ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan Kemensos melalui Balai/Loka Rehabilitasi Sosial dan Pendamping Rehabilitasi Sosial telah mendapatkan laporan mengenai anak-anak by name by adress akibat ditinggal orang tua yang meninggal karena terpapar Covid-19.
“Sejauh ini data akurat by name by adress terkait anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orangtuanya meninggal karena terpapar Covid-19 masih dalam proses pengumpulan oleh tim kami di lapangan. Namun demikian, para pendamping juga telah melaksanakan respon kasus untuk anak-anak tersebut,” kata Risma, Sabtu (7/8/2021).
Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 per 20 Juli 2021, tercatat 11.045 anak menjadi yatim piatu, yatim atau piatu. Jumlah anak terpapar Covid-19 mencapai 350.000 anak dan 777 anak meninggal dunia.
Tingkat resiko anak sangat tinggi terpapar Covid-19. Karena itu, pemerintah telah menetapkan kebijakan percepatan vaksinasi bagi anak-anak minimal usia 12 tahun.
Di Jawa Timur, Data by name by adress terbaru dari Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Jawa Timur menunjukkan 166 anak yatim piatu karena orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19.
Dari jumlah tersebut 12 anak menjadi yatim piatu, 58 anak menjadi piatu dan 89 anak menjadi yatim serta 8 anak sedang dalam konfirmasi. Anak-anak ini tersebar di 7 kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur.
Di Yogyakarta, terdapat 142 anak yang ditinggal oleh orang tuanya, sebanyak 19 anak kehilangan kedua orang tuanya, 92 anak kehilangan ayah dan 31 anak kehilangan Ibu. Terlaporkan juga sebanyak 10 orang dari 105 ibu hamil yang meninggal akibat Covid-19.













