• Latest
  • Trending
Daftar Lengkap Menteri Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf Amin

[The Perfekto Indonesia] Merespon Kabinet Indonesia Maju

Laris Sewa Kantor di Jantung Bisnis Jakarta

Laris Sewa Kantor di Jantung Bisnis Jakarta

Indonesia Target Ekspor Beras ketiga Negara

Indonesia Target Ekspor Beras ketiga Negara

Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

JK: 3 Kunci Pemimpin Sukses di Tengah Persaingan Ketat

Rudi Satwiko Disebut Gantikan Ari Askhara di Humpuss Maritim

Rudi Satwiko Disebut Gantikan Ari Askhara di Humpuss Maritim

Sewa Lahan di KIT Batang Gratis 5 Tahun

Dirut Jasa Marga:Tol Trans Jawa Hidupkan UMKM

BI: Ekspor Jadi Salah Satu Penopang Ekonomi Kuartal IV/2021

Danantara Tidak Punya Rencana Merger ASDP-Pelni ke Pelindo

Garuda Dikabarkan Rombak Pengurus, Ini Nama-Nama yang Masuk dan Keluar

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

DPR Tetapkan 5 Dewas RRI Periode 2026-2031, Ini Nama-Namanya

Sekjen DPR Indra Iskandar Menang Praperadilan, Status Tersangka Gugur

3 Terdakwa Korupsi Klaim Fiktif BPJS Divonis 3-7 Tahun

Gol Ramadan Bawa FC Bekasi City Menang, Persiraja Protes Keputusan Wasit

Bawa 20 Pemain, Persiraja Siap Tempur Hadapi PSIS Semarang

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Ambruk 1,88% ke 6.031, 497 Saham Berguguran

Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 350 Unit Akhir 2026

Prabowo Ungkap Rencana Ganti Nama BNN, Ini Nama Barunya

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

[The Perfekto Indonesia] Merespon Kabinet Indonesia Maju

by Zamzami Ali
Oktober 26, 2019
in BERITA UTAMA, OPINI
Daftar Lengkap Menteri Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf Amin

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin berfoto bersama seluruh anggota Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10). [Foto: Setkab]

ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan serta melantik Menteri di Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Dari 38 nama menteri dan pejabat setingkat menteri yang telah dilantik, hampir separuhnya berasal dari partai politik dan sisanya berasal dari kalangan professional.

Susunan menteri di Kabinet Indonesia Maju yang baru beberapa hari disusun dinilai hanya akomodatif bagi lawan (mantan oposisi), namun cenderung mengabaikan kepentingan pendukung. Dalam beberapa hal, Presiden Jokowi hanya mementingkan isu populis dibandingkan dengan substansial.

BacaJuga

Garuda Dikabarkan Rombak Pengurus, Ini Nama-Nama yang Masuk dan Keluar

BREAKING NEWS: Gibran Tetap Wapres RI, MK Tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan

Setelah 35 Tahun, Timnas Indonesia Kembali Jadi Raja Asia Tenggara

The Atjeh Connection Buka Cabang ke-10 di Serpong, Perluas Diplomasi Budaya Aceh dari Indonesia ke Dunia

Kapolri Suyudi Mutasi 19 Kapolda

Prabowo Lantik Wantimpres Baru di Istana, Pratikno hingga Rocky Gerung Disebut Masuk

Misalnya dalam penempatan menteri bidang ekonomi. Seperti yang kita tahu pertumbuhan ekonomi cenderung tidak signifikansi hanya di 5 %. Seharusnya pada masa 5 tahun kedepan Presiden sudah harus mulai berpikir bagaimana terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi yang terjadi. Dalam hal ini Presiden tidak peka kondisi, dengan menempatkan menteri bidang ekonomi yang bukan dari latar belakang ekonomi.

Di mulai dari Menko Perekonomian yang diisi oleh Airlangga Hartanto. Jabatan Menko Perekonomian seharusnya diisi oleh orang yang benar-benar ahli dalam bidang ekonomi makro, bisa melihat permasalahan ekonomi Indonesia secara lebih komprehensif, tidak hanya bisnis semata. Tapi mulai dari kondisi ekonomi di masyarakat paling rendah hingga tertinggi.

Menteri Desa PDTT juga diisi oleh Abdul Halim Iskandar yang berlatarbelakang partai politik. Pada dasarnya hal yang lumrah partai politik untuk mengusung kandidatnya menjadi menteri. Namun yang perlu diperhatikan adalah kandidat yang diusung harus benar-benar paham dengan jabatan yang dipegangnya.

Jadi sekalipun menteri memang merupakan jabatan politik, Presiden seharusnya tidak abai dengan nilai substansinya. Belum lagi, kalau kita melihat Abdul Halim sebelumnya pernah berurusan dengan KPK pada tahun 2018 lalu.

Dalam aspek politik, Presiden juga cenderung tidak memegang komitmen dengan Partai Politik pendukung dan pengusungnya. Katakan saja misalnya Hanura yang pada pemilu 2019 lalu merupakan partai pengusung yang menyerahkan suara kursinya di parlemen untuk mengusung Jokowi-Amin. Namun bukan berarti dengan Hanura tidak mendapatkan kursi di DPR, dapat diabaikan sebagai partai yang tidak berkontribusi pada perolehan suara Jokowi.

Di sisi lain, Indonesia yang menerapkan demokrasi, Perkumpulan massa yang dapat diakui di dalam sistem adalah partai politik. Karena Partai Politik yang memegang mandate fungsi artikulasi dan agregasi kepentingan. Dengan fungsi tersebut, rakyat sebagai konstituen memiliki pegangan yang kuat untuk menyalurkan kepentingannya lewat partai politik. Jadi sangat disayangkan jika Presiden lebih mengutamakan kepentingan relawan dibanding partai politik yang punya basis massa yang jelas.

Selain itu, terlepas dari keinginan Presiden untuk mempersatukan perpecahan politik yang terjadi selama ini dengan mengangkat Prabowo sebagai Menteri Pertahanan, namun yang bisa terlihat adalah seolah Presiden mempertegas bahwa perpecahan selama ini adalah murni hanya soal bagi-bagi jabatan bukan pada tataran pertarungan gagasan untuk membangun Indonesia.

Belum lagi jika melihat pada beberapa latar belakang menteri yang diangkat pernah tersangkut permasalahan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Seharusnya Presiden mempertimbangkan menteri yang dipilih adalah orang yang tidak pernah terindikasi masalah dengan KPK.

Jakarta, 26 Oktober 2019.

Almufarid C. Gadeng, Analis The Perfekto Indonesia.

Komentar
Share26Tweet16SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Dua Tersangka Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo

Jokowi: Setiap Negara Punya Sistem Pendidikan Berbeda-beda

ASPEK. ID, SOLO - Joko Widodo (Jokowi) menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal ketiadaan bukti ijazah SMA milik Wapres Gibran...

Jokowi Beri Sinyal Duetkan Prabowo dan Erick Thohir

Jokowi Nonton Langsung Final Indonesia Vs Thailand Malam Ini

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bertolak ke Jakarta untuk menyaksikan langsung pertandingan final FIFA ASEAN Cup...

Jokowi dan SBY Duduk Berdampingan pada HUT Ke-81 TNI

Jokowi dan SBY Duduk Berdampingan pada HUT Ke-81 TNI

  ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri HUT...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In