• Latest
  • Trending
Asap Melintasi Batas Negara, Hendri Yuzal: ASEAN Harus Jadi Bagian dari Solusi

Asap Melintasi Batas Negara, Hendri Yuzal: ASEAN Harus Jadi Bagian dari Solusi

Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Bus Transjakarta Tak Beroperasi

Gubernur Jakarta Gratiskan Transportasi Umum Bagi Pencari Kerja di 2027

Jet Tempur Mendarat di Tol Paspro

Jet Tempur Mendarat di Tol Paspro

Perpres Ditjen Pesantren Rampung, Wamenag Ungkap 5 Direktorat Utama

Istana Ucapkan Hari Santri 2026, Apresiasi Kontribusi Pesantren bagi Bangsa

Dolar Singapura Tembus Rp 14.100, Ringgit Malaysia Rp 4.421

Dolar Singapura Tembus Rp 14.100, Ringgit Malaysia Rp 4.421

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Kejagung Dikabarkan Geledah Kantor BGN, Aktivitas Perkantoran Lumpuh

BGN Kembalikan Rp 160 M ke Kas Negara

BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

TNI Hormati KPK Usut Keterlibatan 2 Prajuritnya dalam Kasus BNPB

Gibran Apresiasi Karya Mahasiswa Rompi Anti Tantrum

Survei Capres, Gibran Masuk Empat Besar

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Lawan Corona, ADB Hibah Indonesia USD 3 Juta

ADB Yakin RI Bisa Keluar dari Middle Income Trap

China Laporkan Kasus Pertama Flu Burung H10N3 pada Manusia

2 Juta Warga RI Berobat ke Luar Negeri Habiskan R150 T

Hari ini Lalin Bundaran HI  Dialihkan ke Patung Kuda

Jakarta Raih Investasi Nasional Terbanyak Rp249,3 Triliun

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Asap Melintasi Batas Negara, Hendri Yuzal: ASEAN Harus Jadi Bagian dari Solusi

by REDAKSI
Oktober 22, 2026
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS
Asap Melintasi Batas Negara, Hendri Yuzal: ASEAN Harus Jadi Bagian dari Solusi

Jakarta, 22 Oktober 2026 – Hendri Yuzal yang selama ini berkecimpung sebagai Pemerhati Pembangunan Berkelanjutan, menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang berdampak pada negara-negara tetangga, khususnya Singapura dan Malaysia, harus ditempatkan sebagai tanggung jawab bersama kawasan ASEAN sebagai saudara serumpun Asia Tenggara.

Menurut Hendri, Indonesia memang berkewajiban melakukan pencegahan, pemadaman, penegakan hukum, dan pemulihan lingkungan. Namun, penyelesaian persoalan asap lintas batas tidak seharusnya hanya bertumpu pada tekanan diplomatik terhadap Indonesia. ASEAN sebagai komunitas regional harus mengambil peran lebih aktif dalam memfasilitasi penyelesaian melalui kerja sama konkret dan berkelanjutan.

“Karhutla bukan semata-mata persoalan Indonesia, melainkan tantangan regional yang membutuhkan solidaritas dan aksi nyata seluruh negara ASEAN. Ketika asap melintasi batas negara, ASEAN tidak boleh hanya hadir untuk menyampaikan keprihatinan atau memfasilitasi perdebatan. ASEAN harus menjadi bagian dari solusi,” ujar Hendri Yuzal.

BacaJuga

Gubernur Jakarta Gratiskan Transportasi Umum Bagi Pencari Kerja di 2027

Jet Tempur Mendarat di Tol Paspro

Istana Ucapkan Hari Santri 2026, Apresiasi Kontribusi Pesantren bagi Bangsa

Dolar Singapura Tembus Rp 14.100, Ringgit Malaysia Rp 4.421

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

BGN Kembalikan Rp 160 M ke Kas Negara

Ia menjelaskan, ASEAN telah memiliki landasan kerja sama melalui ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP), yang disahkan Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2014. Perjanjian tersebut menjadi dasar bagi negara-negara anggota untuk memperkuat pencegahan, pemantauan, kesiapsiagaan, pertukaran informasi, dan penanggulangan pencemaran asap lintas batas.

