ASPEK.ID, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin (28/9/2026) di zona merah setelah bergerak melemah sepanjang hari. Tekanan jual membuat IHSG ditutup turun lebih dari 1% ke level 6.147.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup di level 6.147,8 atau melemah 1,51% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Sejak pembukaan pasar, indeks tak mampu keluar dari zona negatif.
IHSG dibuka di level 6.209,7. Sepanjang sesi perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.227,8 sebelum akhirnya turun hingga level terendah 6.140,3.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai. Volume transaksi tercatat mencapai 37,114 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 12,512 triliun. Sementara frekuensi perdagangan mencapai 1.652.859 kali transaksi.
Mayoritas saham juga berakhir di zona merah. Sebanyak 532 saham melemah, 180 saham menguat, dan 81 saham ditutup stagnan.
Pelemahan IHSG juga masih terlihat dalam sejumlah periode perdagangan. Dalam sepekan terakhir, IHSG terkoreksi 3,71%. Secara bulanan, indeks turun lebih dalam yakni 5,79%.
Meski demikian, dalam periode tiga bulan IHSG masih membukukan kenaikan sebesar 2,48%. Sementara jika dihitung selama enam bulan terakhir, IHSG masih melemah 16,21%. []














