ASPEK.ID, JAKARTA – Polri memberikan penghargaan kepada enam personel di Aceh yang dinilai menunjukkan dedikasi, keberanian, dan tanggung jawab saat menangani situasi pengibaran Bendera Bulan Bintang hingga berujung kerusuhan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh pada 15 Agustus lalu.
Penghargaan yang diberikan berupa Pin Emas Kapolri hingga Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada personel yang menjalankan tugas dengan penuh pengabdian dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, keberanian, dan pengabdian dalam melaksanakan tugas. Apa yang dilakukan para personel ini merupakan bagian dari tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Isir dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).
Penghargaan diberikan atas pelaksanaan tugas saat menangani peristiwa pengibaran Bendera Bulan Bintang dalam kegiatan Zikir, Doa Tolak Bala, serta Aksi Bela Nanggroe dan Syariat di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh.
Dalam penanganan situasi tersebut, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan bersama Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo turun langsung melakukan negosiasi dengan massa, meredam situasi yang memanas, memastikan proses penurunan bendera berlangsung aman, hingga memimpin patroli skala besar setelah kejadian.
Daftar personel penerima penghargaan
Polri memberikan Pin Emas Kapolri kepada tiga personel, yakni:
* Irjen Pol. Ruddi Setiawan (Kapolda Aceh).
* Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo (Wakapolda Aceh).
* Kompol I Ketut Supriyatna (Kanit 1 Subdit 4 Ditintelkam Polda Aceh).
Sementara Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) diberikan kepada tiga personel lainnya, yaitu:
* Kompol Saiful Hadi (Kasat Samapta Polresta Banda Aceh).
* Aipda Azhari (anggota Polsek Lueng Bata, Polresta Banda Aceh).
* Bripda Azkar (anggota Samapta Polresta Banda Aceh).
Isir berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab.
“Pengabdian dan keberanian personel di lapangan harus terus menjadi teladan. Polri akan terus memberikan apresiasi kepada anggota yang menunjukkan dedikasi dan pengorbanan dalam menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. []















