ASPEK.ID, JAKARTA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA kembali merombak susunan direksi dan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di WIKA Tower, Jakarta, Senin (11/5).
Salah satu keputusan dalam rapat tersebut adalah kembalinya Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen WIKA. Nama Harris sebelumnya juga pernah menduduki posisi serupa di perusahaan konstruksi pelat merah tersebut.
Dalam susunan baru dewan komisaris, Apri Artoto ditunjuk sebagai Komisaris Utama. Selain Harris Arthur Hedar, jajaran Komisaris Independen juga diisi Suryo Absorotri Utomo dan Aditya Warman. Sementara posisi komisaris ditempati Suwarta.
Di tingkat direksi, pemegang saham menunjuk Ketut Pasek Senjaya Putra sebagai Direktur Utama WIKA. Hadjar Seti Adji tetap dipercaya menangani bidang manajemen SDM dan transformasi, sedangkan Hananto Aji menjabat Direktur Operasi I.
RUPST juga menetapkan beberapa nama baru di jajaran direksi. Sonny Setyadhy ditunjuk sebagai Direktur Operasi II, Vera Kirana sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Legal, serta Mulyadi sebagai Direktur Keuangan.
Selain perubahan pengurus, rapat turut membahas laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan tahun 2025, penggunaan dana penyertaan modal negara (PMN), hingga perubahan anggaran dasar perseroan.
Susunan Pengurus Perseroan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Direksi
Direktur Utama: I Ketut Pasek Senjaya Putra
Direktur Manajemen SDM dan Transformasi: Hadjar Seti Adji
Direktur Operasi I: Hananto Aji
Direktur Operasi II: Sonny Setyadhy
Direktur Manajemen Risiko dan Legal: Vera Kirana
Direktur Keuangan: Mulyadi
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Apri Artoto
Komisaris Independen: Suryo Hapsoro Tri Utomo
Komisaris Independen: Adityawarman
Komisaris Independen: Harris Arthur Hedar
Komisaris: Suwarta
























