• Latest
  • Trending
Menperin Ungkap 1.236 Perusahaan Baru Serap 218.892 Tenaga Kerja

Menperin Ungkap 1.236 Perusahaan Baru Serap 218.892 Tenaga Kerja

Polri Rotasi 54 Perwira, Jabatan Kepala Kortastipidkor Berganti

Baharkam Polri Ambil Alih Usut Tragedi KM Virgo 8

Hasil Kualifikasi Piala Dunia: Indonesia Kalah dari Irak 2-0

Indonesia Vs Malaysia: Herdman Minta Garuda Bikin GBK Bergemuruh

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat 2026, Tertua 101 Tahun

Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji, Antrean Jemaah Dipangkas Jadi 14 Tahun

SAR Masih Cari 140 Korban Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang di Laut Jawa

Korban Meninggal KM Virgo Bertambah Jadi 67 Orang, 68 Masih Hilang

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Ditutup Merah Seharian, 532 Saham Terkapar

6 Kesimpulan Hasil Rapat DPR dan Ditjenpas Soal Lapas Mewah Cibinong

6 Kesimpulan Hasil Rapat DPR dan Ditjenpas Soal Lapas Mewah Cibinong

Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG & Minta Maaf   

Wapres Gibran Minta Maaf ke Murid yang Keracunan MBG di Batang

Pertamina Kembali Kapalkan LNG dari Kilang Arun ke Pasar Internasional

Terminal LNG PT Perta Arun Gas di Aceh Jadi Pusat Baru Bisnis GUCD

Luhut Pantau Mobilisasi Warga Lewat Facebook, Google Traffic, dan NASA

Jokowi di Mata Luhut Ketika Tidak Jadi Presiden

Seskab Teddy: Simulasi Ambulan Udara Digelar di Lampung.

Seskab Teddy: Simulasi Ambulan Udara Digelar di Lampung.

Kagama Ucap Selamat ke Anggotanya Jadi Dirut Pertamina International Shipping

Kagama Ucap Selamat ke Anggotanya Jadi Dirut Pertamina International Shipping

Stafsus Menteri  BUMN Bantah Komen Wamen BUMN Terkait Rel LRT

Pramono: Penanganan Transportasi di Jakarta  Lebih Baik Daripada New York

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, September 29, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Menperin Ungkap 1.236 Perusahaan Baru Serap 218.892 Tenaga Kerja

by Muhammad Fadhil
Januari 18, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Menperin Ungkap 1.236 Perusahaan Baru Serap 218.892 Tenaga Kerja

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita. (Beritasatu.com/Alfida Rizky Febrianna)

ASPEK.ID, JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat hingga 15/1/2026 sebanyak 1.236 perusahaan industri mulai melakukan produksi perdana sepanjang 2026. Kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut menyerap tenaga kerja sebanyak 218.892 orang.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, mulai beroperasinya ribuan perusahaan industri tersebut menunjukkan ketahanan sektor manufaktur nasional di tengah dinamika perekonomian global yang masih dibayangi ketidakpastian.

Menurut dia, sektor industri manufaktur tetap memiliki fondasi yang kuat dan berperan penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Pada 2026, pemerintah menargetkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas sebesar 5,51%, menegaskan posisi strategis sektor manufaktur sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

BacaJuga

Baharkam Polri Ambil Alih Usut Tragedi KM Virgo 8

Indonesia Vs Malaysia: Herdman Minta Garuda Bikin GBK Bergemuruh

Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji, Antrean Jemaah Dipangkas Jadi 14 Tahun

Korban Meninggal KM Virgo Bertambah Jadi 67 Orang, 68 Masih Hilang

IHSG Ditutup Merah Seharian, 532 Saham Terkapar

6 Kesimpulan Hasil Rapat DPR dan Ditjenpas Soal Lapas Mewah Cibinong

“Industri manufaktur tetap tumbuh di atas 5% dan menjadi motor penggerak perekonomian nasional. Kami optimistis kinerja tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sepanjang 2026,” ujar Agus dilansir dari Antara, Minggu (18/1).

