• Latest
  • Trending

155 Ribu Warga Aceh Masih Mengungsi, Pemerintah Percepat Pembangunan Huntara

Luhut Pantau Mobilisasi Warga Lewat Facebook, Google Traffic, dan NASA

Jokowi di Mata Luhut Ketika Tidak Jadi Presiden

Seskab Teddy: Simulasi Ambulan Udara Digelar di Lampung.

Seskab Teddy: Simulasi Ambulan Udara Digelar di Lampung.

Kagama Ucap Selamat ke Anggotanya Jadi Dirut Pertamina International Shipping

Kagama Ucap Selamat ke Anggotanya Jadi Dirut Pertamina International Shipping

Stafsus Menteri  BUMN Bantah Komen Wamen BUMN Terkait Rel LRT

Pramono: Penanganan Transportasi di Jakarta  Lebih Baik Daripada New York

13 Napi Lapas Narkotika Jakarta Dapat Kesempatan Kuliah S1 Teologi

Dirjen PAS Klaim Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Milik Kasi Kamtib

Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi yang Berkaitan dengan Kampanye LGBT+

Komdigi Ingatkan 7 PSE Terancam Pemutusan Akses

Sekjen DPR Indra Iskandar Menang Praperadilan, Status Tersangka Gugur

2 Wanita di Banten Divonis 1 Tahun 8 Bulan Terkait Kasus Injak Al-Qur’an

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Dolar AS Nyaris Sentuh Rp 18.000, Rupiah Makin Tertekan

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

RI Buka Peluang China Bangun Kereta Cepat di Kalimantan

Gol Hannan dan Gustavo Bawa Persija Amankan Tiga Poin di Jepara

Persija Promosikan 3 Nama Jebolan Akademi ke BRI Super League 2026/27

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Ambruk Rp 16.000 per Gram, Kini Dibanderol Rp 2,597 Juta

Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun

Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, September 28, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

155 Ribu Warga Aceh Masih Mengungsi, Pemerintah Percepat Pembangunan Huntara

by Muhammad Fadhil
Januari 14, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS

Sebanyak 155.193 jiwa atau 49.800 kepala keluarga (KK) hingga kini masih bertahan di pengungsian pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November 2025 lalu. Pemerintah terus memacu pembangunan hunian sementara (huntara).

Data warga di pengungsian tersebut dihimpun Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh hingga Selasa (13/1/2026) pukul 15.55 WIB.

Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, mengatakan jumlah pengungsi tersebar di 988 titik lokasi pengungsian di berbagai kabupaten/kota.

BacaJuga

Jokowi di Mata Luhut Ketika Tidak Jadi Presiden

Seskab Teddy: Simulasi Ambulan Udara Digelar di Lampung.

Kagama Ucap Selamat ke Anggotanya Jadi Dirut Pertamina International Shipping

Pramono: Penanganan Transportasi di Jakarta  Lebih Baik Daripada New York

Dirjen PAS Klaim Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Milik Kasi Kamtib

Komdigi Ingatkan 7 PSE Terancam Pemutusan Akses

“Pengungsi terbanyak saat ini berada di Aceh Utara dengan 67.876 jiwa, disusul Aceh Tamiang sebanyak 26.040 jiwa, Gayo Lues 19.906 jiwa, dan Pidie Jaya 14.794 jiwa,” ujar Murthalamuddin kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa (13/1) malam.

Selain itu, sejumlah pengungsi yang masih bertahan juga tercatat di Aceh Timur sebanyak 8.507 jiwa, Aceh Tengah 8.021 jiwa, Bireuen 5.895 jiwa, Bener Meriah 2.116 jiwa, Nagan Raya 1.763 jiwa, Lhokseumawe 138 jiwa, serta Pidie 137 jiwa.

Murthalamuddin menjelaskan, banjir dan longsor telah menyebabkan kerusakan signifikan pada permukiman warga. Sebanyak 148.819 unit rumah dilaporkan terdampak, dengan rincian 64.740 unit rusak ringan, 40.114 unit rusak sedang, serta 29.755 unit rusak berat atau hilang. Hingga saat ini, pendataan merinci 14.210 unit mengalami rusak berat dan 1.942 unit hilang.

Ia menyampaikan, pemerintah bersama unsur terkait saat ini terus memacu pembangunan huntara bagi warga yang masih bertahan di pengungsian, sembari persiapan pembangunan hunian tetap (huntap) agar masyarakat terdampak dapat segera kembali menempati rumah layak dan aman.

“Pemerintah terus berupaya memastikan pemulihan berjalan bertahap dan berkelanjutan, sehingga masyarakat terdampak bisa kembali hidup normal dengan kondisi hunian yang lebih layak,” pungkas Murthalamuddin. []

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Aceh Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

Aceh Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

ASPEK.ID, BANDA ACEH - Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan keempat status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh...

Asuransi Jasindo Jamin 66.352 Ha Tanah

Pemerintah Bakal Gaji Petani Terdampak Bencana Sumatera

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan rehabilitasi sektor pertanian pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan dilakukan...

5 Juta Lebih Makan Bergizi Gratis Didistribusi ke Korban Bencana di Aceh

5 Juta Lebih Makan Bergizi Gratis Didistribusi ke Korban Bencana di Aceh

Banda Aceh - Sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh pada akhir November 2025 lalu, Badan Gizi Nasional...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In