• Latest
  • Trending
Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga 17.30 WIB

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Dampak Abu Anak Krakatau, Jemaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Sekolah Belajar Tatap Muka dengan Kapasitas 100% Dimulai Hari Ini

Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Terapkan 5M Hadapi Abu Vulkanik

Jokowi Kenang Rachmat Gobel Sosok Menteri yang Baik dan Pekerja Keras

Di Penang, Jokowi Ingatkan Pemimpin untuk Memahami Rakyat

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga Pukul 13.30 WIB

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

InJourney Siapkan Hotel dan Bus untuk Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan Abu Vulkanik

PM Timor Leste Xanana Terima Gelar Doktor HC

PM Timor Leste Xanana Terima Gelar Doktor HC

AP II Optimis Pulihkan Bisnis Bandara

Bandara Soetta Ditutup Hingga 09.30 WIB

Survei Median: Sekolah Rakyat Dapat Respons Positif Publik

Survei Median: Sekolah Rakyat Dapat Respons Positif Publik

Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Bandara Tersibuk di Dunia

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Bandara Soekarno-Hatta

Zulhas Kenang Momen Bersama Zaini Abdullah

Zulhas Ungkap RI Rugi Rp 250 T Setiap Tahun dari Laut

AS Restui Penjualan Bom Rp88 Triliun ke Arab Saudi

AS Restui Penjualan Bom Rp88 Triliun ke Arab Saudi

BMKG Jelaskan Fenomena Dentuman Misterius di Bandung Raya

BMKG Jelaskan Fenomena Dentuman Misterius di Bandung Raya

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, September 6, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bandara Soetta Ditutup Hingga 17.30 WIB

by Aspek
September 6, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Ilustrasi penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, Banten. [Foto: Kominfo]

ASPEK.ID, BANTEN – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten masih ditutup sementara akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026).

Berdasarkan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM) yang diterbitkan AirNav Indonesia melalui Unit Pelayanan Informasi Aeronautika, penutupan Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang hingga pukul 17.30 WIB.

Pembaruan tersebut tercantum dalam NOTAM A3348/26, yang sekaligus menggantikan NOTAM sebelumnya, yakni A3346/26.

BacaJuga

Dampak Abu Anak Krakatau, Jemaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Terapkan 5M Hadapi Abu Vulkanik

Di Penang, Jokowi Ingatkan Pemimpin untuk Memahami Rakyat

Bandara Soetta Ditutup Hingga Pukul 13.30 WIB

InJourney Siapkan Hotel dan Bus untuk Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan Abu Vulkanik

PM Timor Leste Xanana Terima Gelar Doktor HC

Bahaya abu vulkanik bagi penerbangan Abu vulkanik menjadi salah satu bahaya serius bagi penerbangan karena partikelnya terdiri atas material batuan, mineral, dan kaca vulkanik yang keras serta abrasif.

Menurut Lembaga Survei Geologi AS (USGS), abu vulkanik yang masuk ke atmosfer dapat terbawa angin hingga ratusan kilometer dari sumber erupsi. Konsentrasi abu yang tinggi dapat mengurangi jarak pandang, merusak sistem kendali dan instrumen pesawat, hingga menyebabkan mesin jet kehilangan daya. Risiko terbesar muncul ketika abu terhisap ke dalam mesin jet. USGS menjelaskan, material silikat dalam abu vulkanik memiliki titik leleh yang lebih rendah dibandingkan temperatur operasi mesin jet modern.

Partikel abu yang masuk ke mesin dapat meleleh dan kemudian menempel kembali pada bagian mesin yang lebih dingin. Kondisi tersebut dapat mengganggu kinerja mesin, memicu compressor stall, bahkan menyebabkan hilangnya daya dorong.

Lembaga Penerbangan Federal AS (FAA) juga menegaskan, menghindari pertemuan dengan awan abu vulkanik merupakan langkah utama dalam operasi penerbangan

Komentar
Share12Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Dampak Abu Anak Krakatau, Jemaah Umrah Tertunda ke Baitullah

ASPEK.ID, MAKASSAR - Sebanyak 30 jemaah umrah asal Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan, terpaksa menunda perjalanan mereka setelah penerbangan...

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Bandara Soetta Ditutup Hingga Pukul 13.30 WIB

ASPEK.ID, BANTEN - Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, memperpanjang penghentian sementara operasional penerbangan pada Minggu (6/9/2026) hingga pukul 13.30 WIB....

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

InJourney Siapkan Hotel dan Bus untuk Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan Abu Vulkanik

    ASPEK.ID, JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyiapkan bus dan hotel kepada penumpang yang...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In