• Latest
  • Trending
Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

Istana Bantah Haji Isam Koordinator Penanganan Kebakaran Hutan Kalimantan

Kemenhan-TNI Siapkan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Kapal Induk Pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi Berlayar ke Ibu Pertiwi

Hera Handayani Mengundurkan Diri dari Direksi Elnusa

Hera Handayani Mengundurkan Diri dari Direksi Elnusa

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Alasan Prabowo Tak Ajak Menhut Raja Juli dan Menteri Jumhur Cek Karhutla 

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Korban Gempa NTT: 100 Warga Meninggal Dunia

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Umumkan Jajaran Komisaris dan Direksi, ada WNA

Beasiswa LPDP Tingkatkan SDM Unggul Papua & Papua Barat

Skor Baca Siswa RI Jauh di Bawah Rata-Rata OECD

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Anggota DPR Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional, Kerugian Rp 50 T

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Prabowo Dorong ‘Ubi Bombing’ Padamkan Karhutla

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 100 Orang, 1.603 Luka-luka

Calon Bos OJK Beberkan Strategi Bikin Bursa Mineral RI Jadi Acuan Harga Global

Calon Bos OJK Beberkan Strategi Bikin Bursa Mineral RI Jadi Acuan Harga Global

Koreksi Desain IKN, Prabowo Fokus Ketahanan Lingkungan dan Bencana

Mensesneg Klaim Karhutla 4 Provinsi di Pulau Sumatra Sudah Terkendali

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Bakal Samakan Sistem Grading Pegawai di Semua BUMN

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Istana Bantah Haji Isam Koordinator Penanganan Kebakaran Hutan Kalimantan

by Aspek
Agustus 24, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

 

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo menegaskan pemerintah tidak pernah menunjuk pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam sebagai koordinator penanganan kebakaran hutan di Kalimantan. Menurut dia, saat ini semua bergerak mempercepat proses pemadaman.

 

BacaJuga

Kapal Induk Pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi Berlayar ke Ibu Pertiwi

Hera Handayani Mengundurkan Diri dari Direksi Elnusa

Alasan Prabowo Tak Ajak Menhut Raja Juli dan Menteri Jumhur Cek Karhutla 

Korban Gempa NTT: 100 Warga Meninggal Dunia

Danantara Umumkan Jajaran Komisaris dan Direksi, ada WNA

Skor Baca Siswa RI Jauh di Bawah Rata-Rata OECD

“Tidak ada, tidak benar. Semua pihak diminta ikut membantu itu benar. Tapi kalau menjadi koordintar itu tidak karena itu kewenangannya bukan disitu,” ujar Prasetyo ditemui di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

 

Menurut dia, pemerintah pusat sudah menunjuk beberapa pejabat setingkat menteri untuk berbagi wilayah menangani karhutla di Kalimantan.

 

“Jadi memang kita bagi tugas untuk atensi Kalimantan Barat, Kalimantan, Tengah dan seterusnya. memang kita atur seperti itu,” kata Prasetyo.

Prasetyo menambahkan, sejauh ini pemerintah belum berencana membentuk tim satuan tugas (satgas) untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Kalimantan.

 

“Saya kira belum (bentuk satgas) karena kemarin hasil dari lapangan penanganan yang itu koordinasi lintas sektor juga sudah cukup kuat,” kata dia.

 

“Kalau pun ada keperluan penambahan beberapa peralatan, termasuk heli water boomb, termasuk APD dan penamabahan pasukan sudah semua dikerjakan,” sambung Prasetyo.

 

Dia mengatakan, penunjukkan menteri dilakukan atas kesepakatan bersama untuk mempermudah penanganan kebakaran hutan.

 

“Ada Menko Polkam, ada Menko PM, ada di situ kita bagi semua, KSAD juga bertanggung jawab terhadap satu wilayah,” terang Prasetyo.

 

“Tapi jangan juga diartikan tidak bertanggung jawab dengan daerah yang lain. Ini hanya membagi atensi supaya ada percepatan (penanganan),” jelas dia.

 

 

 

 

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Alasan Prabowo Tak Ajak Menhut Raja Juli dan Menteri Jumhur Cek Karhutla 

    ASPEK.ID, JAKARTA -  Presiden Prabowo Subianto melakukan pengecekan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra, Senin (24/8/2026)....

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Anggota DPR Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional, Kerugian Rp 50 T

ASPEK.ID, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana...

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Prabowo Dorong ‘Ubi Bombing’ Padamkan Karhutla

ASPEK.ID, PALEMBANG - Presiden Prabowo Subianto mendorong pengembangan inovasi berbahan baku ubi atau singkong yang disebut “ubi bombing” sebagai alternatif...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In