• Latest
  • Trending

Basarnas Perluas Operasi SAR Longsor Cisarua

GELOMBANG ELEKTORAL JOKOWI: 2029 SAATNYA BERGESER KE PSI

Jokowi ke Bandung dan Bekasi, Ini Agendanya

Ojol Vietnam Beroperasi di Jakarta

Ojol Vietnam Beroperasi di Jakarta

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Kepala BNPB Minta Maaf Sebut Aktivitas di Kalimantan Normal saat Karhutla

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Tutup 15 Bank per September 2026

Orang Indonesia Rata-rata Tidur Hanya 6,8 Jam

Orang Indonesia Rata-rata Tidur Hanya 6,8 Jam

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Wapres Gibran Bantu Rp25 Juta ke Sopir Truk yang Dibakar Bos

Wapres Gibran Bantu Rp25 Juta ke Sopir Truk yang Dibakar Bos

Survei: 64% Warga Indonesia Khawatir di Hari Tua

Lebih dari 2 Juta Kasus Demensia di Indonesia

BCA Mobile Error Berjam-jam

BCA Bantah Info Haji Isam Mau Akuisisi BCA

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

Polda Metro Sterilisasi SUGBK Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026

Polda Metro Sterilisasi SUGBK Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Siapkan Aturan Dana Pensiun Bisa Investasi ke Luar Negeri

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, September 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Basarnas Perluas Operasi SAR Longsor Cisarua

by Muhammad Fadhil
Januari 27, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS

ASPEK.ID, BANDUNG – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperluas area pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Perluasan dilakukan dengan mengalihkan sebagian personel dan alat berat ke sektor baru yang dinilai memiliki potensi lebih besar ditemukannya korban.

Direktur Operasi dan Siaga Basarnas Bramantyo mengatakan fokus pencarian yang sebelumnya terkonsentrasi di sektor A1 dan A2 kini diperluas ke sektor B2. Langkah ini diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap kondisi lapangan.

“Kalau kemarin kita hanya berada di A1 dan A2 secara maksimal, kemudian pagi ini kita akan merambah ke B2. Jadi beberapa kekuatan yang ada di sektor A2 kita geser ke B2,” kata Bramantyo di Bandung Barat, Selasa (27/1).

BacaJuga

Jokowi ke Bandung dan Bekasi, Ini Agendanya

Ojol Vietnam Beroperasi di Jakarta

Kepala BNPB Minta Maaf Sebut Aktivitas di Kalimantan Normal saat Karhutla

OJK Tutup 15 Bank per September 2026

Orang Indonesia Rata-rata Tidur Hanya 6,8 Jam

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Menurut Bramantyo, sektor B2 diprioritaskan karena terdapat indikasi jumlah bangunan rumah terdampak lebih banyak dibandingkan sektor lainnya, sehingga peluang ditemukannya korban juga lebih besar.

“Harapan kita di B2 ini bisa memaksimalkan kegiatan, karena ada indikasi rumah-rumah lebih banyak di sana,” ujarnya.

Dalam perluasan operasi ini, Basarnas memindahkan sebagian personel dari sektor A2 ke sektor B2. Sekitar 100 personel dari Batalion 312 yang sebelumnya berjumlah sekitar 200 orang di sektor A2 dialihkan, ditambah unsur Brimob serta personel SAR dari berbagai potensi lainnya.

“Yang digeser sekitar seratus orang, ditambah rekan-rekan potensi lain. Karena setiap hari potensi terus bertambah,” ujar Bramantyo.

Selain penambahan personel, Basarnas juga menambah dukungan alat berat untuk mempercepat proses pencarian. Hingga saat ini, sebanyak 13 unit ekskavator dikerahkan dalam operasi SAR longsor Cisarua.

“Hingga kini jumlah ekskavator yang digunakan dalam operasi SAR mencapai 13 unit,“ katanya.

Bramantyo menyebutkan jumlah personel yang terlibat dalam operasi SAR terus meningkat. Pada hari ini, hampir seribu personel dikerahkan, meningkat dari hari sebelumnya yang berjumlah sekitar 800 orang.

“Tantangan terbesar hari ini masih sama seperti kemarin, selain faktor alam juga kontur tanah. Karena di lapangan, begitu kita angkat satu bagian, kadang langsung terjadi pergerakan tanah lagi,” kata Bramantyo. []

Komentar
Share19Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Basarnas Kekurangan Anggaran Rp 2,29 T untuk Operasi SAR 2027

ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) masih menghadapi kekurangan anggaran untuk menjalankan tugas pencarian dan pertolongan pada...

Alasan Helikopter Tak Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Resmi Dihentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru

  ASPEK.ID, BANTEN - Proses pencarian lima jurnalis, dua ABK, dan satu guide yang hilang di Gunung Anak Krakatau di...

Cerita Sopir Truk Lompat ke Laut Saat KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Basarnas: 233 Korban KMP Mutiara Sentosa II Sudah Dievakuasi

Surabaya - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyatakan sebanyak 233 korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In