• Latest
  • Trending
Presiden ke-6 RI SBY Terbitkan Novel Diana Memang Manja

Presiden ke-6 RI SBY Terbitkan Novel Diana Memang Manja

Pengusaha Usul Biaya Umrah 2022

Menteri Mau Rekrut Nonmuslim Jadi Petugas Haji, ini Alasannya

Forbes Umumkan 10 Orang Terkaya di Dunia 2026

Elon Musk: Di era AI Menabung untuk Masa Depan Sia-sia

Ratusan Ribu Jamaah Haji Dikeluarkan dari Mekkah

Kloter Pertama Haji Terbang 11 April 2027: Ini Jadwalnya

Menteri Pigai Siap Debat Terbuka tentang HAM dengan Guru Besar UGM

Menteri Bilang Dandhy Tak Boleh Dipidana karena Film Pesta Babi

Paus Leo XIV Berhasil Operasi Pengangkatan Tumor Paru-paru

Paus Leo Kirim Suara dari Vatikan Ikut Pemilu AS

UI:  Alasan Data Center AI Butuh Banyak Air

9.347 Data Center di Seluruh Dunia Rebutan Air dengan Petani

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Eks Ombudsman: Prabowo Sebaiknya Tiru Pejabat Hongkong Minta Maaf

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Selama 2 Hari Turis Tidak Bisa Foto Patung Merlion di Singapura

[Foto] Ribuan Mobil Antre Distribusi Makanan

Kota Paling Banyak Pemilik Mobil di Indonesia

Gibran Tidak Naik Kelas di SMP Lalu Pindah ke Singapura itu Hoaks

Kuasa Hukum: Putusan MA Tak Pengaruhi Posisi Wapres Gibran

Mayor Teddy Lapor LHKPN Rp 15,38 Miliar

IndocPolls: Kinerja Nusron Terburuk, Teddy Terbaik

Alasan Investor Global Lirik RI

Survei: 64,4% Pemuda RI Khawatir Kerjanya Diambil AI

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, November 1, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Presiden ke-6 RI SBY Terbitkan Novel Diana Memang Manja

by Aspek
Oktober 31, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
Presiden ke-6 RI SBY Terbitkan Novel Diana Memang Manja

 

ASPEK.ID, BOGOR — Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuangkan refleksi kehidupan dan pengalaman personalnya melalui novel Diana Memang Manja. Karya tersebut berangkat dari ketertarikannya terhadap lagu legendaris Koes Plus berjudul Diana, yang kemudian berkembang menjadi cerita tentang kehidupan, kehilangan, dan perasaan manusia.

 

BacaJuga

Menteri Mau Rekrut Nonmuslim Jadi Petugas Haji, ini Alasannya

Elon Musk: Di era AI Menabung untuk Masa Depan Sia-sia

Kloter Pertama Haji Terbang 11 April 2027: Ini Jadwalnya

Menteri Bilang Dandhy Tak Boleh Dipidana karena Film Pesta Babi

Paus Leo Kirim Suara dari Vatikan Ikut Pemilu AS

9.347 Data Center di Seluruh Dunia Rebutan Air dengan Petani

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ingrid Kansil mengapresiasi novel tersebut. Menurut dia, karya SBY memperlihatkan sisi lain seorang negarawan yang juga memiliki ruang ekspresi melalui seni dan sastra.

Ingrid mengaku mendapat kehormatan karena menerima novel tersebut secara langsung dari SBY di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dia menjadi salah satu dari 14 orang yang menerima novel secara simbolis dalam kesempatan tersebut. Sebagian besar penerima berasal dari kalangan seniman.

 

“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya, bisa mendapat langsung novel Diana Memang Manja, dan membacanya,” ujar Ingrid dalam keterangan resmi yang diterima wartawan di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Ketua Umum Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) itu menilai, membaca novel bukan sekadar mengikuti alur cerita atau mengenali karakter tokohnya. Lebih dari itu, sastra dapat menjadi jalan untuk memahami manusia, termasuk perasaan, hubungan antarmanusia, pengalaman kehilangan, dan berbagai dinamika kehidupan.

