ASPEK.ID, JAKARTA – Tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa tak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga berdampak pada distribusi logistik nasional. PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND mengonfirmasi dua armada pengangkut miliknya ikut berada di dalam kapal yang tenggelam saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9/2026).
Dalam keterangan resminya, PosIND menyebut informasi tersebut diperoleh dari perusahaan penyedia jasa transportasi yang mengoperasikan pelayaran KMP Virgo Transport 8.
“Berdasarkan informasi awal yang kami terima dari perusahaan penyedia jasa transportasi, terdapat dua unit kendaraan pengangkut yang membawa sebagian kiriman PosIND di dalam kapal tersebut,” demikian pernyataan PosIND.
PosIND mengatakan saat ini terus berkoordinasi dengan penyedia jasa transportasi serta memantau perkembangan proses pencarian bersama Basarnas, KSOP, dan otoritas terkait.
Selain mengikuti perkembangan operasi SAR, PosIND juga melakukan pelacakan dan verifikasi terhadap barang kiriman masyarakat yang diduga ikut terdampak dalam insiden tersebut.
Perusahaan pelat merah itu memastikan akan menyiapkan langkah penanganan serta menyampaikan informasi kepada pelanggan setelah proses verifikasi selesai dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
“PosIND akan menyiapkan langkah penanganan dan komunikasi kepada pelanggan sesuai hasil verifikasi dan ketentuan yang berlaku,” tulis manajemen.
PosIND juga menyampaikan keprihatinan atas musibah tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 dan menegaskan keselamatan pengemudi, petugas, awak kapal, serta seluruh penumpang menjadi prioritas utama.
Sementara itu, data terbaru Basarnas hingga Minggu sore mencatat enam orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. KMP Virgo Transport 8 diketahui mengangkut total 243 penumpang dan awak kapal.
Dari jumlah itu, 103 orang telah berhasil dievakuasi, dengan 97 orang di antaranya ditemukan selamat. Hingga Minggu sore, sebanyak 140 penumpang lainnya masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan. []
















