• Latest
  • Trending
Tom Lembong Rugikan Negara Rp400 Miliar di Kasus Impor Gula

Tom Lembong Rugikan Negara Rp400 Miliar di Kasus Impor Gula

Hasan Nasbi dan Karding Dikabarkan Juga Dilantik Hari Ini

Hasan Nasbi dan Karding Dikabarkan Juga Dilantik Hari Ini

Guru di Jambi Dikeroyok Siswa, Gubernur Buka Suara

Tahanan Kasus Pemerkosaan Anak Tewas Dikeroyok di Sel Polresta Ambon

Qodari Buka Suara Usai Dirumorkan Tinggalkan KSP

Qodari Buka Suara Usai Dirumorkan Tinggalkan KSP

Jumhur Hidayat Benarkan Bakal Jadi Menteri Prabowo

Jumhur Hidayat Benarkan Bakal Jadi Menteri Prabowo

Bukan Longsor! Ini Penyebab Tol Padang Tiji-Seulimeum Sempat Macet Panjang

Bukan Longsor! Ini Penyebab Tol Padang Tiji-Seulimeum Sempat Macet Panjang

Reshuffle Hari ini, Sejumlah Nama Digadang Masuk Kabinet

Reshuffle Hari ini, Sejumlah Nama Digadang Masuk Kabinet

Jelang 100 Hari, Begini Penilaian Prabowo Terhadap Kabinetnya

Prabowo Dikabarkan Lantik Sejumlah Pejabat Sore Ini

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Daycare Little Aresha Jogja Tak Berizin, KPAI Minta Tutup Permanen

Gading Gajah yang Hilang di Aceh Tenggara Masih Jadi Misteri

‎JGN Desak Pemerintah Realisasi Turunan Qanun Satwa Liar di Aceh

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Siswi SD di NTT Tulis Surat ke Prabowo soal MBG

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Besok, Pemkot Razia Besar-besaran Seluruh Daycare di Yogyakarta

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang Dihadiri Donald Trump

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang Dihadiri Donald Trump

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, April 27, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Tom Lembong Rugikan Negara Rp400 Miliar di Kasus Impor Gula

by Aspek
Oktober 30, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
Tom Lembong Rugikan Negara Rp400 Miliar di Kasus Impor Gula

Jakarta –  Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap peran mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong dalam kasus dugaan korupsi izin persetujuan impor gula.  Untuk diketahui, pria yang akrab disapa Tom Lembong itu merupakan satu dari dua orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung. Keduanya juga sudah ditahan per hari ini, Selasa (29/10/2024). 

Menurut Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Abdul Qohari, pihaknya menduga Tom berperan dalam memberikan penugasan kepada perusahaan swasta untuk mengimpor gula kristal mentah yang kemudian menjadi gula kristal putih.  Kendati impor itu ditujukan untuk menstabilkan harga gula yang melambung tinggi karena kelangkaan saat itu, Tom diduga menyalahi sejumlah aturan. 

BacaJuga

Hasan Nasbi dan Karding Dikabarkan Juga Dilantik Hari Ini

Tahanan Kasus Pemerkosaan Anak Tewas Dikeroyok di Sel Polresta Ambon

Qodari Buka Suara Usai Dirumorkan Tinggalkan KSP

Jumhur Hidayat Benarkan Bakal Jadi Menteri Prabowo

Bukan Longsor! Ini Penyebab Tol Padang Tiji-Seulimeum Sempat Macet Panjang

Reshuffle Hari ini, Sejumlah Nama Digadang Masuk Kabinet

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Padahal yang seharusnya melakukan impor gula untuk kebutuhan dalam negeri dalam rangka stabilitas harga adalah BUMN yang ditunjuk oleh menteri perdagangan. Itu pun seharusnya gula kristal putih, bukan gula kristal mentah,” jelas Qohari dalam konferensi pers, Selasa (29/10/2024). 

Berdasarkan kronologi perkaranya, Tom diduga memberikan izin persetujuan impor gula kristal mentah sebanyak 350.000 ton pada 2015. Padahal, saat itu Indonesia dinyatakan surplus gula.

Pada sekitar sembilan tahun silam, hasil rapat koordinasi antarkementerian pada 12 Mei 2015 menyimpulkan Indonesia surplus gula sehingga tidak membutuhkan impor dari luar negeri. Akan tetapi, Tom yang saat itu menjabat Mendag pada 2015-2016 justru memberikan izin persetujuan impor gula kristal mentah kepada perusahaan swasta. 

“Akan tetapi pada tahun yang sama yaitu 2015 Menteri Perdagangan yaitu Saudara TTL memberikan izin persetujuan impor gula kristal mentah sebanyak 350.000 ton kepada PT AP yang kemudian gula kristal mentah tersebut diolah menjadi gula kristal putih” jelasnya. 