 

Menurut Ingrid, karya sastra juga mengajak pembaca melihat kehidupan dari sudut pandang yang berbeda. Dia melihat pendekatan tersebut menjadi salah satu hal menarik dalam novel Diana Memang Manja.

 

“Sebuah karya sastra dari Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, yang kita kenal sebagai seorang negarawan, tetapi juga memiliki banyak ruang ekspresi dan refleksi melalui karya tulis,” kata Ingrid.

 

Dia menambahkan, salah satu hal yang menarik dari novel tersebut adalah proses awal lahirnya cerita. Rasa penasaran SBY terhadap lagu Diana yang dipopulerkan Koes Plus menjadi titik awal pengembangan kisah dalam novel itu.

 

SBY menjelaskan, menulis novel menjadi pilihan untuk menyalurkan minat seninya setelah sebelumnya menekuni lukisan, puisi, dan musik. Menurut dia, novel memberinya keleluasaan untuk membangun alur cerita, menciptakan adegan, serta menentukan karakter setiap tokoh.

 

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut juga mengungkapkan, ketertarikannya terhadap seni bukan hal baru. Aktivitas berkesenian menjadi cara untuk kembali menekuni minat yang sempat ditinggalkan selama menjalani tugas di militer dan pemerintahan.

 

Dalam mengembangkan Diana Memang Manja, SBY melakukan riset, termasuk menelusuri sosok perempuan yang diyakininya berkaitan dengan lagu Koes Plus tersebut. Lagu itu sendiri telah dikenalnya sejak 1973, ketika dia masih menjadi taruna.

 

SBY mengaku menemukan sosok Diana di Wonosobo, Jawa Tengah. Dia kemudian bertemu dengan perempuan tersebut dalam pertemuan yang berlangsung sekitar lima jam. Saat itu, SBY tidak menyebutkan identitas lengkapnya dan hanya memperkenalkan diri sebagai pelukis.

 

Dalam pertemuan tersebut, SBY mendengar kisah kehidupan Diana, termasuk pengalaman kehilangan yang dialaminya. Kisah itu memiliki kedekatan emosional dengan pengalaman pribadi SBY setelah istrinya, Ani Yudhoyono, meninggal dunia.

 

SBY mengatakan, pengalaman Diana yang ditinggal suaminya mengingatkannya pada perasaannya ketika kehilangan Ani. Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu sumber refleksi yang dituangkan dalam novel, meskipun tidak seluruh cerita merupakan pengalaman pribadinya.

 

“Itulah my own heart saya ungkapkan melalui novel itu, tentu dengan sebuah imajinasi yang saya tata sedemikian rupa,” ujar SBY.

 

Dia mengakui sebagian perasaannya setelah Ani meninggal dituangkan ke dalam cerita. Namun, SBY mengatakan kini dirinya telah lebih kuat dalam menghadapi kehilangan tersebut.

 

“Sebagian saya curi novel itu untuk mengekspresikan hati saya sekian tahun yang lalu, but I am now stronger, saya sudah move on,” katanya.

 

 

 

Komentar
Share15Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jokowi dan SBY Duduk Berdampingan pada HUT Ke-81 TNI

Jokowi dan SBY Duduk Berdampingan pada HUT Ke-81 TNI

  ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri HUT...

Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR 2026, Jokowi Hadir

Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR 2026, Jokowi Hadir

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak menghadiri Sidang Tahunan...

Prabowo Gelar Open House di Istana, SBY hingga Gibran Hadir

SBY Tak Hadiri HUT RI di Istana, ini Penyebabnya

Jakarta- Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Benny Kabur Harman mengungkapkan, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). tidak menghadiri...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In