• Latest
  • Trending
Wamenkominfo: Algoritma AI Bisa Hasilkan Diskriminasi

68% Pekerja di RI Bakal Terdampak AI, 10%  Hilang Pekerjaan

Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Purbaya Bakal Evaluasi APBN Imbas Harga Minyak Meroket

Kompol Yogi Divonis 14 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi

Kompol Yogi Divonis 14 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi

Kejagung Telusuri Aset Eks Stafsus Nadiem Meski Masih Buron

Kejagung Geledah Rumah Anggota Ombudsman Terkait Perintangan Kasus

Kisah Ahmed, Mahasiswa asal Palestina yang Terpikat Hangatnya Aceh

Kisah Ahmed, Mahasiswa asal Palestina yang Terpikat Hangatnya Aceh

Jelang Mudik Lebaran, KPPU Minta Maskapai Tidak Naikkan Tarif Berlebihan

Jelang Mudik Lebaran, KPPU Minta Maskapai Tidak Naikkan Tarif Berlebihan

DPR Sahkan Kepengurusan Ombudsman 2026-2031, Hery Susanto Jadi Ketua

Digeledah Kejagung, Kantor Ombudsman Dijaga Ketat

Kasus Jalur Impor Ilegal, Pejabat DJBC Resmi Ditahan KPK

Nasib Status Tersangka Yaqut Ditentukan Pekan Ini, KPK Minta Doa Masyarakat

Gandeng Danantara, Surabaya akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

Gandeng Danantara, Surabaya akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

Kasus Depresi Tentara Israel Naik 40%, Banyak yang Coba Bunuh Diri

Israel Kirim 15 Helikopter Invasi Lebanon, Hizbullah Siap Bertempur

Perasaan Saddil Ramdani Jadi Supersub Persib Bandung

Hadapi Persik Kediri di GBLA, Persib Bidik Tiga Poin untuk Jaga Puncak Klasemen

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Maret 10, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

68% Pekerja di RI Bakal Terdampak AI, 10%  Hilang Pekerjaan

by Aspek
Oktober 30, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
Wamenkominfo: Algoritma AI Bisa Hasilkan Diskriminasi

Jakarta –  Survei Jobstreet by SEEK menunjukkan  68 persen pekerja di Indonesia percaya pekerjaan dan tugas mereka akan terdampak generative artificial intelligence (Gen AI). 22 persen percaya pekerjaan mereka tak akan terpengaruh dan 10 persen sisanya percaya pekerjaan mereka akan hilang.

“Memang ada pekerjaan-pekerjaan yang hilang, tetapi ada pekerjaan-pekerjaan baru yang terbuka,” ucap Country Head of Marketing Jobstreet by SEEK, Sawitri, Jakarta Selatan, Selasa, 29 Oktober 2024.

BacaJuga

Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

Purbaya Bakal Evaluasi APBN Imbas Harga Minyak Meroket

Kompol Yogi Divonis 14 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi

Kejagung Geledah Rumah Anggota Ombudsman Terkait Perintangan Kasus

Kisah Ahmed, Mahasiswa asal Palestina yang Terpikat Hangatnya Aceh

Advertisement. Scroll to continue reading.

Survei ini dilaksanakan dengan menggandeng Boston Consulting Group (BCG), The Network, dan The Stepstone Group bertajuk “Decoding Global Talent”. Survei ini secara global mencakup lebih dari 180 negara dan melibatkan 150.735 responden. Di Indonesia, survei ini menjaring 19.154 tenaga kerja sebagai responden.

Survei ini mengungkap, penggunaan AI tak lagi terbatas pada lingkungan kerja, tapi juga kehidupan sehari-hari. Lebih dari separuh responden di Indonesia telah menggunakan GenAI sejak 2023. Sebesar 88 persen pekerja Indonesia telah mendengar tentang AI dan 38 persen telah memanfaatkan AI dalam rutinitas kerja.

Sawitri mengatakan, penggunaan AI paling masif di perusahaan-perusahaan yang menggunakan data. Ia mencontohkan, bank-bank menggunakan AI untuk meningkatkan layanan mereka, dari internet banking, mobile banking, hingga pengembangan aplikasi.

Perusahaan lain yang masif memanfaatkan AI adalah perusahaan-perusahaan Fast Moving Consumer Good (FMCG). Sawitri mengatakan, perusahaan ini memanfaatkan AI untuk berjualan di niaga-el atau e-commerce—atau membangun e-commerce mereka sendiri.

 “Karena kalau enggak pakai AI, dia enggak menang,” ucap Sawitri dikutip dari tempo.co.

Pekerja yang saat ini akrab dengan AI paling banyak berasal dari usia 18–24 tahun, yakni 49 persen. Mereka disusul kelompok usia 25–34 tahun sebesar 39 persen, kelompok usia 35–44 tahun sebesar 32 persen, dan kelompok usia 48 ke atas sebesar 18 persen.

“Makin muda makin sering menggunakan AI. Anak muda cepat banget mengadopsi hal-hal yang baru,” ucap Sawitri.

