ASPEK.ID, JAKARTA – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada pembukaan perdagangan Senin (5/10/2026). Mata uang Paman Sam bergerak ke level Rp 17.903.
Mengutip data Bloomberg, dolar AS tercatat menguat 21 poin atau 0,12% terhadap rupiah. Posisi tersebut menempatkan dolar AS di kisaran Rp 17.900 pada perdagangan pagi ini.
Penguatan dolar AS juga terjadi terhadap sejumlah mata uang Asia. Baht Thailand tercatat melemah tipis 0,02% terhadap dolar AS.
Dolar AS juga menguat 0,12% terhadap dolar Singapura. Sementara terhadap peso Filipina, dolar AS naik tipis 0,01%.
Penguatan paling besar di antara mata uang Asia yang tercatat terjadi terhadap won Korea Selatan. Dolar AS menguat 0,23% terhadap won.
Namun, pergerakan dolar AS tidak sepenuhnya menguat terhadap seluruh mata uang di kawasan. Dolar AS tercatat melemah 0,16% terhadap yen Jepang.
Dolar AS juga turun tipis 0,01% terhadap dolar Hong Kong dan melemah 0,09% terhadap dolar Australia.
Dengan pergerakan tersebut, rupiah menjadi salah satu mata uang Asia yang tertekan terhadap dolar AS pada awal perdagangan pekan ini. []















