• Latest
  • Trending

BMKG Ingatkan Potensi Tsunami Hingga 28 Meter di Pacitan

5 Juta Lebih Makan Bergizi Gratis Didistribusi ke Korban Bencana di Aceh

5 Juta Lebih Makan Bergizi Gratis Didistribusi ke Korban Bencana di Aceh

Ini Program Prioritas Rosan Roeslani Wamen BUMN

Investasi Masif Danantara Bakal Kurangi Porsi Modal Asing ke RI Tahun Ini

Kasus Depresi Tentara Israel Naik 40%, Banyak yang Coba Bunuh Diri

Kasus Depresi Tentara Israel Naik 40%, Banyak yang Coba Bunuh Diri

Enam Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera Digugat Rp 4,8 Triliun

Enam Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera Digugat Rp 4,8 Triliun

Eksplorasi di Blok Rokan Berbuah Hasil, Pertamina Konfirmasi Hidrokarbon di Sumur MTH-001

Eksplorasi di Blok Rokan Berbuah Hasil, Pertamina Konfirmasi Hidrokarbon di Sumur MTH-001

Gibran Hadiri Pernikahan Sepupu di Solo, Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah

Gibran Hadiri Pernikahan Sepupu di Solo, Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah

KPK Panggil Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi di LPEI

KPK Telusuri Pemberi Suap Logam Mulia Rp 3,42 Miliar ke Pejabat Pajak

Cara Lengkap Aktivasi Akun Coretax buat Lapor SPT

Cara Lengkap Aktivasi Akun Coretax buat Lapor SPT

Wakil Ketua dan Anggota DPRD OKU Didakwa Terima Suap Rp 3,7 Miliar

Wakil Ketua dan Anggota DPRD OKU Didakwa Terima Suap Rp 3,7 Miliar

Dituntut Mati, Nasib Mantan Presiden Korsel di Tangan Hakim Ini

Dituntut Mati, Nasib Mantan Presiden Korsel di Tangan Hakim Ini

Polisi Ungkap Jual Beli Bayi Baru Lahir, Harga Tertinggi Rp25 Juta

Polisi Ungkap Jual Beli Bayi Baru Lahir, Harga Tertinggi Rp25 Juta

Enam Calon Petugas Haji Dipulangkan karena tidak Jujur

Enam Calon Petugas Haji Dipulangkan karena tidak Jujur

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Januari 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

BMKG Ingatkan Potensi Tsunami Hingga 28 Meter di Pacitan

by REDAKSI
September 13, 2021
in NEWS

Kantor BMKG | Foto: Media Indonesia

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah Pacitan untuk siap dengan skenario terburuk gempa dan tsunami.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari dan mengurangi risiko bencana gempa dan tsunami yang mengintai pesisir selatan jawa akibat pergerakan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia.

“Berdasarkan hasil penelitian, di Pantai Pacitan memiliki potensi tsunami setinggi 28 meter dengan estimasi waktu tiba sekitar 29 menit. Adapun tinggi genangan di darat berkisar sekitar 15-16 meter dengan potensi jarak genangan mencapai 4 – 6 kilometer dari bibir pantai,” beber Dwikorita saat simulasi gempa bumi dan tsunami yang digelar bersama Kementerian Sosial di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

BacaJuga

5 Juta Lebih Makan Bergizi Gratis Didistribusi ke Korban Bencana di Aceh

Investasi Masif Danantara Bakal Kurangi Porsi Modal Asing ke RI Tahun Ini

Kasus Depresi Tentara Israel Naik 40%, Banyak yang Coba Bunuh Diri

Enam Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera Digugat Rp 4,8 Triliun

Eksplorasi di Blok Rokan Berbuah Hasil, Pertamina Konfirmasi Hidrokarbon di Sumur MTH-001

Gibran Hadiri Pernikahan Sepupu di Solo, Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam simulasi tersebut, Dwikorita bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji melakukan verifikasi zona bahaya dan menyusuri jalur evakuasi bencana.

Dwikorita menyebut, dengan skenario tersebut maka masyarakat yang berada di zona bahaya perlu berlatih rutin utk melakukan langkah evakuasi mandiri bila mendapatkan Peringatan Dini Tsunami maksimum 5 menit setelah gempa terjadi. Masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir pantai harus segera mengungsi ke dataran yang lebih tinggi jika merasakan goncangan gempa yang besar.