Di sisi lain, peraturan yang ada yakni Keputusan Menteri Perdagangan dan Perindustrian No.257/2004 mengatur bahwa impor gula kristal hanya boleh diimpor oleh BUMN. Namun, pada izin persetujuan yang dikeluarkan oleh Tom, impor itu dilakukan oleh swasta PT AP.

“Dan impor gula kristal tersebut tidak melalui rapat koordinasi atau rakor dengan instansi terkait serta tanpa adanya rekomendasi dari Kementerian Perindustrian guna mengetahui kebutuhan riil gula di dalam negeri,” lanjut Qohari.

Selanjutnya, pada 28 Desember 2015. kementerian-kementerian di bawah Kemenko Perekonomian menggelar rapat ihwal Indonesia yang disebut bakal mengalami kekurangan gula kristal putih sebanyak 200.000 ton di 2016.

Pemerintah menggelar rapat untuk membahas stabilisasi harga gula dan pemenuhan stok gula nasional. Pada rentang waktu November-Desember 2015, tersangka CS selaku Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdangan Indonesia (Persero) atau PPI memerintahkan P, selaku Staf Senior Manajer Bahan Pokok PT PPI untuk melakukan pertemuan dengan delapan perusahaan swasta yang bergerak di bidang gula.

Padahal, timpal Qohari, impor yang boleh dilakukan untuk pemenuhan stok dan stabilasi harga seharusnya gula impor putih, dan hanya boleh dilakukan oleh BUMN. Izin industri kedelapan perusahaan swasta yang mengelola gula kristal mentah menjadi gula kristal putih itu sebenarnya adalah produsen gula kristal rafinasi untuk industri makanan, minuman dan farmasi.

Setelah impor dilakukan oleh kedelapan perusahaan, PT PPI seolah-olah membeli gula tersebut. Padahal, Kejagung menduga senyatanya gula itu dijual oleh perusahaan swasta ke pasaran atau masyarakat melalui distributor yang terafiliasi dengannya.

Harga yang dipatok untuk gula itu yakni Rp16.000 per kg, atau lebih tinggi dari HET saat itu Rp13.000 per kg dan tidak dilakukan operasi pasar. Alhasil, PT PPI berhasil mendapatkan fee sebesar Rp105 per kg dari delapan perusahaan yang melakukan importasi dan pengolahan gula kristal mentah ke gula putih tersebut.

“Bahwa kerugian negara akibat perbuatan importasi gula yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-perundangan yang berlaku, negara dirugikan sebesar kurang lebih Rp400 miliar,” pungkasnya disadur dari bisnis.com.

Kejagung menetapkan dua orang tersangka yaitu TTL selaku Mendag Periode 2015-2016 serta CS selaku Direktur Pengembangan Bisnis PT PPI 2015-2016.

Komentar
Share22Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Survei: 64% Warga Indonesia Khawatir di Hari Tua

7 Rahasia Orang Jepang Panjang Usia

Orang Jepang memiliki harapan hidup yang tinggi. Fenomena ini menarik perhatian banyak peneliti dan masyarakat global, karena usia harapan hidup...

34% Pasien Covid-19 di ICU Penderita Kencing Manis

10 Faktor Pendukung Prediabetes

Prediabetes adalah peningkatan kadar gula darah dari kadar normal tapi belum cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai diabetes.  Menurut dokter spesialis...

Siap Serap 15.000 Tenaga Kerja, Jokowi Apresiasi Pabrik Gula di Sultra

Jokowi Target Swasembada Gula pada 2028

Jokowi) menargetkan pencapaian swasembada gula untuk kebutuhan konsumsi paling lambat 2028. Pencapaian swasembada gula untuk kebutuhan industri ditargetkan paling lambat...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Hari ini, Sejumlah Nama Digadang Masuk Kabinet

Reshuffle Hari ini, Sejumlah Nama Digadang Masuk Kabinet

Jumhur Hidayat Benarkan Bakal Jadi Menteri Prabowo

Jumhur Hidayat Benarkan Bakal Jadi Menteri Prabowo

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Hasan Nasbi dan Karding Dikabarkan Juga Dilantik Hari Ini

Hasan Nasbi dan Karding Dikabarkan Juga Dilantik Hari Ini

Guru di Jambi Dikeroyok Siswa, Gubernur Buka Suara

Tahanan Kasus Pemerkosaan Anak Tewas Dikeroyok di Sel Polresta Ambon

Qodari Buka Suara Usai Dirumorkan Tinggalkan KSP

Qodari Buka Suara Usai Dirumorkan Tinggalkan KSP

Jumhur Hidayat Benarkan Bakal Jadi Menteri Prabowo

Jumhur Hidayat Benarkan Bakal Jadi Menteri Prabowo

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In