yang berjumlah banyak dapat berdampak pada penurunan permukaan tanah.

Para ahli geologi menghitung bahwa lebih dari satu juta bangunan di New York menambah massa total 1,68 triliun pound (762 miliar kg) tekanan di Bumi.

Laporan tersebut menyimpulkan bahwa kota itu tenggelam dengan rata-rata satu hingga dua milimeter per tahun.

Beberapa daerah yang dibangun di atas batu yang lebih lunak mengalami penurunan yang lebih besar, sebanyak empat setengah milimeter per tahun, berdasarkan studi tersebut.

Namun, menurut penulis utama, Tom Parsons, membangun lebih sedikit gedung pencakar langit juga tidak akan menyelesaikan masalah.

2. Aktivitas Tektonik yang Tidak Dapat Dihentikan

 “Penyebab utama penurunan muka tanah di New York dan di sepanjang Pesisir Timur adalah tektonik dan tidak dapat dihentikan,” kata ahli geofisika di US Geological Survey.

Penurunan muka tanah akan memperburuk dampak yang akan terjadi akibat kenaikan permukaan laut. Permukaan laut yang naik ini terjadi karena adanya pemanasan suhu dan mencairnya lapisan es di dunia. Organisasi Sea Level Rise.org mengatakan ketinggian air di sekitar New York sembilan inci lebih tinggi daripada tahun 1950. Pemerintah kota memperkirakan bahwa air di sekitarnya akan naik antara delapan inci (20 sentimeter) dan 30 inci pada tahun 2050.

3. Kenaikan Permukaan Laut dan Ketidakmampuan Pemerintah Menanggulanginya

Negara menghabiskan miliaran dolar untuk membangun tanggul laut, meningkatkan jalan, dan memperbaiki drainase untuk mengurangi risiko yang dapat terjadi akibat kenaikan permukaan laut. Daerah dataran rendah justru sudah merasakan dampaknya, banjir dahsyat dan badai hebat kerap terjadi.

Badai Sandy pada tahun 2012 menewaskan lebih dari 40 warga New York, menghancurkan sekitar 300 rumah dan menyebabkan puluhan ribu orang hidup tanpa listrik.

Badai Ida pada tahun 2021 menyebabkan lebih dari selusin orang tewas di New York City. Banyak dari mereka tewas terperangkap di ruang bawah tanah yang banjir. Meski sulit untuk diprediksi kapan kota itu akan tenggelam, peneliti tetap yakin hal tersebut akan terjadi. Menurut Parsons, prakiraan kenaikan permukaan laut tidak pasti dan bergantung pada perkiraan tingkat emisi gas rum. Demikian dikutip dari liputan6, Minggu (4/6/2023).

Komentar
Share30Tweet19SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

19 Lokasi di Jakarta masih Dikepung Banjir, Ketinggian Air Bervariasi

19 Lokasi di Jakarta masih Dikepung Banjir, Ketinggian Air Bervariasi

ASPEK.ID, JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan wilayah sekitarnya sejak Kamis (22/1/2026) masih menyisakan genangan di sejumlah titik....

Banjir Hambat Jalan ke Stasiun Halim, KCIC Sarankan Jalur Alternatif

Banjir Belum Surut, 45 RT dan Satu Ruas Jalan di Jakarta Masih Tergenang

ASPEK.ID, JAKARTA - Banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di DKI Jakarta hingga Sabtu malam (24/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Banjir Hambat Jalan ke Stasiun Halim, KCIC Sarankan Jalur Alternatif

90 RT dan 9 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam

ASPEK.ID, JAKARTA - Banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Ibu Kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Menkes Sebut Ada 1.824 Orang Kaya Terima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Menkes Sebut Ada 1.824 Orang Kaya Terima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Persebaya Terancam Tanpa Dua Pilar Jelang Duel Krusial Kontra Bhayangkara

Persebaya Terancam Tanpa Dua Pilar Jelang Duel Krusial Kontra Bhayangkara

KPK Panggil Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi di LPEI

KPK Cecar Pj Gubernur Riau Soal Duit Jatah Preman Rp 7 Miliar

PPP Bidik Senayan 2029, Mardiono Perkuat Mesin Partai dari Jawa Barat

PPP Buka Peluang Dukung Prabowo Lagi, Soal Cawapres Masih Terlalu Dini

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In