• Latest
  • Trending
Kemendes Siapkan 1,8 Juta Ha Lahan untuk Ketahanan Pangan

Amran: Impor Pangan Ilegal Rugikan 115 Juta Petani

Harga Emas Antam Naik, Rp1.009.000/gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam, Ini Rincian Harganya

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

KPK Akan Panggil Lagi Menteri Nusron Wahid Pekan Ini

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Malaysia Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter Padamkan Karhutla, RI Belum Beri Jawaban

Eks CEO Bukalapak Gabung Canva

Eks CEO Bukalapak Gabung Canva

Bandara Arab Saudi Ditutup Hingga 17 Oktober 2026

Bandara Arab Saudi Ditutup Hingga 17 Oktober 2026

Malam-malam, Prabowo Panggil Fadli Zon ke Istana

Malam-malam, Prabowo Panggil Fadli Zon ke Istana

Qatar Airways Sebut Potensi Penularan Covid-19 di Pesawat Rendah

Qatar Airways dan Emirates Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi

Helikopter Chinook Jepang Tangani Karhutla di Kalimantan

Seskab: 60 Ribu Personel Dikerahkan Padamkan Karhutla

Bandara Ngurah Rai Sewa Spot Foto Rp5 Juta

Pemerintah Bantah Daya Beli Warga Melemah ini Buktinya

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Menko Polkam Sebut Alasan Karhutla Belum sebagai Bencana Nasional

Survei: Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo-Gibran  63,2%, Modal Sosial yang Sangat Berharga

2 Tahun Prabowo-Gibran: 75 Persen Warga Stres

Menteri Trenggono Resmi Larang Ekspor Benih Lobster

Indonesia Stop Ekspor Benih Lobster

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Amran: Impor Pangan Ilegal Rugikan 115 Juta Petani

by Aspek
September 23, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI
Kemendes Siapkan 1,8 Juta Ha Lahan untuk Ketahanan Pangan

Ilustrasi petani. [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas]

 

 

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menyoroti dampak masuknya pangan ilegal terhadap petani di dalam negeri. Menurutnya, praktik tersebut bukan sekadar persoalan pelanggaran aturan impor, tetapi juga dapat mengganggu pasar hasil produksi petani.

BacaJuga

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam, Ini Rincian Harganya

KPK Akan Panggil Lagi Menteri Nusron Wahid Pekan Ini

Malaysia Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter Padamkan Karhutla, RI Belum Beri Jawaban

Eks CEO Bukalapak Gabung Canva

Bandara Arab Saudi Ditutup Hingga 17 Oktober 2026

Malam-malam, Prabowo Panggil Fadli Zon ke Istana

 

 

Amran menyebut sekitar 115 juta petani berpotensi terdampak apabila pangan ilegal terus masuk dan beredar di Indonesia. Produk ilegal dinilai dapat menjadi tekanan tambahan bagi hasil pertanian dalam negeri karena masuk tanpa mengikuti ketentuan yang berlaku.

 

“Ini bukan persoalan kecil. Ketika pangan ilegal masuk ke Indonesia, yang terdampak bukan hanya pemerintah atau negara, tetapi petani dan konsumen. Ada sekitar 115 juta petani yang kehidupannya bergantung pada sektor pertanian. Kalau pasar mereka dimasuki produk ilegal, tentu ini bisa merugikan petani karena hasil produksi dalam negeri harus bersaing dengan barang yang masuk tanpa mengikuti ketentuan,” ujar Amran, Selasa (22/9/2026).

 

 

Menurut Amran, persoalan tersebut juga menyangkut perlindungan konsumen. Pangan yang masuk secara ilegal tidak melewati proses pengawasan sebagaimana produk yang masuk melalui jalur resmi.

 

“Di sisi lain, konsumen juga harus kita lindungi karena pangan yang masuk secara ilegal tidak melalui pengawasan sebagaimana mestinya. Karena itu, praktik seperti ini harus kita hentikan dan pelakunya harus ditindak tegas,” tegasnya.

 

Amran meminta, penindakan terhadap pelaku dilakukan secara serius agar praktik serupa tidak terus berulang. Dia bahkan mendorong agar pelaku dijatuhi hukuman maksimal sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

“Kalau bisa, hukum maksimal saja. Kalau ada di atasnya, di atasnya,” kata Amran.

Dia menambahkan pemberantasan pangan ilegal membutuhkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Menurutnya, pengawasan tidak hanya diperlukan untuk menjaga pasar petani, tetapi juga memastikan pangan yang beredar aman bagi masyarakat.

 

 

Komentar
Share12Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Konsumsi Susu Indonesia Kalah dari Myanmar

Amran: 82% Kebutuhan Susu Masih Impor

ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut sekitar 82 persen kebutuhan susu nasional masih impor. Ia memperingatkan...

Satgas Pangan Polri Terbitkan Edaran Pembatasan Penjualan Sembako

Bulog Serap 4,11 Juta Ton Beras Petani, Lampaui Target 2026

ASPEK.ID, JAKARTA - Perum Bulog mencatat pengadaan beras hasil panen petani dalam negeri mencapai 4,11 juta ton hingga 10 Oktober...

Indonesia Target Ekspor Beras ketiga Negara

Indonesia Target Ekspor Beras ketiga Negara

ASPEK.ID, JAKARTA -  Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan ada tiga negara lagi yang jadi sasaran ekspor beras dari Indonesia...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In