• Latest
  • Trending

Mensesneg: Presiden Tak Perlu Membalas Surat AHY

Sekolah Belajar Tatap Muka dengan Kapasitas 100% Dimulai Hari Ini

Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Terapkan 5M Hadapi Abu Vulkanik

Jokowi Kenang Rachmat Gobel Sosok Menteri yang Baik dan Pekerja Keras

Di Penang, Jokowi Ingatkan Pemimpin untuk Memahami Rakyat

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga Pukul 13.30 WIB

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

InJourney Siapkan Hotel dan Bus untuk Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan Abu Vulkanik

PM Timor Leste Xanana Terima Gelar Doktor HC

PM Timor Leste Xanana Terima Gelar Doktor HC

AP II Optimis Pulihkan Bisnis Bandara

Bandara Soetta Ditutup Hingga 09.30 WIB

Survei Median: Sekolah Rakyat Dapat Respons Positif Publik

Survei Median: Sekolah Rakyat Dapat Respons Positif Publik

Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Bandara Tersibuk di Dunia

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Bandara Soekarno-Hatta

Zulhas Kenang Momen Bersama Zaini Abdullah

Zulhas Ungkap RI Rugi Rp 250 T Setiap Tahun dari Laut

AS Restui Penjualan Bom Rp88 Triliun ke Arab Saudi

AS Restui Penjualan Bom Rp88 Triliun ke Arab Saudi

BMKG Jelaskan Fenomena Dentuman Misterius di Bandung Raya

BMKG Jelaskan Fenomena Dentuman Misterius di Bandung Raya

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Pertamina Buka Lowongan Magang, Ada 80+ Posisi untuk Lulusan S1

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, September 6, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Mensesneg: Presiden Tak Perlu Membalas Surat AHY

by Zamzami Ali
Februari 4, 2021
in POLITIK

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengakui sudah menerima surat dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Surat yang ditujukan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu terkait isu kudeta Partai Demokrat dan diantar langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsa.

Namun, Pratikno menyebut bahwa Presiden Jokowi tidak akan membalas surat tersebut.

BacaJuga

Gus Kikin Mulai Berkantor di PBNU

Prabowo kembali ke Tanah Air, Mendarat Pukul 03.00 WIB

Survei: Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo-Gibran  63,2%, Modal Sosial yang Sangat Berharga

Jokowi Minta PSI Percepat  Selesaikan Pengurus Hingga ke Desa

Survei Median: Elektabilitas Prabowo 32,4 Persen Unggul di 4 Wilayah

Prabowo Mencium Tangan Rais Aam Usai Terima Kartu NU

Seperti diketahui, surat tersebut meminta klarifikasi Presiden Jokowi soal dugaan keterlibatan pejabat tinggi di lingkaran kekuasaan Presiden Jokowi untuk mengambil alih paksa partai berlambang mercy itu.

“Jadi kami sudah menerima surat itu. Kami rasa tidak perlu menjawab surat tersebut,” kata Pratikno dalam keterangan yang diunggah YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/2/2021).

Pratikno menyatakan bahwa istana tidak perlu membalas surat itu karena persoalan yang disampaikan AHY adalah bagian dari dinamika partai.

“Hal itu adalah urusan internal Demokrat, Presiden tak akan mencampurinya,” tegas dia.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, yang namanya ‘dituduh’ ingin melakukan ‘kudeta’ terhadap Partai Demokrat, tidak menanggapi hal tersebut secara berlebihan.

“Bingung juga saya ya, orang ngopi ngopi kok bisa ramai begini. Apalagi ada yang grogi lagi, saya itu ngopi ngopi saja,” kata Moeldoko, Rabu (3/2).

Disebutkan Moeldoko, selama ini sudah menjadi kebiasaan dia menerima tamu dari manapun dan engan siapa pun. Dia menyebut dirinya bukanlah orang yang membatasi diri termasuk dengan orang Demokrat.

“Demokrat ada Pak SBY dan ada putranya Mas AHY yang dipilih aklamasi kenapa mesti takut dan kenapa menangapi seperti itu, wong saya biasa-biasa saja,” kata Moeldoko.

Dia juga menyebutkan bahwa Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) juga pernah ditemui para kader tersebut namun tidak seramai seperti sekarang ini.

“Pak LBP juga pernah cerita sama saya, pernah didatangin juga oleh mereka. Kasusnya sama, tapi nggak ribet begini,” tandasnya.

Komentar
Share22Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Koreksi Desain IKN, Prabowo Fokus Ketahanan Lingkungan dan Bencana

Mensesneg Klaim Karhutla 4 Provinsi di Pulau Sumatra Sudah Terkendali

ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat provinsi di...

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Tangani Gempa NTT

  ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah belum membuka bantuan dari negara asing dalam menangani dampak...

Kapolri Beberkan Kronologi Aksi Teroris Penyerang Mabes Polri

Mensesneg: Bantah Surpres Pergantian Kapolri

Jakarta - Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada surat presiden (surpres) terkait pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia menyatakan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In