• Latest
  • Trending

Inggris Latih Pasukan Palestina Hadapi Israel

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Ajak Rakyat Berdoa Terkait Erupsi Gunung Anak Krakatau

AP II Optimis Pulihkan Bisnis Bandara

Penutupan Soetta Diperpanjang Hingga 23.59 WIB

Malaysia Putuskan Bergabung dengan BRICS

PM Malaysia Anwar Ibrahim HP Jokowi, Ini yang Dibicarakan

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Dampak Abu Anak Krakatau, Jemaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga 17.30 WIB

Sekolah Belajar Tatap Muka dengan Kapasitas 100% Dimulai Hari Ini

Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Terapkan 5M Hadapi Abu Vulkanik

Jokowi Kenang Rachmat Gobel Sosok Menteri yang Baik dan Pekerja Keras

Di Penang, Jokowi Ingatkan Pemimpin untuk Memahami Rakyat

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga Pukul 13.30 WIB

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

InJourney Siapkan Hotel dan Bus untuk Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan Abu Vulkanik

PM Timor Leste Xanana Terima Gelar Doktor HC

PM Timor Leste Xanana Terima Gelar Doktor HC

AP II Optimis Pulihkan Bisnis Bandara

Bandara Soetta Ditutup Hingga 09.30 WIB

Survei Median: Sekolah Rakyat Dapat Respons Positif Publik

Survei Median: Sekolah Rakyat Dapat Respons Positif Publik

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, September 6, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Inggris Latih Pasukan Palestina Hadapi Israel

by Aspek
Mei 22, 2021
in NEWS, POLITIK

ASPEK.ID, JAKARTA – Inggris saat ini secara diam-diam melatih dan mengembangkan pasukan keamanan Palestina di Tepi Barat untuk mencegah “potensi tumpahan kekerasan ke Israel”.

Informasi itu terungkap dalam penyelidikan oleh Declassified UK.

“Program Kapabilitas, Akuntabilitas, Keberlanjutan, dan Inklusivitas itu bertujuan memberikan dukungan dan pelatihan kepada pasukan keamanan Otoritas Palestina agar mereka lebih mampu ketika menghadapi ancaman terhadap Israel yang berasal dari Tepi Barat,” ungkap laporan Declassified UK, dilansir Memo.

BacaJuga

Prabowo Ajak Rakyat Berdoa Terkait Erupsi Gunung Anak Krakatau

Penutupan Soetta Diperpanjang Hingga 23.59 WIB

Dampak Abu Anak Krakatau, Jemaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Bandara Soetta Ditutup Hingga 17.30 WIB

Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Terapkan 5M Hadapi Abu Vulkanik

Bandara Soetta Ditutup Hingga Pukul 13.30 WIB

“Promosi kerja sama keamanan dengan Israel juga menjadi tujuan,” papar Declassified UK.

Berdasarkan catatan dan statistik yang diperoleh dari permintaan kebebasan informasi, investigasi menemukan bahwa program tersebut membuat para pembayar pajak Inggris mengucurkan 3,3 juta poundsterling tahun lalu.

Ini setelah dana 2,3 juta poundsterling yang dialokasikan Kementerian Pertahanan Inggris pada 2017-2018 untuk “Tim Dukungan Inggris” yang berbasis di kota Ramallah, Tepi Barat.

Pendanaan tersebut pada gilirannya bersumber dari Dana Konflik, Keamanan, dan Stabilitas (CSSF) lintas pemerintah senilai 1,3 miliar poundsterling.

CSSF adalah anak usaha dari departemen pemerintah Inggris yang bertujuan meningkatkan stabilitas di berbagai kawasan dengan mendanai proyek-proyek yang tidak berdampak langsung pada keamanan nasional Inggris.

“Tim yang melatih pasukan keamanan Palestina terdiri dari tujuh personel militer dari Angkatan Darat Inggris dan Royal Air Force yang dipimpin seorang brigadir,” papar Declassified UK.

“Satu dokumen yang terkait dengan program tersebut mencatat dukungan Inggris semacam itu telah berlangsung selama tujuh belas tahun, dan sebenarnya bertujuan mengurangi potensi ancaman keamanan bagi Inggris dengan menangani dugaan ekstremisme di wilayah pendudukan,” sebut Declassified UK.

Komentar
Share50Tweet32SendShareShare9Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza, Menlu Sugiono Ungkap Pertimbangannya

Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza, Menlu Sugiono Ungkap Pertimbangannya

ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace (BOP) atau Dewan Perdamaian Gaza, sebuah forum internasional yang...

Temui Pengusaha Inggris, Prabowo Bahas Investasi dan Lapangan Kerja

Temui Pengusaha Inggris, Prabowo Bahas Investasi dan Lapangan Kerja

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy menghadiri forum bisnis dan investasi yang digelar...

Prabowo ke London, Teken Kerja Sama Maritim dengan Inggris

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menandatangani kerja sama maritim dengan pemerintah Inggris dalam kunjungan kerjanya ke London. Kerja...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In