Para pekerja di Indonesia menggunakan AI untuk berbagai keperluan, yakni studi dan riset sebesar 41 persen, mengerjakan tugas kreatif seperti menulis sebesar 41 persen, tugas administratif sebesar 37 persen.

Selain itu, 48 persen menggunakan GenAI untuk pengembangan keterampilan, 46 persen untuk mendapatkan pengetahuan umum, dan 36 persen untuk menerjemahkan bahasa

68% Percaya Pekerja di RI Bakal Terdampak AI, 10%  Hilang Pekerjaan

Jakarta –  Survei Jobstreet by SEEK menunjukkan  68 persen pekerja di Indonesia percaya pekerjaan dan tugas mereka akan terdampak generative artificial intelligence (Gen AI). 22 persen percaya pekerjaan mereka tak akan terpengaruh dan 10 persen sisanya percaya pekerjaan mereka akan hilang.

“Memang ada pekerjaan-pekerjaan yang hilang, tetapi ada pekerjaan-pekerjaan baru yang terbuka,” ucap Country Head of Marketing Jobstreet by SEEK, Sawitri, Jakarta Selatan, Selasa, 29 Oktober 2024.

Survei ini dilaksanakan dengan menggandeng Boston Consulting Group (BCG), The Network, dan The Stepstone Group bertajuk “Decoding Global Talent”. Survei ini secara global mencakup lebih dari 180 negara dan melibatkan 150.735 responden. Di Indonesia, survei ini menjaring 19.154 tenaga kerja sebagai responden.

Survei ini mengungkap, penggunaan AI tak lagi terbatas pada lingkungan kerja, tapi juga kehidupan sehari-hari. Lebih dari separuh responden di Indonesia telah menggunakan GenAI sejak 2023. Sebesar 88 persen pekerja Indonesia telah mendengar tentang AI dan 38 persen telah memanfaatkan AI dalam rutinitas kerja.

Sawitri mengatakan, penggunaan AI paling masif di perusahaan-perusahaan yang menggunakan data. Ia mencontohkan, bank-bank menggunakan AI untuk meningkatkan layanan mereka, dari internet banking, mobile banking, hingga pengembangan aplikasi.

Perusahaan lain yang masif memanfaatkan AI adalah perusahaan-perusahaan Fast Moving Consumer Good (FMCG). Sawitri mengatakan, perusahaan ini memanfaatkan AI untuk berjualan di niaga-el atau e-commerce—atau membangun e-commerce mereka sendiri.

 “Karena kalau enggak pakai AI, dia enggak menang,” ucap Sawitri dikutip dari tempo.co.

Pekerja yang saat ini akrab dengan AI paling banyak berasal dari usia 18–24 tahun, yakni 49 persen. Mereka disusul kelompok usia 25–34 tahun sebesar 39 persen, kelompok usia 35–44 tahun sebesar 32 persen, dan kelompok usia 48 ke atas sebesar 18 persen.

“Makin muda makin sering menggunakan AI. Anak muda cepat banget mengadopsi hal-hal yang baru,” ucap Sawitri.

Para pekerja di Indonesia menggunakan AI untuk berbagai keperluan, yakni studi dan riset sebesar 41 persen, mengerjakan tugas kreatif seperti menulis sebesar 41 persen, tugas administratif sebesar 37 persen.

Selain itu, 48 persen menggunakan GenAI untuk pengembangan keterampilan, 46 persen untuk mendapatkan pengetahuan umum, dan 36 persen untuk menerjemahkan bahasa

Komentar
Share38Tweet24SendShareShare7Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prof. Hammam Riza:  Workshop UNESCO di USK Langkah Strategis Mempersiapkan RI Mengadopsi AI

Prof. Hammam Riza:  Workshop UNESCO di USK Langkah Strategis Mempersiapkan RI Mengadopsi AI

Banda Aceh -  Departemen Informatika FMIPA Universitas Syiah Kuala (USK) menjadi tuan rumah Workshop Konsultatif UNESCO mengenai Metodologi Penilaian Kesiapan...

Indonesia-Microsoft Jajaki Peluang Pengembangan Teknologi AI & Talenta Digital

Indonesia-Microsoft Jajaki Peluang Pengembangan Teknologi AI & Talenta Digital

Presiden Jokowi menerima delegasi Microsoft di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (30/04/2024). Pertemuan itu membahas kerja sama Microsoft dan pemerintah Indonesia...

Wamenkominfo: Algoritma AI Bisa Hasilkan Diskriminasi

Nezar Patria: RI-Cina Tingkatkan Kerja Sama AI

Pemerintah Republik Indonesia meningkatkan kerja sama dengan Cina untuk mendukung pemanfaatan dan pengembangan ekosistem kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI)...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Ini Komisaris & Direksi Subholding Downstream Pertamina

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

Danantara Siapkan Rp16 Triliun Bangun Hunian Vertikal di Lahan Hibah Lippo

Danantara Siapkan Rp16 Triliun Bangun Hunian Vertikal di Lahan Hibah Lippo

Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Purbaya Bakal Evaluasi APBN Imbas Harga Minyak Meroket

Kompol Yogi Divonis 14 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi

Kompol Yogi Divonis 14 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In