• Latest
  • Trending
NasDem Buka Suara Soal Isu Merger dengan Gerindra

NasDem Buka Suara Soal Isu Merger dengan Gerindra

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Alasan Investor Global Lirik RI

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

BI : :Efek MSCI Meluas, Asing Keluar dari Saham

Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

Jusuf Kalla: Saya Justru Bela Jokowi

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

NasDem Buka Suara Soal Isu Merger dengan Gerindra

by Muhammad Fadhil
April 14, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS, POLITIK
NasDem Buka Suara Soal Isu Merger dengan Gerindra

Prabowo bersama Surya Paloh. Foto: AFP

ASPEK.ID, JAKARTA – Partai NasDem menegaskan tidak ada rencana merger atau penggabungan dengan Partai Gerindra seperti yang disebut dalam laporan Majalah Tempo. NasDem menyebut istilah yang tepat adalah political block atau blok politik.

Ketua DPP NasDem Willy Aditya mengkritik penggunaan istilah merger tersebut. Ia menyebut istilah itu tidak tepat dan menunjukkan minimnya pemahaman literatur politik.

“Lihat apa sih referensi kita. Pak Surya tuh orang yang concern terhadap situasi politik kita. Apa referensi kita berpolitik? Itu Political Block. Ini orang yang membahas ini miskin, saya katakan, miskin literatur politiknya. Maka dia pakai istilah merger,” ujar Willy, Selasa (14/4).

BacaJuga

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

BI : :Efek MSCI Meluas, Asing Keluar dari Saham

Willy menilai penggunaan istilah merger justru mendiskreditkan kedua partai. Ia menegaskan konsep yang ditawarkan Ketua Umum NasDem Surya Paloh adalah kerja sama politik berbasis visi, bukan penggabungan partai.

Menurutnya, selama ini Indonesia lebih mengenal istilah koalisi, namun itu hanya relevan dalam proses pencalonan, bukan dalam sistem pemerintahan presidensial.

“Pemerintahan koalisi itu dikenal di dalam parlementer. Nih, baca, iqra’ makanya. Nah, apa yang ditawarkan oleh seorang Surya Paloh adalah Political Block. Blok politik, bukan merger,” katanya.

Ia menjelaskan political block merupakan upaya menyatukan visi dan cita-cita secara solid dari tingkat atas hingga bawah, bukan kerja sama transaksional.

“Nah, kita membutuhkan sebuah Political Block yang solid dari atas sampai ke bawah. Gitu Bos. Pemahamannya jangan merger dong. Ini orang yang nggak baca, orang yang nggak memiliki literatur politik,” ujarnya.

Willy juga menyinggung sejarah politik Indonesia yang pernah mengenal konsep serupa, seperti pembentukan PPP dan PDI melalui fusi partai, serta lahirnya Golkar dari Sekretariat Bersama.

Selain itu, ia menyebut konsep blok politik juga pernah dilakukan Presiden pertama RI melalui Front Nasional.

“Satu dulu Bung Karno menamakan ketika dia mengeluarkan dekrit itu namanya Front Nasional yang bernama Nasakom itu. Yang kedua Golongan Karya itu sebelumnya Sekber Golkar. Itu Political Block,” kata Willy.

Senada, Wakil Ketua Umum NasDem Saan Mustopa mengatakan belum ada pembahasan serius terkait wacana penggabungan partai dengan Gerindra.

“Kita bahkan belum, belum ada hal yang khusus terkait dengan fusi itu. Dan saya yakin di apa tempat lain juga sama. Karena kita sekarang masih fokus mengonsolidasikan apa internal kita,” ujar Saan.

Saan mengaku kaget dengan munculnya isu tersebut. Ia juga tidak mengetahui adanya pertemuan antara Surya Paloh dan Presiden Prabowo Subianto yang disebut-sebut membahas hal itu.

“Secara persis saya enggak paham ya karena kan kalaupun terjadi pertemuan saya kan enggak ikut. Apa agendanya saja kan tidak tahu,” ujarnya.

Meski begitu, Saan menilai wacana fusi atau penggabungan partai merupakan hal yang wajar dalam dinamika politik. Ia mencontohkan pengalaman Indonesia pada awal Orde Baru.

Namun, ia menekankan realisasi wacana tersebut memerlukan banyak pertimbangan, mulai dari ideologi hingga kesamaan visi.

“Dan sekali lagi ide gagasan wacana terkait dengan fusi itu hal yang biasa sebagai sebuah wacana sebagai sebuah ide sebagai sebuah gagasan. Tinggal nanti bagaimana ketika dikontekstualisasikannya banyak hal yang perlu dipikirkan,” ujarnya. []

Komentar
Share18Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

  ASPEK.ID, SINGAPURA - Orang-orang kaya dari Amerika Serikat (AS), Eropa, dan Timur Tengah memindahkan emas fisik ke Singapura. Kekhawatiran...

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

  ASPEK.ID, JAKARTA - Kabar duka datang dari keluarga besar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia...

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

  ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) memberikan penjelasan terkait sorotan terhadap...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In