• Latest
  • Trending
11 Bulan Tak ke Kantor, Sri Mulyani Mau Sewakan Kantor Kemenkeu

Tuduhan Menteri Tukang Utang, Ini Jawaban Sri Mulyani

Demokrat: Semeru Meletus Tanpa Peringatan Dini; Panggil Menteri ESDM

Daftar 11 Gunung Api yang Erupsi Selama 2026

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Erupsi Anak Krakatau Bisa Bikin Maskapai Rugi hingga Rp19 Miliar Sehari

Pemerintah Buka Rekrutmen 250 Ribu Agen Perlinsos, Ini Tugasnya

Pemerintah Buka Rekrutmen 250 Ribu Agen Perlinsos, Ini Tugasnya

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

BMKG Ungkap Sebaran Abu Anak Krakatau Bergerak Menjauhi Wilayah Indonesia

STY Ungkap Tantangan Persija Usai Libur Panjang Jelang Piala Presiden

Shin Tae-yong Yakin Persija Lebih Ganas Saat Jamu Persib

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Gaji Menteri di Singapura Rp22 Miliar/Tahun

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

3.450 Jamaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Siang Ini

Serangan Rudal ke Iran, Israel Tutup Wilayah Udara dan Aktifkan Sirene

Karhutla dan Abu Anak Krakatau Ancam Aktivitas Ekonomi Hingga Rp 123,1 Triliun

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Harga Emas Antam 8 September 2026 Turun, Segini Harganya

Prabowo Ajukan Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara

DPR Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Lewat Lelang

Banggar DPR Tolak Pangkas Subsidi BBM

Pertamina Ajukan Blokir 5.000 Nomor Polisi Terindikasi Borong BBM Subsidi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, September 9, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Tuduhan Menteri Tukang Utang, Ini Jawaban Sri Mulyani

by Aspek
Maret 22, 2022
in EKONOMI
11 Bulan Tak ke Kantor, Sri Mulyani Mau Sewakan Kantor Kemenkeu

Sri Mulyani Indrawati. [Dok. Pribadi]

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bicara soal tuduhan tukang utang. Hal itu terpaksa dilakukan untuk melindungi masyarakat, ekonomi dan sosial di tengah penerimaan negara yang sedang drop karena pandemi Covid-19.

“Kita masih bisa berutang tapi ini untuk menyelamatkan masyarakat, ekonomi dan sosial,” kata Sri Mulyani menjawab pertanyaan Founder & Chairman CT Corp, Chairul Tanjung (CT) dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2022, Selasa (22/3/2022).

Dikutip dari detik, pertanyaan CT tersebut mengacu kepada banyak pihak yang selalu meributkan persoalan utang Indonesia. Tidak sedikit yang menyebut bendahara negara tersebut tukang utang.

BacaJuga

Karhutla dan Abu Anak Krakatau Ancam Aktivitas Ekonomi Hingga Rp 123,1 Triliun

Harga Emas Antam 8 September 2026 Turun, Segini Harganya

OJK Tutup 951 Pinjol Ilegal

Hadapi Bencana, Purbaya Tambah Rp5 Triliun ke BNPB

Dolar AS Pagi Ini Menguat ke Rp 17.664

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 30.000, Jadi Rp 2,64 Juta/Gram

Padahal lonjakan utang seiring dengan tingginya kebutuhan belanja sebagai stimulus untuk masyarakat khususnya menengah ke bawah. Sementara penerimaan pajak anjlok akibat berhentinya aktivitas ekonomi nasional.

“Makanya kita mengatakan defisit kita bisa di atas 3%, tadinya tidak boleh di atas 3% dan ini masih di bawah 60% total dari utang negara yang diperbolehkan dalam undang-undang,” tuturnya.

Disebutkan utang Indonesia lebih rendah dibanding negara lain. Bahkan, tak ada yang lebih rendah dari utang Indonesia di antara negara anggota G20.

Di dunia ini G20 nggak ada yang utangnya di bawah RI. Mungkin ada Saudi Arabia, namun negara emerging India, Prancis, Inggris, Jerman itu semua sudah di atas 60% bahkan 100%.

Rasio utang Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) meningkat hingga 41%. Sri Mulyani menegaskan bahwa peningkatan utang itu untuk membiayai peningkatan pandemi Covid-19 di tengah penerimaan negara yang jatuh 18%.

“Kita menggunakan space itu untuk tujuan tadi, yang diancam dalam shock ini rakyat makanya kita gunakan untuk kesehatan itu naik luar biasa tinggi dari 2020 ke 2021. Kita lihat bahkan TNI/Polri, pemerintah daerah, pemerintah pusat semua rumah sakit diupgrade,”  jelasnya.

Komentar
Share54Tweet34SendShareShare9Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kata Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi BI

Hadapi Bencana, Purbaya Tambah Rp5 Triliun ke BNPB

  ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan bahwa ketahanan APBN tetap berada dalam kondisi aman meski Indonesia...

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Setoran Danantara Rp120 Triliun ke APBN Kurangi Penerbitaan SBN

    ASPEK.ID, JAKARTA -  Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Yusuf Rendy Manilet menilai setoran keuntungan Danantara sebesar...

Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang Malam Ini

Muktamar NU Bahas Zakat Mengurang pajak terutang

  ASPEK.ID, JOMBANG - Muktamirin Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) membahas integrasi zakat dan pajak dengan skema zakat sebagai pengurang...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In