ASPEK.ID, JAKARTA – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Kesehatan Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Brigjen TNI DR Agung H mengatakan, ada tiga jenis pasien yang diterima di RS tersebut.
Disebutkan Brigjen Agung, kategori pertama yang diterima di RS tersebut adalah kategori pasien dari rumah sakit dari kondisi ringan sampai sedang karena Covid-19.
Kedua, masyarakat yang mengalami gangguan atau sakit Covid-19 dan ketiga adalah pasien yang berasal dari penjemputan setelah ada laporan dari keluarga atau masyarakat, telah terindikasi Covid-19.
“Kami bisa menjemput untuk dilakukan isolasi atau karantina di RSD Covid-19 ini,” kata Brigjen Agung di Jakarta, Jum’at (27/3).
Wisma Atlet sebelumnya diresmikan sebagai RS Darurat Covid-19 pada Senin (23/3) lalu oleh Presiden Jokowi. RS Darurat Wisma Atlet memiliki kapasitas 12 ribu orang. Namun untuk tahap pertama, jumlah kapasitas di Wisma Atlet yang akan disiapkan sebanyak 3.000 orang.
Sementara itu Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kobagwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan bahwa 208 orang sudah dirawat di Rumah Sakit Darurat Corona di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.
“Pasien rawat inap sebanyak 208 orang, dengan rincian 121 pria dan 87 wanita,” kata Yudo dalam keterangannya, Kamis (26/3).
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) merupakan pasien yang paling banyak dirawat di Rumah Sakit Darurat Atlet yaitu sebanyak 146 orang.
Selanjutnya, pasien terbanyak kedua berasal dari golongan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sejumlah 48 orang serta yang dinyatakan positif Covid-19 dirawat sebanyak 14 orang.
![[Foto] RS Darurat Corona Siap Beroperasi](https://aspek.id/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-22-at-16.53.07-360x180.jpeg)











![[Foto] RS Darurat Corona Siap Beroperasi](https://aspek.id/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-22-at-16.53.07-750x375.jpeg)
![[Foto] RS Darurat Corona Siap Beroperasi](https://aspek.id/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-22-at-16.53.07-350x250.jpeg)