ASPEK.ID, SUBANG – Sebanyak 2.259 unit mobil diekspor ke Meksiko melalui Pelabuhan Patimban, Jawa Barat. Ribuan kendaraan tersebut diangkut kapal pengangkut kendaraan MV Antares Leader milik perusahaan pelayaran Jepang, Nippon Yusen Kabushiki Kaisha (NYK).
MV Antares Leader melakukan kunjungan perdana ke Pelabuhan Patimban. Kapal tersebut melaksanakan kegiatan bongkar muat kendaraan di Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban.
Untuk kegiatan ekspor, MV Antares Leader membawa 2.259 unit kendaraan yang terdiri dari 1.215 unit Mitsubishi Xforce dan 1.044 unit Mitsubishi Xpander. Seluruh kendaraan tersebut diberangkatkan menuju Meksiko.
Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban Mohd Arief Agustian mengatakan kunjungan perdana NYK menambah pilihan layanan kapal kendaraan internasional di Pelabuhan Patimban.
“Kehadiran NYK menambah pilihan layanan kapal kendaraan internasional di Pelabuhan Patimban sekaligus membuka konektivitas ekspor kendaraan menuju Meksiko,” kata Arief dalam keterangannya, Kamis (1/10/2026).
Menurut dia, bertambahnya jaringan pelayaran di Patimban menjadi penting bagi industri otomotif karena membuka lebih banyak akses untuk menjangkau pasar internasional.
Layanan pengangkutan kendaraan oleh NYK tersebut direncanakan berlangsung secara rutin dengan frekuensi satu kali setiap bulan.
Sebelumnya, layanan kapal kendaraan internasional di Pelabuhan Patimban telah berjalan sejak 2021 melalui Toyofuji Shipping (TFS). Perusahaan tersebut melayani kegiatan ekspor dan impor kendaraan ke sejumlah negara tujuan internasional.
Dengan masuknya NYK, jaringan perusahaan pelayaran yang memanfaatkan Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban kini semakin bertambah. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan layanan logistik untuk industri otomotif.
“Semakin luasnya jaringan pelayaran dari Patimban akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi pelaku industri dalam menjangkau pasar internasional,” ujar Arief.
“KSOP Patimban akan terus mendukung kelancaran pelayanan kapal dan kegiatan bongkar muat sehingga konektivitas ekspor kendaraan melalui Patimban dapat berkembang secara berkelanjutan,” sambungnya. []














