• Latest
  • Trending
9 Kampus Terbaik di Indonesia Versi The Times Higher Education

Anggaran Pendidikan di Singapura 10%, Indonesia di Bawah Standar Dunia

Jokowi Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

Jokowi Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

RNI Ajak Milenial Jadi Petani Tebu

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu

Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

UMP 2027 Diusul Naik Hingga 9,5%

KAI Catat Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek pada Triwulan III 2024

Pramono: Di Era Prabowo Investasi di Jakarta Tumbuh Pesat

R. Mahelan Prabantarikso Ditunjuk Jadi Direktur Utama Askrindo

R. Mahelan Prabantarikso Ditunjuk Jadi Direktur Utama Askrindo

Kebakaran Kemayoran Bikin 620 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran Gudang di Kosambi Tangerang Meluas

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

BEI Resmi Berlakukan Harga Saham Rp 1 Mulai 28 September 2026

Demokrat: Semeru Meletus Tanpa Peringatan Dini; Panggil Menteri ESDM

Ili Lewotolok Meletus 270 Kali dalam Sehari, Abu Vulkanik Lumpuhkan 2 Bandara

Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik Dua Kali Lipat

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun/Bulan

Prabowo: Danantara Wajib Bantu Lanjutkan Proyek LRT Jakarta

Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

SAR Masih Cari 140 Korban Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang di Laut Jawa

129 Korban KM Virgo Diduga Masih Terjebak di Dalam Kapal

Pramono Tetapkan Tarif LRT Jakarta Rp 8 Selama 8 Hari

Pramono Tetapkan Tarif LRT Jakarta Rp 8 Selama 8 Hari

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, September 17, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Anggaran Pendidikan di Singapura 10%, Indonesia di Bawah Standar Dunia

by Aspek
Juli 7, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, LIFESTYLE, NEWS
9 Kampus Terbaik di Indonesia Versi The Times Higher Education

Jakarta –  Staf Khusus (Stafsus) Presiden Bidang Inovasi, Pendidikan, dan Daerah Terluar Billy Mambrasar mengatakan anggaran pendidikan tinggi di Indonesia masih di bawah standar dunia.

Menurut Billy, anggaran pendidikan tinggi di Indonesia hanya sebesar 0,9 sampai 1,6 persen dari total Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), sementara lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yakni Unesco menetapkan anggaran pendidikan tinggi minimal 2 persen.

BacaJuga

Jokowi Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu

UMP 2027 Diusul Naik Hingga 9,5%

Pramono: Di Era Prabowo Investasi di Jakarta Tumbuh Pesat

R. Mahelan Prabantarikso Ditunjuk Jadi Direktur Utama Askrindo

Kebakaran Gudang di Kosambi Tangerang Meluas

“Anggaran pendidikan tinggi (Indonesia) itu dibawah 2 persen. Unesco badan resmi PBB merekomendasikan apabila sebuah negara ingin mendorong inovasi berbasis sumber daya manusia maka sejatinya setidaknya 2 persen dari APBN itu dialokasikan untuk pendidikan tinggi,” kata Billy di Obrolan Newsroom di YouTube Kompas.com, Jumat (5/7/2024).

“Kita ini di bawah rekomendasi Unesco. Semua pihak eksekutif legislatif kementerian, kita duduk sama-sama, ini harus diperbaiki,” ujar Billy.

Billy menjelaskan, selama ini pemerintah memberikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) atau sekitar Rp 665 triliun.

Dari angka tersebut, kata Billy, tidak semua anggaran ditujukan pada Kemendikbud Ristek, tapi sebesar 52 persen transfer daerah dan dana desa, 12 persen pengeluaran pembiayaan dan lain-lain. Kemudian 9 persen ke Kementerian Agama (Kemenag), 5 persen ke kementerian/lembaga lainnya, 7 persen anggaran pada belanja non kementerian/lembaga. Tersisa 15 persen untuk Kemendikbud Ristek atau jumlahnya sekitar Rp 987 juta, dari alokasi itu hanya 0,9 sampai 1,6 persen ditujukkan untuk pendidikan tinggi.

“Dari dana yang tersisa itu, itu hanya 0,9 sampai 1,6 persen yang diperuntukkan untuk pendidikan tinggi gimana mau cukup,” ujarnya. Baca juga: KIP Kuliah Tidak Tepat Sasaran, Stafsus Presiden: Perlu Ada Badan Pengawas Billy menilai dana alokasi anggaran itu tidak cukup untuk membiayai kebutuhan pendidikan tinggi yang berperan untuk memajukan bangsa. Negara maju pun, kata Billy, sudah memberikan anggaran yang besar untuk pendidikan tinggi.

“Singapura, Amerika saja itu untuk pendidikan tinggi (mengalokasikan anggaran) 10 persen sendiri untuk Singapura lebih lagi. Jadi ini pokok permasalahannya (Kekurangan anggaran),” ucapnya.

Billy melanjutkan, seharusnya pemerintah menaikan anggaran untuk pendidikan tinggi, selain untuk memajukan bangsa, akan berguna juga untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu tetap mendapatkan akses pendidikan. Tambahan anggaran akan bisa digunakan untuk memberikan menggratiskan biaya pendidikan atau memberi beasiswa pada mahasiswa yang tidak mampu, dan melepas mahasiswa dari jerat pinjaman online.

“Jadi kalau dasarnya anggaran pendidikan aja sudah kecil, gimana caranya kita mengkondisikan agar negara mampu membayarkan kuliah anak-anak yang enggak mampu kalau anggarannya sudah kecil,” jelas Billy dikutip dari kompas.

Komentar
Share94Tweet59SendShareShare16Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbanyak di RAPBN 2027

ASPEK.ID, JAKARTA -Dikutip dari Buku II Nota Keuangan Beserta RAPBN 2027, sebagai besar kementerian lembaga mengalami penurunan pos anggaran dari...

Awasi Penerapan Digital ID, Nezar Patria: Lindungi Konsumen dan Pengguna Layanan

Nezar Patria: 3 Strategis Dosen Hadapi AI Generatif

Wamenkomdigi: Kampus harus jaga sisi kritis mahasiswa hadapi Gen AIWakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria saat audiensi dengan...

Jokowi: Jangan Sampai Indonesia Hanya Jadi Pasar

Pendidikan Vokasi Solusi Masalah Ketenagakerjaan

Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan menegaskan penguatan karakter dan relevansi menjadi salah satu agenda...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In