ASPEK,ID, JAKARTA – Terusan Suez yang macet karena kapal kargo raksasa Ever Given menyebabkan produksi kopi kemasan di daratan Eropa terhambat.
Bloomberg pada Jumat (26/3) menyebutkan kapal yang melintang itu menghambat pengiriman minyak mentah dan gas alam cair, kopi robusta – jenis yang digunakan oleh salah atu produsen raksasa di Eropa yakni Nescafe.
Eropa paling terpengaruh karena mengimpor melalui Suez yang dampaknya akan terasa secara global karena berpeluang menciptakan kondisi penundaan pengiriman produk makanan ke seluruh dunia.
Sejumlah pakar memperkirakan, proses pemindahan kapal berbobot 200.000 ton itu bisa berhari-hari atau berminggu-minggu. Hal itu akan membuat kemacetan lalu lintas kapal di Terusan Suez berlipat ganda.
“Bagi para pedagang, mereka akan berebut untuk memasok klien mereka di Eropa,” kata Jan Luhmann, pendiri JL Coffee Consulting.
Sekitar 12 persen perdagangan global melewati Suez. Jalur tersebut selama ini lebih dikenal sebagai rute pengiriman minyak dan gas.
Dari sekian banyak produsen kopi robusta dunia, hanya Brasil dan Pantai Gading yang tidak menggunakan jalur utama ini untuk menjangkau konsumen utama di Eropa.
Kekhawatiran tentang gangguan pasokan kopi robusta ini membuat harga komoditas itu di bursa berjangka London menguat sebanyak 2,8 persen pada Jumat (26/3/2021).
