“Untuk masyarakat yang berada di pantai, tidak perlu menunggu perintah, aba-aba, atau sirine, segera lari karena waktu yang dimiliki hanya sekitar 29 menit, sedangkan jarak tempat yang aman yang lebih tinggi cukup jauh,” imbuhnya.

Dwikorita mengatakan, yang namanya skenario artinya masih bersifat potensi yang bisa saja terjadi atau bahkan tidak terjadi. Namun demikian, masyarakat dan pemerintah daerah harus sudah siap dengan skenario terburuk tersebut.

Artinya, lanjut Dwikorita, jika masyarakat dan pemerintah daerah siap, maka jumlah korban jiwa maupun kerugian materi dapat diminimalisir. Dengan skenario terburuk ini, kata dia, pemerintah daerah bersama-sama masyarakat bisa lebih maksimal mempersiapkan upaya mitigasi yang lebih komprehensif.

“Jika masyarakat terlatih maka tidak ada istilah gugup dan gagap saat bencana terjadi. Begitu gempa terjadi, baik masyarakat maupun pemerintah sudah tahu apa-apa saja yang harus dilakukan dalam waktu yang sangat terbatas tersebut,” tegasnya.

Dwikorita menegaskan, hingga saat ini tidak ada teknologi atau satu pun negara di dunia yang bisa memprediksi kapan terjadinya gempa dan tsunami secara tepat dan akurat. Lengkap dengan perkiraan tanggal, jam, lokasi, dan magnitudo gempa. Semua masih sebatas kajian yang didasarkan pada salah satunya adalah sejarah gempa di wilayah tersebut.

Sementara itu, BMKG memberi rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk menyiapkan dan menambah jalur-jalur evakuasi lengkap dengan rambu-rambu di zona merah menuju zona hijau.

Mengingat luasnya zona bahaya (zona merah) dan padatnya pemukiman penduduk, maka Pemerintah Daerah harus lebih cermat dan tepat dalam memperhitungkan jumlah dan lokasi jalur evakuasi yang diperlukan. Pertimbangannya adalah jarak lokasi tempat evakuasi, waktu datangnya gelombang genangan tsunami, kalayakan jalur, serta menyiapkan mekanisme dan sarana prasarana evakuasi secara tepat.

Pemerintah daerah, lanjut Dwikorita, juga perlu mempersiapkan secara khusus sarana dan prasarana evakuasi bagi kelompok lanjut usia (lansia) dan difabel. Selain itu, masyarakat juga harus terus diedukasi mengenai potensi bencana dan cara menghadapinya.

“Saya rasa perlu juga disiapkan semacam Tempat Evakuasi Sementara (TES) ataupun Tempat Evakuasi Akhir (TEA) sebagai tempat penampungan khusus bagi warga yang mengungsi dengan ketersediaan stock/cadangan logistik yang memadai,” pungkasnya.

Komentar
Share45Tweet28SendShareShare8Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

20 Tahun Tsunami Aceh, Warga Selalu Ingat Bantuan Cepat AS

20 Tahun Tsunami Aceh, Warga Selalu Ingat Bantuan Cepat AS

Banda Aceh – Masyarakat Aceh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Amerika Serikat atas dukungan yang diberikan...

Tips Cek Hoaks Via WA & Situs Resmi

Tsunami Hoaks Jelang Pemilu 934 Kasus,  Bakal Terus Naik

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menemukan 934 hoaks terkait politik pada periode Januari-September 2023. Angka inipun diprediksi akan meningkat drastis...

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M 5,2 Hentak Aceh

Gempa M 5,2 Hentak Aceh Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo (M) 5,2 mengguncang Kota Sabang, Aceh. Gempa itu tidak berpotensi...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Persiraja Larang Suporter PSMS Medan Datang ke Aceh, Ini Alasannya

Persiraja Larang Suporter PSMS Medan Datang ke Aceh, Ini Alasannya

5 Juta Lebih Makan Bergizi Gratis Didistribusi ke Korban Bencana di Aceh

5 Juta Lebih Makan Bergizi Gratis Didistribusi ke Korban Bencana di Aceh

Ini Program Prioritas Rosan Roeslani Wamen BUMN

Investasi Masif Danantara Bakal Kurangi Porsi Modal Asing ke RI Tahun Ini

Kasus Depresi Tentara Israel Naik 40%, Banyak yang Coba Bunuh Diri

Kasus Depresi Tentara Israel Naik 40%, Banyak yang Coba Bunuh Diri

Enam Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera Digugat Rp 4,8 Triliun

Enam Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera Digugat Rp 4,8 Triliun

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In