ASPEK.ID, JAKARTA – Kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai bertolak ke Madinah pada 11 April 2027.
Jemaah mulai memasuki asrama haji pada 10 April 2027. Sementara itu, operasional pemulangan jemaah dijadwalkan berlangsung hingga 20 Juni 2027.
Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tertanggal 29 September 2026 yang mengacu pada kalender Ummul Qura Arab Saudi.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan kepastian jadwal memungkinkan calon jemaah mematangkan berbagai persiapan sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Persiapan menuju Haji 2027 sudah mulai bisa dilakukan karena jadwal perjalanan resmi telah ditetapkan. Jemaah akan berada di Arab Saudi rata-rata sekitar 38 hingga 40 hari. Jadwal makin jelas, persiapan pun makin matang agar perjalanan ke Tanah Suci makin mudah, aman, dan nyaman,” ujar Maria, dikutip Minggu, (1/11/2026).
Berikut ini Jadwal Penyelenggaraan Haji 1448 H / 2027 M sebagai berikut:
1. 10 April 2027: Jemaah mulai masuk asrama haji.
2. 11-25 April 2027: Pemberangkatan Gelombang I (Tanah Air menuju Madinah).
3. 26 April-10 Mei 2027: Pemberangkatan Gelombang II (Tanah Air menuju Jeddah).
4. 14 Mei 2027: Pergerakan jemaah dari Makkah menuju Arafah.
5. 15 Mei 2027: Puncak ibadah wukuf di Arafah.
6. 16 Mei 2027: Hari Raya Iduladha 1448 H.
7 17-19 Mei 2027: Hari-hari Tasyrik.
8. 21 Mei-4 Juni 2027: Pemulangan Gelombang I (Makkah via Bandara King Abdul Aziz, Jeddah menuju Indonesia).
9. 5 Juni-20 Juni 2027: Pemulangan Gelombang II (Madinah via Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz menuju Indonesia).
Operasional pemberangkatan maupun pemulangan masing-masing berlangsung selama 30 hari, terbagi rata 15 hari untuk setiap gelombang.







![[Foto] Ribuan Mobil Antre Distribusi Makanan](https://aspek.id/wp-content/uploads/2020/04/mobil-antre-food-bank-texas3-75x75.jpeg)