Ia menjelaskan, sebanyak 1.236 perusahaan industri tersebut merupakan entitas yang telah melaporkan tahap pembangunan pada 2025 dan direncanakan beroperasi penuh pada 2026. Perusahaan-perusahaan ini didukung investasi industri pengolahan nonmigas senilai Rp 551,88 triliun, termasuk investasi di luar tanah dan bangunan sebesar Rp 444,25 triliun.

“Kapasitas produksi baru yang mulai beroperasi pada 2026 menjadi faktor penting untuk menjaga pasokan industri, memperkuat struktur manufaktur, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru,” katanya.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan industri, Kemenperin terus mendorong percepatan industrialisasi, transformasi industri 4.0, serta penguatan keterkaitan industri dari hulu hingga hilir.

Upaya tersebut dilakukan guna memastikan keberlanjutan pasokan bahan baku dan meningkatkan efisiensi rantai produksi nasional.

Dari sisi permintaan, pertumbuhan industri manufaktur nasional pada 2026 masih akan didorong oleh pasar domestik sekitar 80%, sementara kontribusi pasar ekspor mencapai sekitar 20%.

Penguatan pasar domestik dilakukan melalui kebijakan substitusi impor, peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), optimalisasi belanja pemerintah dan badan usaha milik negara (BUMN) untuk produk dalam negeri, serta penguatan industri kecil menengah (IKM) agar terintegrasi dalam rantai pasok nasional.

“Kami memastikan produk industri dalam negeri menjadi tuan rumah di pasar domestik. Penguatan pasar dalam negeri menjadi jangkar utama pertumbuhan industri manufaktur,” ujar Agus.

Lebih lanjut, sejumlah subsektor diproyeksikan mengalami peningkatan permintaan signifikan, di antaranya industri logam dasar yang didorong proyek infrastruktur dan program hilirisasi, industri makanan dan minuman sebagai kontributor terbesar PDB manufaktur, serta industri kimia, farmasi, dan obat yang ditopang meningkatnya kebutuhan produk kesehatan dan bahan kimia industri.

Dari sisi ekspor, Kemenperin menargetkan kontribusi ekspor produk industri pengolahan nonmigas mencapai 74,85% dari total ekspor nasional pada 2026, sejalan dengan rencana strategis 2025–2029.

Target tersebut ditempuh melalui diversifikasi pasar ekspor, peningkatan daya saing produk, serta penguatan kerja sama dan promosi industri nasional di pasar global.

Dalam aspek ketenagakerjaan, sektor industri pengolahan nonmigas ditargetkan menyerap 14,68% dari total tenaga kerja nasional pada 2026, dengan produktivitas tenaga kerja sebesar Rp 126,2 juta per orang per tahun.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, investasi industri pengolahan nonmigas pada 2026 ditargetkan mencapai Rp 852,9 triliun. []

Komentar
Share23Tweet15SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Polri Rotasi 54 Perwira, Jabatan Kepala Kortastipidkor Berganti

Baharkam Polri Ambil Alih Usut Tragedi KM Virgo 8

ASPEK.ID, JAKARTA - Mabes Polri mengambil alih penanganan kasus kecelakaan maut KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut...

Hasil Kualifikasi Piala Dunia: Indonesia Kalah dari Irak 2-0

Indonesia Vs Malaysia: Herdman Minta Garuda Bikin GBK Bergemuruh

ASPEK.ID, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman meminta anak asuhnya tampil habis-habisan saat menghadapi Malaysia pada lanjutan Grup A...

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat 2026, Tertua 101 Tahun

Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji, Antrean Jemaah Dipangkas Jadi 14 Tahun

ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah tengah menyusun skema baru Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk musim haji mendatang. Salah satu formula...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In