• Latest
  • Trending

Telkom Ikut Lelang Menara BTS Indosat

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa NTT M7,7: Hotel di Labuan Bajo Rusak

Pelindo: Investor Dubai Operasikan Belawan

Danantara Pantau 6.500 Transaksi Ekspor Senilai Rp249 T

Cerita ASN Setahun Tinggal di IKN, Punya Lebih Banyak Waktu untuk Keluarga dan Olahraga

Bandara Nusantara IKN Bakal Jadi Embarkasi Haji

Danantara Nilai Reformasi OJK Kunci Kredibilitas Pasar Modal

Investor Asia Respons Positif terhadap Pusat Finansial Internasional Indonesia

Sekjen DPR Indra Iskandar Menang Praperadilan, Status Tersangka Gugur

Gaji Hakim Indonesia Tertinggi di ASEAN

Bupati Ponorogo Sugiri Divonis 6,5 Tahun, Wajib Bayar Rp6,7 M

Bupati Ponorogo Sugiri Divonis 6,5 Tahun, Wajib Bayar Rp6,7 M

China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

9 Poin Pidato Prabowo di DPR

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

DPR Apresiasi Kinerja Danantara

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo Dorong Swasta Kelola Aset BUMN yang Tak Produktif

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Menguat di Tengah Pidato Prabowo, BYAN Melaju 20%

Petinju Prichard Colon Meninggal Usai 11 Tahun Alami Cedera Otak

Petinju Prichard Colon Meninggal Usai 11 Tahun Alami Cedera Otak

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Telkom Ikut Lelang Menara BTS Indosat

by Aspek
Agustus 20, 2019
in INFRASTRUKTUR

ASPEK.ID, JAKARTA – PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel)  – anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) –  berminat mengakuisisi 3.000 menara telekomunikasi (BTS) milik PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo.

Direktur Keuangan Telkom Harry M Zen menuturkan jika perseroan dinyatakan pemenang dalam tender penjualan menara BTS, 3.000 menara telekomunikasi ini menjadi aset Mitratel.  Mitratel adalah penyedia menara pemancar telekomunikasi dan infrastruktur bagi beberapa operator telekomunikasi di Indonesia. Menurut Harry, saat ini Mitratel memiliki 12.000-13.000 menara telekomunikasi.

“Kita ikut proses penjualan tower milik Indosat, jadi kalau kami yang dinyatakan sebagai pemenang, asetnya akan masuk di Mitratel, saat ini kita ikuti saja prosesnya dan terkait detailnya belum bisa dibuka ke publik,” kata Harry dalam paparan publik perseroan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (19/8/2019).

BacaJuga

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Gempa NTT M7,7: Hotel di Labuan Bajo Rusak

Bandara Nusantara IKN Bakal Jadi Embarkasi Haji

Ribuan Kopdes Dibangun di Lahan Sawah Dilindungi

Kapal Induk Garibaldi Tiba di Indonesia pada September 2026

LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai mulai Beroperasi 26 Agustus

Telkom mengizinkan Mitratel ikut lelang itu guna memperkuat portfolionya. Perseroan terus menggenjot pembangunan infrastruktur broadband yang berkelanjutan dan diharapkan mampu menjadi pendorong kinerja Telkom.

“Menara yang dilepas lumayan bagus lokasi dan teknisnya. Tak ada sangkut paut dengan mau membawa Mitratel ke bursa saham. Belum ada rencana kesana (IPO) bagi Mitratel,” tegasnya.

Lebih lanjut Harry menyatakan, hingga semester I/2019 perseroan telah menyerap belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp15,1 triliun atau 21,8% dari pendapatan.

Belanja modal tersebut digunakan untuk pengembangan jaringan dan infrastruktur untuk mobile maupun fixed broadband. Pada bisnis mobile, capex diperuntukkan bagi pembangunan Radio Access Network (BTS 4G) dan pengembangan sistem IT.

“Pendapatan ini tidak lepas dari fokus kami terhadap bisnis digital yang konsisten tumbuh dan menunjukkan kinerja signifikan, bisnis ini tumbuh 22,6% menjadi Rp48,29 triliun atau berkontribusi kepada 69,6% total pendapatan konsolidasi,” pungkasnya.

Komentar
Share65Tweet41SendShareShare11Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Indosat Ooredoo PHK 677 Karyawan

Indosat Siapkan Rp255 Miliar Bayar Pokok Obligasi dan Sukuk

Jakarta- PT Indosat Tbk. (ISAT) menyampaikan perseroan sudah menyiapkan dana untuk melunasi surat utang senilai total Rp255 miliar yang akan...

Telkom Bukukan Pendapatan Positif Rp75,3 Triliun di Paruh Pertama 2024

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha

Jakarta- PT Telkom Indonesia memangkas 34 entitas dari 67 entitas usaha dalam proses transformasi BUMN untuk membangun organisasi yang lebih...

Bisnis SMS dan Telepon Turun, Telkom Indonesia Masih Laba Rp 16,46 T

Telkom Tanam 20 Ribu Mangrove Perkuat Ekosistem Pesisir

NTT -  PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan praktik berkelanjutan melalui aksi penanaman 20 ribu...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In