• Latest
  • Trending
PT Industri Nuklir Indonesia Buka Lowongan Kerja

Tender Proyek PLTN Pertama Indonesia Dibuka 2027

BPK Temukan Masalah di Pelindo, Pupuk Kaltim dan Indofarma

Biodata 2 Calon Anggota BPK

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Dibuka Menguat ke 6.130, Transaksi Tembus Rp 785 Miliar

Setelah 35 Tahun, Timnas Indonesia Kembali Jadi Raja Asia Tenggara

Setelah 35 Tahun, Timnas Indonesia Kembali Jadi Raja Asia Tenggara

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

Gerindra Tetapkan 6 Cagub dari Aceh ke Maluku

Survei: Elektabilitas Gerindra Teratas, PSI 4 Persen

Kartika Wirjoatmodjo Jadi Komut Mandiri, Chatib Basri Wakomut

Intip Laba Bank Himbara Tertinggi Hingga Agustus 2026

Jokowi Beri Sinyal Duetkan Prabowo dan Erick Thohir

Jokowi Nonton Langsung Final Indonesia Vs Thailand Malam Ini

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Periksa Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai

IRT Pinjam Rp5 Juta Bayar Rp200 Juta

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp 106,9 T, Kredit Macet 4,73%

Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Tumbang Tipis dari Bulgaria

Head to Head Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jadi Wamentan, Saleh Mustafa Ajukan Mundur dari Wakasad

Jadi Wamentan, Saleh Mustafa Ajukan Mundur dari Wakasad

Kawasan  Candi Borobudur Jadi Percontohan BLK Komunitas

Stupa Candi Borobudur Masih Dipugar

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Tender Proyek PLTN Pertama Indonesia Dibuka 2027

by Aspek
Oktober 6, 2026
in BERITA TERBARU, ENERGI
PT Industri Nuklir Indonesia Buka Lowongan Kerja

Ilustrasi pembangkit nuklir. [Foto: John Thys/AFP]

 

ASPEK.ID, JAKARTA – Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyatakan Pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama di Indonesia menunggu terbitnya Peraturan Presiden (Perpres).

 

BacaJuga

Biodata 2 Calon Anggota BPK

IHSG Dibuka Menguat ke 6.130, Transaksi Tembus Rp 785 Miliar

Setelah 35 Tahun, Timnas Indonesia Kembali Jadi Raja Asia Tenggara

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

Survei: Elektabilitas Gerindra Teratas, PSI 4 Persen

Intip Laba Bank Himbara Tertinggi Hingga Agustus 2026

Perpres tersebut menjadi salah satu landasan untuk menindaklanjuti rencana pengembangan PLTN dalam sistem ketenagalistrikan nasional, termasuk rencana penambahan kapasitas nuklir sebesar 2 x 250 megawatt (MW) dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034.

 

“Belum ada Perpres gimana tender, Perpres aja belum ada,” ujar Eniya di Jakarta, Senin (5/10/2026).

 

Sejalan dengan masih berjalannya proses regulasi tersebut, PT PLN (Persero) sebelumnya menyatakan target pelelangan proyek PLTN diharapkan dapat dimulai pada 2027.

 

Hal itu mempertimbangkan panjangnya tahapan pengembangan pembangkit nuklir yang berbeda dengan pembangunan pembangkit berbasis fosil seperti pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) maupun pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU).

 

Direktur Teknologi, Teknik, dan Keberlanjutan PLN Edwin Nugraha Putra mengatakan perseroan telah memasukkan satu unit PLTN dalam simulasi tahapan proyek yang disusun. Dalam simulasi tersebut, PLN memperhitungkan sejumlah tahapan mulai dari proses pelelangan, studi kelayakan (feasibility study), penutupan pembiayaan (financial close), konstruksi, hingga pengoperasian awal (commissioning).

 

“Kalau kita lihat di sini, sudah masuk satu unit, ada waktu commissioning, ada waktu construction yang hanya 5 tahun, ada feasibility study, ada financial close, dan ada pelelangan,” ujar Edwin dalam paparannya pada Energy Week 2026 di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

 

Menurut Edwin, seluruh rangkaian tersebut membutuhkan perencanaan waktu yang ketat. Dengan mempertimbangkan seluruh tahapan pembangunan, proses pelelangan proyek nuklir harus dimulai paling lambat pada 2027.

 

“Maka seluruh pelelangan itu seharusnya sudah dimulai pada tahun 2027, paling telat seperti itu,” katanya.

 

Edwin menjelaskan pembangunan PLTN membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan pembangkit berbasis gas maupun batu bara. Menurutnya, sejak tahap awal hingga pembangkit beroperasi, proyek nuklir membutuhkan waktu sekitar 10 tahun atau lebih.

 

“Pembangunan untuk nuklir tersebut tidak bisa seperti gas atau PLTU yang hanya membutuhkan waktu 5 sampai 7 tahun. Ini memerlukan waktu 10, 12, bahkan 15 tahun,” jelasnya disalin dari wartaekomomi.

 

Pengembangan PLTN menjadi bagian dari strategi transformasi sistem ketenagalistrikan PLN. Dalam RUPTL 2025–2034, PLN memasukkan rencana pembangunan pembangkit nuklir dengan kapasitas awal 500 MW atau 2 x 250 MW yang direncanakan berada di Kalimantan Barat dan Bangka Belitung.

 

Kebutuhan kapasitas nuklir diproyeksikan meningkat dalam jangka panjang. Edwin menyebut kapasitas awal tersebut merupakan tahap awal sebelum pengembangan lebih besar menuju target jangka panjang.

 

“Kalau berdasarkan tahun 2034 memang kebutuhan kita masih 0,5 atau 500 megawatt Nuclear Power Plant, tapi kalau kita lihat sampai tahun 2060 itu 35 GW,” kata Edwin.

 

 

Komentar
Share12Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

PT Industri Nuklir Indonesia Buka Lowongan Kerja

Thailand Akan Bangun Energi Listrik Tenaga Nuklir

  ASPEK.ID, THAILAND  - Thailand berencana mengurangi ketergantungan terhadap gas alam impor dan memperbesar penggunaan energi terbarukan. Bahkan mereka juga...

India Dukung Pengembangan Nuklir Indonesia

India Dukung Pengembangan Nuklir Indonesia

    ASPEK.ID, JAKARTA  - Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty mengungkapkan kesiapan negaranya untuk menjajaki peluang kerja sama...

Pelindo Marines Kembali Menangkan Tender Kapal Tunda

Pelindo Marines Kembali Menangkan Tender Kapal Tunda

PT Pelindo Marine Service atau Pelindo Marines, kembali menangkan tender kontrak layanan kapal tunda untuk mendukung operasional minyak dan gas...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In