• Latest
  • Trending
NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Korban Gempa NTT: 100 Warga Meninggal Dunia

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Intelektual Dukung Prabowo Copot Menteri Haji

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

DPR: Apresiasi Kepemimpinan Kapolri Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Jimly Asshiddiqie: Alex Noerdin Bukan Orang Jahat

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Korban Gempa NTT: 100 Warga Meninggal Dunia

by Aspek
Agustus 25, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Kerusakan akibat gempa di NTT (Foto: ANTARA FOTO/GECIO VIANA)

 

 

ASPEK.ID, JAKARTA-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan update data korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Data terkini menyebutkan, jumlah korban meninggal dunia ada 100 orang.

BacaJuga

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

 

“Terkait dengan korban gempa per hari ini yang meninggal dunia ada 100, luka-luka 1.603 jiwa, mengungsi 180.327 jiwa,” ujar Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers daring, Senin (24/8/2026).

 

Dia menegaskan, korban meninggal terbaru sebelumnya mengalami luka berat dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

 

“Untuk jumlah korban meninggal, perlu kami tegaskan bahwa yang meninggal 100 ini adalah korban gempa yang semula luka berat dirawat di fasilitas kesehatan, namun tidak berhasil diselamatkan,” kata Suharyanto.

 

“Sehingga yang semula di hari pertama dan hari kedua ada 48 yang meninggal dunia, angka per hari ini total menjadi 100 yang meninggal dunia,” sambung dia.

 

Suharyanto kemudian memaparkan untuk rincian wilayah korban meninggal dunia yaitu Kabupaten Manggarai Barat 1 jiwa, Manggarai 38 jiwa, Manggarai Timur 34 jiwa, Ngada 5 jiwa, Nagekeo 13 jiwa, Ende 3 jiwa, dan Sikka 6 jiwa.

 

Menurut Suharyanto, data sementara rumah rusak ada 73.818 unit, terbagi dalam rusak berat 23.276 unit, rusak ringan 17.563 unit, dan rusak ringan 32.979 unit.

 

“Fasilitas umum, ini data sementaranya fasilitas umum adalah sekolah, tempat ibadah, kantor pemerintahan, dan infrastruktur-infrastruktur lainnya ada 1.915 unit yang rusak,” ucap dia.

 

Suharyanto menyebut, ini merupakan data sementara yang seiring berjalannya waktu, maka akan semakin lengkap.

 

“Data dikumpulkan secara berjenjang, bottom up dari mulai tingkat yang paling kecil, kampung, rukun tetangga, naik lagi ke atas sampai tingkat desa Camat, bupati, dan dihimpun di tingkat nasional, baik oleh BPS maupun oleh BNPB,” kata dia.

 

“Jadi untuk gempa Flores ini kita ketahui bersama bahwa yang terdampak ada tujuh kabupaten, dan yang terdampak lebih tinggi atau lebih parah dibandingkan kabupaten lainnya adalah di Manggarai dan Manggarai Timur,” tandas Suharyanto.

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M 7,0 Hentak Tibet, 16 Warga Tewas

  ASPEK.ID, TIBET- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 di Tibet, China, pada Kamis malam, 22 Oktober 2026 pukul 22.33 waktu...

Prabowo-Gibran Lawan Kelompok Radikal, Sindir Siapa?

Survei Voxpol: Kepercayaan Publik di Indonesia Timur Terhadap Prabowo-Gibran 63,1 Persen

ASPEK.ID, JAKARTA -Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi, mengatakan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto...

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa Dangkal M 5,3 Hentak Labuan Bajo

  ASPEK.ID, LABUAN BAJO- Gempa bumi terjadi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu petang (18/10/2026) pukul 16.00 Wita. Badan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In