Pasal 3 AATHP menegaskan keseimbangan antara penghormatan terhadap kedaulatan negara dan tanggung jawab untuk memastikan kegiatan dalam yurisdiksi atau kendalinya tidak menimbulkan kerusakan lingkungan maupun membahayakan kesehatan negara lain. Sementara itu, Pasal 5 memberikan mandat koordinasi kepada ASEAN Coordinating Centre for Transboundary Haze Pollution Control (ACC THPC), sedangkan Pasal 12 mengatur mekanisme bantuan darurat berdasarkan permintaan dan persetujuan negara yang membutuhkan.

“Kita tidak boleh membiarkan AATHP hanya menjadi dokumen perjanjian. Implementasinya harus dirasakan langsung melalui pertukaran data titik api, peringatan dini, bantuan teknis pemadaman, penguatan kapasitas, dan dukungan pemulihan ekosistem,” tegasnya.

Hendri menambahkan, peresmian Kantor Sekretariat ACC THPC di Jakarta pada 22 April 2026 seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat peran ASEAN dalam memfasilitasi penyelesaian karhutla. Keberadaan kantor sekretariat tersebut perlu diikuti dengan prosedur operasional yang jelas, koordinasi lintas negara yang efektif, serta dukungan sumber daya dan pendanaan yang memadai dari negara-negara anggota.

Menurutnya, ACC THPC perlu dioptimalkan sebagai simpul koordinasi regional yang mampu mempercepat pertukaran informasi, memfasilitasi bantuan ketika terjadi kebakaran, serta memperkuat kolaborasi dalam mengantisipasi ancaman asap lintas batas. Dengan demikian, penanganan karhutla tidak hanya mengandalkan respons setelah kebakaran terjadi, tetapi juga berorientasi pada pencegahan dan mitigasi risiko.

Dalam konteks tersebut, Hendri berpandangan bahwa Singapura dan Malaysia perlu menempatkan tekanan diplomatik dalam kerangka kerja sama yang lebih konstruktif. Kedua negara dapat berkontribusi melalui dukungan teknologi pemantauan, pertukaran informasi, peningkatan kapasitas pemadaman, serta pembiayaan program pencegahan dan restorasi ekosistem.

Apabila terdapat perusahaan yang terbukti melanggar hukum, pertanggungjawaban harus ditegakkan berdasarkan bukti dan melalui proses hukum yang adil, tanpa membedakan asal modal maupun kewarganegaraan.

Pada saat yang sama, Indonesia harus menunjukkan komitmen nyata melalui penegakan hukum yang konsisten, transparansi informasi, perlindungan masyarakat, dan pemulihan lahan yang terbakar.

“Kedaulatan negara tidak boleh dijadikan alasan untuk menghindari tanggung jawab. Sebaliknya, kepentingan negara tetangga juga harus ditempatkan dalam kerangka penghormatan terhadap hukum dan kerja sama regional. Indonesia harus bertanggung jawab atas penanganan karhutla di wilayahnya, tetapi ASEAN juga harus memastikan mekanisme kerja sama regional benar-benar berfungsi,” kata Hendri.

Ia mendorong ASEAN untuk memperkuat pelaksanaan AATHP dengan indikator yang terukur, mulai dari kecepatan respons terhadap titik api, efektivitas bantuan lintas batas, penurunan luas kebakaran, perbaikan kualitas udara, hingga pemulihan ekosistem terdampak.

Keberhasilan kerja sama regional, lanjutnya, harus dinilai dari hasil nyata yang dirasakan masyarakat, bukan semata-mata dari banyaknya pertemuan dan pernyataan bersama.

“Ketika asap melintasi perbatasan, ASEAN harus hadir sebagai fasilitator solusi, bukan sekadar forum diplomasi. Udara bersih merupakan kepentingan bersama masyarakat Asia Tenggara. Karena itu, penyelesaiannya harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh negara anggota ASEAN,” tutup Hendri Yuzal.

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Bus Transjakarta Tak Beroperasi

Gubernur Jakarta Gratiskan Transportasi Umum Bagi Pencari Kerja di 2027

ASPEK.ID, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana menggratiskan tarif transportasi umum bagi para pencari kerja yang belum mendapatkan...

Jet Tempur Mendarat di Tol Paspro

Jet Tempur Mendarat di Tol Paspro

ASPEK.ID, PASURUAN - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mengatakan pesawat TNI AU menguji ruas...

Perpres Ditjen Pesantren Rampung, Wamenag Ungkap 5 Direktorat Utama

Istana Ucapkan Hari Santri 2026, Apresiasi Kontribusi Pesantren bagi Bangsa

  ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mewakili Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In