• Latest
  • Trending

15 Kawasan Ekonomi Khusus Sudah Serap 23 Ribu Tenaga Kerja

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Jimly Asshiddiqie: Alex Noerdin Bukan Orang Jahat

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

PSI Ada Standar Ganda Politik Dinasti, Gibran Dibandingkan dengan AHY dan Puan

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

RI Beli LPG dari Abu Dhabi Senilai Rp28 T

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla Terima Bantuan Operasional Rp1,23 Triliun

Prabowo: Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan Tidak Boleh Sombong

Prabowo: Filosofi Ekonomi Indonesia Sudah Melenceng dari UUD 1945

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

BNPB: Dry Ice Bukan Untuk Padamkan Api

Sritex Akui Tak Terdampak Langsung Virus Corona

Survei Kadin: Minat Pengusaha Berinvestasi Semakin Melemah

Forbes Umumkan 10 Orang Terkaya di Dunia 2026

Elon Musk Donasi Rp 6,62 Triliun ke Partai Republik Pemilu AS

9 Kampus Terbaik di Indonesia Versi The Times Higher Education

Wamen Stella: Lulusan PT ada yang Tidak Tahan Banting

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

15 Kawasan Ekonomi Khusus Sudah Serap 23 Ribu Tenaga Kerja

by Zamzami Ali
Oktober 13, 2021
in BERITA UTAMA, EKONOMI

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan sebanyak 15 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang sudah beroperasi telah menyerap sekitar 23 ribu tenaga kerja.

“Kita sudah memiliki 19 KEK dan sudah 15 beroperasi dan investasinya sebesar Rp 64,4 triliun. Ini dari jumlah 150 perusahaan sudah ada 23 ribu tenaga kerja dan ekspornya sebesar 3,8 triliun,” ujar Airlangga dalam laporannya pada groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia, di KEK Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (12/10/2021).

Saat ini, komitmen investasi di 19 KEK berkembang menjadi Rp92,9 triliun dengan realisasi investasi pelaku usaha dan badan usaha mencapai Rp54,6 triliun.

BacaJuga

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

Prabowo: Filosofi Ekonomi Indonesia Sudah Melenceng dari UUD 1945

Survei Kadin: Minat Pengusaha Berinvestasi Semakin Melemah

Menko Airlangga Bantah Rencana Pemerintah Bagikan HP Gratis ke Warga

Asap Melintasi Batas Negara, Hendri Yuzal: ASEAN Harus Jadi Bagian dari Solusi

Investasi tersebut berasal dari penambahan jumlah pelaku usaha di KEK menjadi sebanyak 167 pelaku usaha yang telah meningkatkan jumlah lapangan kerja menjadi sebanyak 27.090 orang.

KEK Gresik sendiri, ungkap Menko Perekonomian, merupakan satu dari empat KEK tambahan. KEK ini ditetapkan pada 28 Juni 2021 melalui Peraturan Pemerintah  (PP) Nomor 71 Tahun 2021.

KEK ini memilki lahan luas total sebesar 2.167 hektare dengan target nilai investasi dalam lima tahun pertama sebesar Rp71 triliun. Kegiatan utama dari KEK ini meliputi industri metal (smelter), industri elektronik, industri kimia, industri energi dan logistik.

KEK ini terintegrasi langsung dengan pelabuhan laut yang telah diperlebar dan diperpanjang menjadi 1.000 x 50 meter.  Pelabuhan laut ini akan dilengkapi dengan beberapa dermaga serta beberapa fasilitas pendukung, dan akan sangat signifikan dalam meminimalkan biaya logistik.

“Pelabuhan yang sebelumnya 500 x 30 meter diperpanjang jadi 1.000 x 50 meter. Kapal 200 ribu DWT sudah bisa dibongkar di sini,” ungkap Airlangga.

Menko Perekonomian menyampaikan, dengan dermaga yang akan diperdalam menjadi 16 LWS untuk dapat melayani bongkar muat kapal-kapal besar, pelabuhan di KEK Gresik ini berpotensi menjadi hub strategis di Indonesia.

Komentar
Share64Tweet40SendShareShare11Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Erick Thohir Serap Tenaga Kerja dengan Berdayakan UMKM

 Kinerja Menteri BUMN Erick Thohir membuat perekonomian semakin membaik. Sejumlah program yang dicanangkannya menyasar pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)...

Awal Tahun, Penjualan Mobil Turun 2,6 Persen

Industri Otomotif Tumbuh 17,8 Persen, Mampu Serap Banyak Tenaga Kerja

Di tengah pandemi COVID-19 yang melanda, industri otomotif masih mampu menunjukkan geliatnya. Ini terlihat dari laju produktivitas industri yang tetap...

Airlangga Ajak Investor Dubai Berinvestasi di KEK

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak para calon investor untuk berinvestasi di kawasan ekonomi khusus (KEK). Airlangga menjelaskan, kebijakan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In