• Latest
  • Trending

Mahfud Tantang Prabowo Ungkap Sosok yang Diduga Bayar Demo

9 Kampus Terbaik di Indonesia Versi The Times Higher Education

Presiden Minta Kampus Terlibat Bangun Giant Sea Wall

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Dua Pos Polisi di Surabaya Dilempar Benda Diduga Molotov oleh OTK

Dua Pos Polisi di Surabaya Dilempar Benda Diduga Molotov oleh OTK

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Korban Meningal Gempa NTT Bertambah Jadi 51 Orang

Kamis Pagi, Kualitas udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

3 Minggu Jakarta Tidak Hujan Sulit Modifikasi Cuaca

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Cegah Disinformasi, BNPB Buka Media Center Gempa NTT

Menkeu Purbaya Siapkan Bersih-Bersih Bea Cukai, Pejabat Pelabuhan Diganti Total

Purbaya Pastikan Defisit APBN 2027 di Bawah 3 Persen

11 Kebiasaan Orang Ber-IQ Tinggi

11 Kebiasaan Orang Ber-IQ Tinggi

Jelang RUPS, Ini Rumor Nama-nama Petinggi PLN

PLN Siapkan 5 Lapis Pengamanan Listrik di Istana Negara

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Dua Prioritas Pemerintah di Gempa NTT

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Langkah Cepat Pemerintah Kirim 50 Ribu Paket Sembako ke Korban Gempa NTT

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Mahfud Tantang Prabowo Ungkap Sosok yang Diduga Bayar Demo

by Muhammad Fadhil
Juni 25, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS, POLITIK

ASPEK.ID, JAKARTA – Mahfud MD merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui pihak-pihak yang membiayai aksi demonstrasi. Menurut Mahfud, jika memang memiliki informasi tersebut, Prabowo sebaiknya mengungkapkannya secara terbuka kepada publik.

“Mestinya ya Pak Prabowo ungkapkan aja siapa sih yang dibayar, siapa yang membayar,” kata Mahfud saat ditemui di UC UGM, Sleman, DIY, Kamis (25/6).

Mahfud menilai tudingan mengenai aksi demonstrasi yang digerakkan oleh pihak tertentu harus disertai penjelasan yang jelas. Ia meminta agar pihak yang disebut maupun pihak yang membayar disampaikan secara terang-terangan.

BacaJuga

Presiden Minta Kampus Terlibat Bangun Giant Sea Wall

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Dua Pos Polisi di Surabaya Dilempar Benda Diduga Molotov oleh OTK

Korban Meningal Gempa NTT Bertambah Jadi 51 Orang

3 Minggu Jakarta Tidak Hujan Sulit Modifikasi Cuaca

Cegah Disinformasi, BNPB Buka Media Center Gempa NTT

“Harusnya diomongin aja terang-terangan lah. Ini, BEM ini dibayar ini, ini yang bayar kan gitu,” ujarnya.

Menurut mantan Menko Polhukam itu, kritik yang disampaikan mahasiswa selama ini umumnya disertai penjelasan mengenai persoalan yang dipersoalkan maupun pihak yang dianggap bertanggung jawab. Karena itu, ia menilai tuduhan soal demo bayaran juga semestinya dijelaskan secara terbuka.

“Kayak mahasiswa kan jelas, ini salahnya di sini lho pemerintah disebut, pemerintahnya disebut, kebijakannya. Kalau hanya bilang mahasiswa dibayar, terus siapa yang mau diperbaiki di tengah kita? Kalau mahasiswa jelas kan kalau kritik pemerintah nyebut kasusnya, MBG, korupsinya sekian, ini sekian, ini ini, kan disebut, ini pelakunya, kan gitu, ini institusinya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mahfud juga menanggapi pengakuan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) yang disebut menerima uang Rp 20 juta terkait aksi demonstrasi beberapa waktu lalu. Ia mengaku menyayangkan jika mahasiswa terlibat dalam aksi yang didorong oleh imbalan tertentu.

“Ya sangat menyedihkan ya kalau sampai mahasiswa mau dibayar untuk itu. Meskipun di setiap waktu itu selalu ada kelompok-kelompok kecil mahasiswa yang keluar dari arus utama perjuangan tuh sejak dulu ada,” katanya.

Mahfud kemudian mengenang pengalamannya saat masih aktif sebagai mahasiswa. Menurutnya, sejak masa lalu sudah ada sejumlah pihak yang berperan ganda sebagai aktivis sekaligus informan.

“Dulu banyak intel-intel tuh mahasiswa, merangkap intel, merangkap jadi aktivis. Dan baru cair lagi hubungan kami sesudah Orde Baru runtuh, lalu kita, oh kamu dulu intel, iya dulu saya intel dibayar dan sebagainya. Sekarang orang yang dibayar tuh ada buzzer kan? Kemudian ada aktivis mahasiswa seperti yang terjadi di Jakarta di UBK itu. Tapi itu arus kecil, arus kecil dan mudah ketahuan juga kan,” kenangnya.

Meski demikian, Mahfud menegaskan kelompok-kelompok tersebut tidak mencerminkan gerakan mahasiswa secara keseluruhan. Ia meminta mahasiswa tetap menjaga independensi dan tidak mudah terpecah oleh kepentingan tertentu.

“Sebaiknya mahasiswa tuh jangan mau di pecah-pecah, ada BEM tandingan, ada BEM ini BEM itu gitu. Pokoknya perjuangan aja secara objektif bahwa sekarang perlu perbaikan-perbaikan, kan gitu,” ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo mengaku mengetahui pihak yang berada di balik pendanaan sejumlah aksi demonstrasi. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo, Rabu (24/6).

“Hati-hati loh saya kasih peringatan mereka-mereka itu, saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gue tahu itu,” kata Prabowo.

Meski tidak menyebut identitas pihak yang dimaksud, Prabowo menyinggung adanya peserta aksi yang mengaku menerima bayaran untuk ikut demonstrasi.

“Ditanya anak-anak demo enggak ngerti ‘mau demo apa ya?’ ‘hm hm hm’. Kami dibayar Rp200 ribu, tapi ada,” kata dia. []

Komentar
Share15Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

9 Kampus Terbaik di Indonesia Versi The Times Higher Education

Presiden Minta Kampus Terlibat Bangun Giant Sea Wall

  ASPEK.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan Presiden Prabowo Subianto mengutamakan perguruan tinggi untuk...

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

ASPEK.ID, KUPANG - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi magnitudo (M)...

Dua Pos Polisi di Surabaya Dilempar Benda Diduga Molotov oleh OTK

Dua Pos Polisi di Surabaya Dilempar Benda Diduga Molotov oleh OTK

ASPEK.ID, SURABAYA - Dua pos lalu lintas (lalin) di Surabaya diduga menjadi sasaran pelemparan benda yang disebut menyerupai bom molotov...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In